Saya dan Politik

izinkan saya bicara seputar politik
dunia yang menurutku lebih vulgar daripada dunia maya
lebih keras dari dunia bawah tanah
dan bisa berimbas banyak ke dunia dan akhirat mu

dari zaman SD saya kurang simpati dengan dunia ini
selain karna gak ada game yang bisa dimainkan atau makanan enak yang menjanjikan
dunia ini sudah mirip battlefield dimana setiap usernya saling benci satu sama lain
jika kamu di sana sebagai seorang diri hanya seperti pohon
ya pohon di tengah medan pertempuran
yang berarti kau tinggal menunggu kapan tank-tank itu melindasmu
jika kamu di sana bersama teman berarti kau ikut perang
kau langsung terdaftar di salah satu kubu untuk ikut andil dalam mengalahkan lawan
entah apapun niatmu

dunia di mana nyaris husnudlon hanya dilakukan pada kubu yang kau bela
yang memberi makan dan menggendutkanmu, yang memberitahu bahwa mereka musuhmu
berfikir objektif nyarislah lebih rumit dari rumus matematika
yang ada hanya objectif yang harus kalian selesaikan
kebencian everywhere

jangan bilang saya pengecut atau apalah
toh, saya juga dulu pernah mencoba berenang di samudra itu
menghindari ranjau-ranjau laut bersama rudal yang  nyaris tak terkontrol
menghabiskan malam hanya untuk berpikir bagaimana caraku menghindari serangan itu
tanpa harus menciptakan chain effect yang bisa menghangatkan samudra

dan itulah yang membuatku semakin paham
bagaimana kebencian dan 'ketegasan' dan prasangka menjadi keyword
saling menjatuhkan dengan apapun niatnya

banyak yang bilang hidup itu politik
anak kecil memperoleh permen dari ibunya dengan berpolitik
tapi tahulah kalian apa yang ku maksud
bukan politik secara harfiah
ini politik yang berarti kursi pemerintahan dan segala perangkat pembunuhan lainnya

sebenarnya simpel apa yang membuat saya tidak tertarik terjun di dalamnya
hanya ketidaksanggupan untuk melihat dua temanku saling beradu
berfanatik ria dengan pandangan masing-masing
walau aku tahu salah satu benar, namun ketika aku harus mengingatkan
semua menjadi rumit, karena satu kubu akan merasa aku partisipan
dan kubu yang lain akan menganggap aku lawan
dan perkataanku tidak lagi akan mereka gubris
tidak ada lagi keobjektifan di kataku di matanya
dan aku pun seakan turut dalam proses pembunuhan itu
dan aku pun, dan mereka pun ...

juga ketika orang lain berkata
mari begini dan begitu
kita jatuhkan dia dan dia
kita harus menjaga ini dan itu
atau alasan lainnya
yang intinya sama, kita akan menjatuhkan orang lain dengan tujuan tertentu
apakah ini baik? may be yes may be no

ego, emosi, fanatik, buta
sudah lah itu saja

saya bukan seorang politikus, tulisan ini hanya mengingatkan pada diri
hingga 11 April tengah malam ini aku masih memiliki prinsip seperti ini
dan entah kapankah akan berubah

walau aku tidak suka dengan dunia politik ini bukan berarti aku acuh
karena di dunia ini semua sudah menjadi kejam
entahlah, aku ingat dalam sebuah kuote komik conan pertama yang aku baca
"seorang ksatria yang membunuh iblis ikut terkena cipratan darahnya, dan menyebabkan ksatria itu menjadi iblis"
aku bukan kesatria juga bukan iblis, tapi aku hanya manusia yang tidak sengaja kini asinnya samudra politik mengalir di nadiku, walau kebencian ada di dadaku, tapi kini aku merasa diam bukanlah solusi untuk melenyapkan dunia ini, wallahu a'lam

0 pembicara:

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat