Aku, Kamu, dan Dia

Bukan mau bahas tentang "Aku, Kamu, dan Dia" yang berbau romantis

Jadi, selama ini kalau memperhatikan orang yang sedang bicara, menurutku ada 3 tipe orang, berdasar apa yang dominan dia bicarakan.

Mereka yang bicara tentang Aku (membicarakan dirinya sendiri),

Mereka yang bicara tentang Kamu (membicarakan lawan bicaranya),

Mereka yang bicara tentang Dia (membicarakan orang lain).

Memang kadang orang bisa ganti-ganti tipe tergantung dari pada siapa dia bicara, tapi tetep, rasanya seseorang akan dominan di salah satu tipenya. Coba deh dengerin.

*pemikiran random pas nyiapin modul pengabdian*

Bintang di Jogja

Akhir-akhir ini suasana sekitar UGM cukup cerah kalau malem.
Rasanya sampe keliatan banyak bintang di langit.
Cuma rasanya sih, cuma bisa ngerasain ada yang berkelip, tapi gak jelas.
Hampir semua burem.

#kisahKasihMataMinus

Taken

Gara-gara rekomendasi Wawan aku putusin namatin film Taken 1, 2, sampe 3 untuk hiburan liburan kali ini yang gagal pulang kampung --

aku nonton dulu baru lihat posternya
ternyata kalimat legendarisnya ada di posternya

Film ini nyeritain tentang kehidupan manis mantan anggota intelijen sekaligus seorang ayah bernama Bryan Mills. Mills telah berpisah dari istrinya, dan anaknya pun hidup bersama istri dan suami barunya. Tapi kecintaan Mills terhadap anak dan istrinya membuat dia masih rela mempertaruhkan nyawanya demi mereka.

Mills merupakan seorang ayah yang protektif, mungkin karena begitu cintanya beliau terhadap keluarganya. Sang anak dan istri merasa sangat terganggu dengan sifat protektifnya, ya, sampai akhirnya suatu hari apa yang dikhawatirkan oleh ayah ini terjadi.

Putrinya diculik, dan tidak tanggung-tanggung dia diculik oleh bandar perdagangan manusia berskala internasional. Dan cerita mulai jadi keren di sini, ketika Mills harus menyelamatkan anaknya di negeri antah berantah dengan tekanan waktu yang sangat pendek.

Salah satu kutipan legendaris yang ternyata jadi cover di film itu, ini adegan ketika Mills bicara dengan penculiknya via telepon:

I don't know who you are. I don't know what you want. If you are looking for ransom, I can tell you I don't have money. But what I do have are a very particular set of skills, skills I have acquired over a very long career. Skills that make me a nightmare for people like you. If you let my daughter go now, that'll be the end of it. I will not look for you, I will not pursue you. But if you don't, I will look for you, I will find you, and I will kill you.

juga kata-kata yang cukup dalem pas aku ndegernya, ketika rekan kerjanya kaget ketika Mills masih bisa melacak begitu jauh penjahatnya
I'm retired, not dead.

Dari serial film Taken, Taken 2, dan Taken 3, aku pribadi lebih suka yang pertama. Ceritanya lebih menegangkan dan kelihatan "keren". Tapi Taken 2 dan 3 masih enak untuk ditonton.  Dan yang menarik dari ketiga serial tersebut adalah ceritanya masih dengan latar belakang yang sama, yakni keluarga Mills, tapi kasus di ketiga serial tersebut nggak bisa ditebak. Jadi tetep keren.

Pelajaran dari film ini yang paling kerasa adalah, Orang tua yang begitu protektif terhadap anaknya bukanlah orang tua yang kolot atau ketinggalan zaman. Tapi orang tua yang begitu cinta terhadap anaknya dan mungkin telah memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak dari kita seorang anak dan pengalaman tersebut ada baiknya kita dengar. Jujur, film ini ngingetin sama orang tuaku :3 Tapi aku gak tahu ayahku dulu badan intelijen atau bukan :/

 
sumber gambar dan teks kutipan : Imdb.com

Polymorphism

So, hari ini adalah pengumuman SNMPTN, atau istilah lamanya SNMPTN jalur undangan. Dulu sih pas masa-masa ini aku kalem-kalem aja soalnya gak ikut jalur undangan :v tapi kali ini ada cerita menarik.

Namanya Hanif, adik kelasku, anaknya baik dan yang unik,dia punya kemiripan banyak banget sama aku,

Dia sekolah di SMA yg sama kayak aku (jelas),
lalu di ada di generasi kelas yang sama denganku (Generasi 5),
dia aktif di dua ekstra kurikuler yang juga sama denganku (SSKI dan Robotika),
dengan dua posisi jabatan di kedua ekskul itu sama juga (Ketua 2 dan Kadiv Pemrograman),
dia juga ikut olimpiade komputer (masih sama juga),
dia dan aku sama-sama berhasil masuk ke OSP di tahun pertama,
dan gagal di OSK di tahun kedua,

dan hari ini dia jadi adik angkatanku di Ilmu Komputer UGM, selamat... :D

Qadarullah, seneng juga bisa bertemu dengan orang yang menurutku malah unik sekali

Random Sketch - Social Informatics

Akhir-akhir ini mulai sering kumat penyakit corat-coret di catetan kuliah :/ (setelah lebih setahun kuliah minim nyatet)

tapi baru kali ini muncul yang ada ceritanya


When Generation Collide itu judul materi kuliahnya bukan judulnya gambarnya ._.
jadi kalau grammarnya salah, salahin dosennya :v *mulai waspada grammar

Sahabat