Sekejap Saja

wah, rindu sekali dengan MS Paint
Bagai mimpi, semua ini berlalu begitu cepat,
semua masih seakan kemarin,
Sekejap saja...
Tadi pagi, sekarang siang,
Kemarin liburan, sekarang kuliah,
Kemarin bersama keluarga, sekarang sendirian,
Kemarin di Surabaya sekarang di Jogja
Sekejap saja...

Ayah sudah hampir pensiun,
Adik sudah kuliah,
Padahal rasanya masih kemarin minta temenin ke kamar mandi,
Sekejap saja...

Kemarin masih bercanda di kantin SMA,
sekarang makan di warung sendirian,
Kemarin masih bercanda di beranda masjid,
sekarang cuma bisa sapa lalu pulang,
Sekejap saja...

Kemarin masih muda, sekarang sudah tua,
Bentar lagi fisik melemah,
dan mungkin semuanya nanti juga sekejap saja...

roda berputar, waktu  berputar, bumi berputar, hidup berputar,
kemarin begini sekarang begitu,
kemarin ini, sekarang itu,
kemarin disini sekarang rindu,

Bagai mimpi, semua ini berlalu begitu cepat,
semua masih seakan kemarin,
Sekejap saja...

Sinetron Ramadhan [2]

lanjutan dari post Televisi Ramadhan [1]...

nggak tahu sejak kapan, orang-orang dirumahku jadi suka sinetron, 2 sinetron yang paling ditunggu di rumahku ketika Ramadhan kemarin adalah "Tukang Bubur Naik Haji The Series" dan "Hanya Tuhan-lah Yang Tahu"...

aku gak akan cerita banyak tentang sinetron karena aku juga gak seberapa serius nontonnya. Apalagi sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang main dari habis buka puasa sampai jam 10 malam,weleh-weleh, bener-bener wasting time banget. Lagian, sinetron Tukang Bubur Naik Haji  kayaknya lebih tepat kalau dikasih judul (Kampungnya) Tukang Bubur Naik Haji, lha ceritanya bener-bener gak jelas siapa pemeran utamanya, rasanya kayak orang sekampung punya masalah di jadiin sinetron...hehe
*eh, kok jadi tetep cerita

tapi ada sebuah hikmah menarik yang aku dapet dari sekilas sinetron-sinetron ini...

"Karakter Antagonis"

kalau kalian lihat di sinetron TBNH atau sinetron lainnya yang sejenis ada karakter antagonis atau karakter yang bikin orang gregetan alias karakter jahat. Contohnya di sinetron TBNH, yakni ada Mak Enoh, Ncing Toha dan Haji Muhidin,..
Mak Enoh ini orangnya suka pamer banget! suka nggosip! menyebarkan fitnah!
Ncing Toha gak kalah parah, suka banget mengadu domba! dusta dan gak amanah!
Haji Muhidin, walau sudah haji eeeh, tapi dengkinya minta ampun, su'udzon terus...

wah, penonton bener-bener dimainin perasaannya ketika salah satu dari mereka muncul ke layar kaca. ketika Haji Muhidin memulai sifat dengkinya, kadang kita dibuat gemes, kalau Ncing Toha mulai mau mengadu domba, kita dibuat gregetan..

Herannya...
masih ada saja penonton sinetron-sinetron sejenis seperti di atas melakukan tindakan buruk seperti  karakter antagonis yang dia tonton!
masih ada yang dengki,
masih ada yang suka nggosip,
masih ada yang suka su'udzon,
masih ada yang suka ngadu domba,

padahal namanya sinetron di TV gak ada yang memainkan sudut pandang orang pertama, jadi harusnya orang-orang di dunia asli yang masih melakukan tindakan-tindakan buruk seperti yang ada di sinetron bisa ngerti gimana perasaan orang lain yang melihat-mendengar tindakan kalian...

andai setiap orang yang menonton sinetron bisa sadar dan melihat keburukan di setiap kisahnya, bukan sekadar hiburan yang membuang waktu. insyaAllah ada kebaikan walau sedikit...

Lucu juga mbayangin kedepannya, kalau kita nasihati orang , "jangan su'udzon, itu dosa begini begini" masih nggak didengerin, mungkin kita bisa nasihati "jangan su'udzon, nanti kayak Haji Muhidin lho"...

Televisi Ramadhan [1]

cerita sedikit pengalaman ramadhan kali ini,
setidaknya bisa buat baca-baca anak cucu,

salah satu hal yang paling nggak aku suka di rumah adalah TV
bersyukur banget gak ada benda ini di kos-kosan,
TV ini bener-bener pembunuh waktu,
sekalinya remote di tangan, wush, lupa ...

tapi aku lumayan salut untuk acara televisi ramadhan tahun ini,
tahun lalu aku pernah ngumumin juara acara TV ramadhan di post ini, juaranya tahun kemarin dari iklan operator seluler Axis, iklan "Hap-Hap" kalau kalian inget.
Awalnya sempet ngarep (baca: berharap) tahun ini Axis bikin iklan bagus lagi (atau iklan rokok) tapi sepertinya tahun ini gak ada iklan-iklan yang inspiring sepertinya (atau mungkin aku gak lihat)...

dan juara tahun ini beda,
bukan dimenangkan oleh salah satu acara, atau sebuah iklan tapi oleh satu stasiun TV!
ya, selamat untuk stasiun televisi

TRANS 7


kenapa kok juara?
kalau kalian bangun subuh dan gak tidur (tapi nonton TV) TRANS 7 ketika ramadhan kemarin, TRANS 7 punya banyak acara jawara yang bisa menambah ilmu keislaman kalian, mulai dari Khazanah yang membawakan materi keislaman seperti membaca buku ensiklopedi sampai Khalifah yang member tambahan ilmu tentang sosok-sosok luar biasa orang terdahulu...

emang sih sesi paling bagus cuma ketika subuh itu, tapi itu sesi TV paling bagus selama Ramadhan. awalnya aku sempet tertarik sama acara Mozaik Ramadhan TRANS TV (Kandidat Juara) plus Hafidz Cilik RCTI (kandidat juara juga) tapi kalau dilihat dari pertanyaan "apa yang kita dapat?", maka TRANS 7 juaranya...

