Mate

Dulu aku punya seorang kekasih
yang selalu menemani dan menjadi andalan
banyak orang yang iri dan berkata "kok kamu bisa sih dapetin dia?"
aku cuma bisa tersenyum dan palingan bilang "ini cuma kebetulan"

cukup lama aku bersamanya, mungkin lebih dari 8 tahun
sampai aku bertemu dengan wanita lain yang terlihat menarik, sebut saja A
pertemuanku bisa dibilang lebih tidak sengaja
tapi rupanya semua yang aku suka dari kekasihku yang lama ada di A
malah A memiliki kelebihan ketimbang kekasihku yang lama itu
dan aku putuskan untuk dekat dengan A
hingga akhirnya aku akhiri kisah kasihku yang lama dan berpaling pada A

sudah 4 tahun aku dan A bersama,
membuat cara pandangku beda terhadap semua wanita,
membuat semakin jauh dengan sosok kekasih lama yang aku kenal,
beberapa kali dia datang dan mendesakku
tapi aku malah melemparkan ke orang lain, Erwin atau Farah,
kadang aku merasa "Untuk apa sih dia datang lagi?"

dan yang hari ini aku rasakan
selama ini aku tidak hanya terus mengejar untuk semakin dekat dengan A
tapi juga selama ini aku lari dari kekasih lamaku, lari meninggalkannya
rasa cinta terhadap A membuatku lupa dengann kekasih lama
malah kadang jadi takut bertemu dengan kekasih lamaku
dan sekali lagi lari meninggalkannya, atau lebih mirip sebuah pelarian

dan yang hari ini aku rasakan juga
rindu terhadap kekasih lamaku
bisakah kita bertemu untuk kedua kalinya
oh ya, sebut saja dia M



***
ini bukan perkara pacaran loh

Pertandingan Persahabatan

Pertandingan persahabatan biasanya disepakati oleh dua tim yang akan bermain dengan tujuan menambah wawasan, melatih skill bertanding tim, juga kadang ini menjadi solusi untuk 'menyahabatkan' dua regu yang saling berselisih.

Tapi,

apa jadinya kalau di pertandingan persahabatan,

kemenangan tetap menjadi utama dan

kekalahan hanya untuk pecundang

?

Islamic Art [ ? ] : Malas

entahlah, aku sudah nggak nghitung lagi ini karya nomor berapa,
kalau diliat dari post sebelumnya, ini islamic art [43] tapi sebenernya kalau di laptopku jadi udah agak gak berurutan

agak beda dengan desain biasanya, kali ini saya menggunakan foto



Resensi: Majalah Islam Remaja, Elfata

ya, masih resensi tentang buku Islam yang bisa kamu dapet di Jogja Islamic Book Fair sampai tanggal 5 Januari besok, di GOR UNY

Judul: Elfata
Harga: Rp 10.000
ISBN: 1693-7783

Gak biasa memang, ada resensi sebuah majalah, kan judulnya dan isinya juga berganti tiap bulan. Tapi disini aku cuma mau ngenalin, tentang majalah Islami untuk remaja, Elfata.

Sebenernya majalah Elfata ini gak cuma bisa didapet di Islamic Book Fair. Aku sendiri mulai merutinkan beli buat bacaan di kos sejak semester ini tiap bulannya di Kopma UGM. Di Kopma dijual dengan harga 10rb.

Majalah Elfata terbit tiap bulan dengan mengambil tema-tema keseharian remaja seperti pendidikan, cinta, pergaulan, atau pengembangan kepribadian. Dalam bahasa arab sendiri Alfata berarti remaja, oleh karena itu majalah ini benar-benar menargetkan pembaca khusus remaja. Jadi jangan kaget dengan cara penulisan, tampilan layout yang sekilas mirip majalah-majalah yang beredar jaman sekarang. Bahkan kalau cuma diliat dari tampilan dalam, pasti bisa gak ketauan kalau itu sebenernya majalah Islami. coba deh liat:


*yang ditampilin gak sengaja berwarna semua, sebenernya ada bagian yang hitamputih*

Gimana? menarik? kalau kalian coba baca artikelnya bakalan jauh lebih menarik, percaya deh. Paling suka baca Elfata selain di tema-tema danpembawaan artikel yang menarik juga di bagian layoutnya, inspiring. covernya juga selalu tampil menarik *bisa cek http://www.majalah-elfata.com

Sebenernya cuma 1 kekurangan dari majalan ini: iklan. ya iklan yang terlalu banyak kadang juga mengganggu, tapi itulah yang bikin majalah ini murah dan tetap berkualitas.

Majalah ini bisa di beli di toko-toko buku terdekat dan di Jogja Islamic Book Fair yang bakalan berlangsung sampai tanggal 5 besok di GOR UNY.

Elfata. Muda - Taqwa - Cendekia

Resensi: Inilah Rasul Sang Penyayang

Memulai kebiasaan yang dulu terlupakan,
kalau ada book fair, saatnya ngeresensi buku dan promosi -

Judul : Inilah Rasul Sang Penyayang
Penulis: DR. Raghib As-Sirjani
Penerbit: Aqwam
Ukuran: 23.0 x 15.0 cm ; 184 hal
ISBN: 979-039-014-0

Ditulis oleh beliau yang berhasil membuat buku best seller "Misteri Sholat Subuh", buku ini dibuat untuk menceritakan bagaimana besar dan indahnya kasih sayang Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam terhadap siapapun.

