Pemain Cinta

Jadi tiba-tiba aja teringat sama sebuah penggalan lirik yang buat tertarik beberapa tahun lalu. Ya, hanya penggalan, dan baru sekarang mendapat kesempatan untuk lihat lirik keseluruhannya, ternyata ada beberapa bagiannya yang menarik:

[ Pemain Cinta - oleh Ada Band ]

...
Wahai dirimu pemain cinta
Penikmat nafsu dunia 
Walau dirimu begitu indah
Maaf kau tak pantas bagiku 
...
Eloknya parasmu rabunkan mata batinku
Ku harus berpaling meski kau memohon


Apa yang kau dambakan 
Dalam duniamu yang sungguh palsu
Terpikirkah olehmu
Untuk dapatkan cinta yang sejati

---

bagian yang "..." sengaja gak aku tampilin ._. soalnya kesannya galau abis

Stalemate

"Pada catur, raja tidak akan bisa memenangkan peperangan sendirian"
Sebuah kutipan yang aku inget dari waktu ke waktu, bikin aku inget untuk tidak sungkan meminta tolong orang lain ketika aku berposisi jadi raja dan inget untuk membantu rajaku ketika aku menjadi bidak yang lain.

Aku bukan pemain catur yang ahli, tapi ini bener-bener selalu aku camkan baik baik dalam organisasi manapun yang aku ikuti.

Sayangnya, dalam beberapa momen, kau, aku, kita, akan melihat sebuah keadaan di mana bidak-bidak peperangan dengan tenang bergerak hanya untuk membuka jalan, membiarkan sang raja bertempur sendiri, walau tahu, kasus terbaik yang akan terjadi selanjutnya hanyalah Stalemate... itu kasus terbaiknya.

Blah Blah Blah

Bingung ngisi waktu di minggu tenang, dan memutuskan untuk blogging sesuatu


Ini adalah buku paling mahal yang pernah tak beli, harganya nyaris 100ribu pas itu, tapi worth it banget buat di baca. Dan gara-gara buku ini aku jadi serius belajar mendesain powerpoint yang baik.

Selama setahun ini kegiatan yang paling aku takutin sejak awal kepengurusan adalah presentasi atau bicara di depan umum, aku bukan ahli di bidang ini. Tapi setelah mbaca buku ini, wawasanku jadi sedikit banyak bertambah, bahwa sebenarnya bicara di depan umum tidaklah jauh berbeda dengan menggambar! yap, ada seni di balik itu (bahkan pada buku ini akan dibuktikan bahwa ada rule yang jelas!).

Inti dari buku adalah bagaimana kita membuat apa yang kita bicarakan itu efektif, jelas, mengena, dan mudah dipahami. Terbagi menjadi tiga bagian besar, bagian pertama akan membahas tentang cara kita untuk mengenali pembicaraan yang tidak "blah blah blah", dilanjutkan bagaimana kata-kata bisa kita visualisasikan dalam bentuk gambar, dan di bagian terakhir akan diberi cara sederhana bagaimana menyampaikan ide yang dapat diterima secara visual dan verbal.

Memang sih, belum banyak ilmu yang berhasil aku terapkan dari buku ini gara-garanya setiap kali presentasi dikasih jadwalnya dadakan :( dan karena aku masih menggunakan Inkscape, sedikit sulit untuk menggambar dalam waktu cepat.

Tapi ada beberapa point yang bisa aku implementasikan dengan cepat dan berguna di setiap presentasi. Salah satunya sesuatu yang disebut di buku ini sebagai "Blah-Blahmeter", sebuah alat ukur untuk mengukur efektivitas sebuah kalimat dan beberapa hikmah lain dari kisah nyata yang menarik seperti bagaimana seorang pilot bicara jauh lebih efektif dari pada seorang Barrack Obama!

yah, buku yang menarik dengan ilustrasi yang lucu tentang Rubah dan Kolibri sebagai karakter utama. Berbeda dengan beberapa buku yang menjelaskan tentang presentasi yang menarik namun bukunya sendiri tidak menarik, Buku Blah blah blah karya Dan Roam ini menjelaskan tentang efektivitas berbicara dengan visual dan Dan Roam sendiri menerapkannya dalam bukunya. Coba baca, dan kalian bakalan gak bisa berhenti sampai membaca habis bukunya :)

lihat betapa menariknya, akan ada banyak ilustrasi di bukunya


Ini Karya Pertamaku...

Ini, adalah poster pertamaku menggunakan GIMP sebagai photo editor,
dan ini, mungkin adalah poster terakhirku untuk OmahTI..
sayonara...


Van Houten

Awalnya dulu dikenalin sama Dimas Bintang sama coklat ini pas SMA dulu, dan yeah, sampai sekarang coklat ini masih jadi favorit :)

Coklat Van Houten bisa dibilang termasuk sulit buat dicari, aku yakin banyak dari kalian yang nggak pernah denger namanya. Apalagi dengan serbuan merek-merek terkenal seperti Delfi dan SilverQueen. Tapi percaya atau nggak coklat ini bener-bener enak :9 khususnya yang rasa jeruk ini yang paling khas dari coklat Van Houten, kan jarang banget tuh ada coklat rasa jeruk.

Dulu pas di Surabaya mesti nungguin orang tua ngajak jalan-jalan ke mall besar biar bisa beli coklat ini. Gak mungkin aku titipin ke ortuku, soalnya pasti mereka juga gak kenal coklat ini. Dan kenyataannya gak semua supermarket ngejual coklat ini.

Pas di Jogja lihat pertama kali di Mirota Kampus, wuiih, enak nih, deket kos jadi bisa sering beli (sering di sini didefinisikan tidak seperti biasanya -- mengingat keuangan anak kos).

Coklat yang kecil harganya kalau gak salah sekitar 4000 an ukurannya mirip ukuran kitkat, tapi yang lebar. Yah, dihitung-hitung harganya lebih murah kalau dibanding SilverQueen apalagi Toblerone.

Nah, kalau yang besar harganya sekitar 11000, tapi jujur ini baru pertama kali aku ilhat versi besarnya Van Houten. Dan coba tebak aku nemu dimana? di Kopma UGM! yay, sedikit lebih deket lagi dari mirota kampus dengan antrian yang jauh lebih pendek, sekarang Kopma jualan coklat Van Houten versi besar, bisa dilihat nih fotonya.



Kayaknya aku bakalan sering ke kopma nih :9 (sekali lagi sering di sini didefinisikan tidak seperti biasanya -- mengingat keuangan anak kos).

Sahabat