Mozaik Ramadhan itu acara yang bagus, fresh, dan dikemas dengan menarik, tapi kadang agak gak seimbang sama acara sesudah atau sebelumnya, ~ you know what I mean ~. sedangkan Hafidz Cilik, jujur, ini acara inspiring banget, semangat menghafal Quran langsung meningkat secara eksponensial! tapi sayangnya acara ini kurang interaktif, mungkin tahun depan (atau segera) bisa dibuat penonton dirumah juga di uji hafalannya atau apalah sejenisnya, biar semangat itu bener-bener terfollow up dengan baik...

semoga acara-acara baik ini bisa terus berlanjut, memberi kesegaran tersendiri di antara acara acara lawak yang sekadar pukul-pukulan atau lempar-lemparan tepung.

update:
*dan, alhamdulillah sepertinya acara Khazanah dan Khalifah masih lanjut ya?
*karena TV sudah membunuh banyak waktuku, insyaAllah ada hal lain yang menarik yang akan aku bahas dari kotak ini... insyaAllah Bersambung

update2:
kapan itu acara khazanah Trans 7 sempet mengalami pro kontra dan menimbulkan isu wahabi atau apalah itu. jujur, aku kecewa, bukan kepada pihak Trans 7, tetapi ke orang-orang yang mengomentarinya dengan negatif, ini menunjukan bagaimana sebuah kafanatikan yang sangat besar terhadap ajaran nenek moyang yang bahkan jelas hanya ada di Indonesia! aku garis bawahi hanya ada di Indonesia! padahal pihak Khazanah Trans 7 telah membawakan sebuah ajaran yang jelas ada di Al-Quran dan Sunnah, dan dipegang teguh oleh saudara-saudara muslim di Arab sana, di tempat kelahiran Islam, atau malah di Dunia! dan heran sekali jika para pemrotes menyebut diri mereka Ahlu sunnah wal jama'ah... wallahua'lam

Selamat LEBARAN!

weeh, telat banget,...
tapi biarin, biar tetep inget ramadhan...

Taqabbalallahu Minna wa Minkum,
Minal Aidzin wal Faidzin,
Mohon maaf jika ada salah ketik, salah kata, salah tingkah, di blog sederhana ini atau di kehidupan nyata jauh di sana


 

The Hunger - second

kelanjutan dari kisah Sylar di Post Sebelumnya

dalam film serial heroes, tokoh Sylar adalah tokoh yang nyaris tak terkalahkan, bahkan sampai season ke 3 habis (yang udah aku tonton) Sylar masih bertahan.
padahal jika dibandingkan kekuatan Matt untuk mebelokkan pikiran, Hiro yang mampu menghentikan waktu, Luke yang bisa mengeluarkan gelombang panas, atau Elle yang bisa memunculkan listrik dari tangannya, kekuatan Sylar is nothing!

"Mampu memahami cara kerja sebuah sistem yang kompleks"

itu adalah kekuatan yang nothing tanpa sebuah hal yang merubah kekuatan itu menjadi powerful...

The Hunger...

ya, Sylar memiliki itu, sebuah rasa haus akan ilmu pengetahuan...

sebuah rasa tidak cukup akan ilmu

sebuah rasa keinginan untuk mencari lagi mencari lagi

sebuah rasa yang seharusnya membuat debu buku di perpustakaan tidak pernah ada

sebuah rasa yang seharusnya bisa membuat seseorang tidak pernah sombong

bagaimana seseorang bisa sombong? jika dia masih butuh ini butuh itu

Ya, dan Sylar memiliki rasa itu, membuatnya iri akan kemampuan orang lain, ingin memilikinya, ingin menjadi seperti dia

dan Manusia diperbolehkan iri dalam hal ini, dalam hal menuntut ilmu dan mengamalkannya

heran saja lihat orang yang masih malas, padahal sarana sudah di depan mata

mungkin masih banyak yang tidak tahu untuk apa aku belajar ini atau belajar itu

nikmati saja, tidak semua orang berkesempatan

nyata, aku pernah bertemu seorang wanita tua, umurnya mungin hampir 60 tahun atau mungkin lebih, dan dia masih belajar, belajar bagaimana cara membaca Al-Quran

dan nyata aku pernah bertemu dengan pemuda lebih mudah dan kuat dari beliau tapi tidak pernah peduli dengan bacaan Al-Qurannya

kata-kata Pak Reza Pulungan, salah satu dosen sangar di sini "saya gak malu bertanya apa kegunaan kabel itu, kenapa begini, kenapa begitu, walau nantinya saya tidak tahu itu nanti berguna atau tidak, saya sangat menikmati ilmu itu"

ya, teruslah belajar, kita tidak tahu mana dari ilmu kita yang nantinya akan manfaat,
JANGAN MENEBAK-NEBAK!

ingat,

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” [HR. Muslim]

yang masih muda, belum punya anak,
yang masih belum punya harta, belum bisa sedekah,
tapi aku yakin kalian pasti punya ilmu walau sedikit,
manfaatkanlah, selamatkanlah dirimu dan dunia!

hehe,
mungkin lucu ya kalau kekuatan Sylar itu ada di seseorang yang tidak memiliki rasa haus akan ilmu pengetahuan, mungkin dia gak pernah sadar kalau punya kekuatan super itu,..

Sahabat