Gaya penulisannya bener-bener unik dan menarik, beliau berhasil membuat buku ini seperti kisah pengantar tidur bagi yang ingin mendengar, seperti buku motivasi bagi yang sedang membutuhkan, seperti buku inspirasi bagi yang sedang mencari. Namun, ini tidak berarti buku ini hanyalah sekumpulan kisah saja, karena di buku ini juga ada banyak pelajaran, ilmu, dan hikmah di setiap pembahasan yang bisa kita baca.

Buku ini sendiri dibagi jadi 5 bab besar:
- Kasih sayang Rasul terhadap orang-orang lemah
- Kasih sayang Rasul terhadap orang-orang bersalah (bab favorit, super takjublah)
- Kasih sayang Rasul terhadap kaum muslimin dalam perkara ibadah
- Kasih sayang Rasul kepada seluruh umat
- Kasih sayang Rasul kepada kaum muslimin di saat kematian dan sesudahnya

Yang bikin menarik buku ini, adalah selipan fakta-fakta yang nyata dan aktual di kehidupan kita di setiap awal bab. Akan ditampilkan kutipan-kutipan dari tokoh-tokoh penjuru dunia yang berupa pujian kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam. yang hanya akan membuat kita semakin takjub dengan sosok Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam.

Selain kutipan, juga ditunjukan betapa jauhnya perbedaan kasih sayang Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam dibandingkan kenyataan-kenyataan yang ada saat ini. Akan disajikan berita-berita aktual dari penjuru dunia yang hanya akan membuat kita bersyukur bisa mengenal agama ini dan mengenal sosok Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam yang begitu penuh kasih sayang.

ya, walau desain covernya agak gimana gitu warnanya, (dulu pas mau beli juga ragu-ragu karena warna covernya) but don't judge a book by its cover, percaya deh, buku ini worth it untuk dibaca sampai habis. Agar kita sendiri bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari perilaku Beliau.

"Sesungguhnya Muhammad adalah orang yang terbaik bagi kemanusiaan",
Edward Monte; Orientalis Perancis dan mantan Rektor Universitas Geneva

--
silakan datangi stand Penerbit Aqwam-jembatan ilmu di Jogja islamic book fair sampai 5 januari besok di GOR UNY


Post Nomor Tiga

ya, serial post gak setema pagi ini aku tutup dengan sebuah kutipan dari aku sendiri

"Aktif di organisasi itu pilihanmu, belajar di kampus itu kewajibanmu, jangan jadikan alasan kesibukan di organisasi sebagai pelarian dari belajar, aku tidak membicarakan hasil, tapi perjuangan untuk menyelesaikan keduanya"

#hikmahRapatPH

Post Nomor Dua

Sebuah perubahan,
tadi pagi dikejutkan dengan sebuah twit dari seorang teman yang katanya dia merasa mendapat hidayah untuk mempelajari agama islam, alhamdulillah

kalau diinget, beberapa tahun lalu sempet bertemu dengan seorang teman muallaf yang sangat semangat dalam mempelajari agama islam,

kalau diinget-inget, beberapa bulan lalu aku juga bertemu dengan seorang yang telah berubah menjadi manusia yang in syaa Allah lebih baik,

terus kalau diinget-inget lagi, beberapa hari lalu aku juga sempet berurusan dengan orang yang berbeda dengan tipe yang sama,

gak ada yang nyangka hidayah dateng dari mana, atau mungkin dicabut dari mana

"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Alloh lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." [QS Al Qashash: 56]

kadang kesempatan itu datang tapi kita sendiri gak perhatian atau kurang merasa itu adalah sesuatu yang kesempatan emas untuk berubah jadi lebih baik, kurang memanfaatkan, atau terlalu takut ... ya mungkin terlalu takut ...

padahal kalau kita becermin dari kisah-kisah orang-orang yang masuk islam itu ...

ya, semoga kita bisa menjadi pribadi yang terus lebih baik

Ya Muqallibal qulub tsabbit qalbi ‘ala diinik,
Ya Musharrifal qulub sharrif qalbi ila thaa’atik.

Post Nomor Satu

karena udah lama gak posting, aku buka post di blog ini dengan sebuah kutipan kata dari adek kelasku pas SMA dulu yang katanya juga kuliah di UGM *maaf, gak tahu eh

"Pilih mana: bikin teknologi keren abis tapi belum mampu diterapkan di sini atau bikin program sederhana yang bisa meningkatkan produktivitas orang banyak tapi dianggap nggak terlalu keren?"
Shabrina N H

gak ada hubungannya dengan tahun baru, sebnernya post ini sudah pingin aku publikasikan beberapa minggu lalu, tapi karena banyak hal yang lebih mesti dilakuin jadi baru bisa post sekarang

#refleksiAnakIlmuKomputer

Post Nomor Nol

Post ke-0 di tahun 2014,
gak sengaja inget blog ini dan ketika liat tanggalan ini sudah 2014,
kalau ngelihat arsip blog ini,
ternyata tingkat keproduktifan menulisku menurun drastis dari tahun 2012,
hanya 45 obrolan gak jelas dalam 1 tahun 2013,
tapi kalau dipikir-pikir lagi,
45 post itu bermanfaat gak ya?
atau nyatanya itu malah menjadi serangan balik oleh lisan sendiri

Sahabat