Tips dan Trik Menuntut Ilmu

Dapet Artikel bagus dari muslimah.co.id pagi ini,
semoga memotivasi kita dalam menuntut ilmu,
bisa menjadi bacaan tips dan trik dalam menuntut ilmu,

--awal copas

Imam As-Syafii menyampaikan nasihat kepada muridnya. “Akhi, kalian tidak akan pernah mendapatkan ilmu kecuali dengan 6 perkara ini, akan aku kabarkan kepadamu secara terperinci yaitu dzakaa-un (kecerdasan), hirsun (semangat), ijtihaadun (cita-cita yang tinggi), bulghatun (bekal), mulazamatul ustadzi (duduk dalam majelis bersama ustadz), tuuluzzamani (waktu yang panjang).”
Berikut keterangan masing-masing:
Dzakaa-un (keceerdasan). Ulama membagi kecerdasan menjadi dua yaitu: yang pertama, muhibatun minallah (kecerdasan yang diberikan oleh Allah). Seseorang meskipun dalam majelis tidak mencatat tetapi dia bisa mengingat dan menghafalnya dengan baik dan bisa menyampaikan kepada orang lain dengan baik. Jenis kecerdasan ini harus diasah agar dapat bermanfaat lebih banyak untuk dirinya dan orang lain. Yang kedua adalah kecerdasan yang didapat dengan usaha (muktasab) misalnya dengan cara mencatat, mengulang materi yang diajarkan, berdiskusi dll.  
Hirsun yaitu perhatian dan semangat dengan apa yang disampaikan gurunya. Sekaligus berupaya mengulang pelajarannya.
Ijtihaadun. Ulama menafsirkan ijtihaadun adalah al himmatul ‘aliyah yaitu semangat atau cita-cita yang tinggi. Seseorang hendaknya memaksa diri untuk mencari ilmu dengan semangat mewujudkan cita-cita demi agamanya.
Bulghatun/dzat/bekal. Dalam menuntut ilmu tentu butuh bekal, tidak mungkin menuntut ilmu tanpa bekal. Contoh para imam, Imam Malik menjual salah satu kayu penopang atap rumahnya untuk menuntut ilmu. Imam Ahmad melakukan perjalanan jauh ke berbagai negara untuk mencari ilmu. Beliau janji kepada Imam Syafi’i untuk bertemu di Mesir akan tetapi beliau tidak bisa ke Mesir karena tidak ada bekal. Seseorang untuk mendapat ilmu harus berkorban waktu, harta bahkan terkadang nyawa.
Mulazamatul ustadzi. Seseorang harus duduk dalam majelis ilmu bersama ustadz. Tidak menjadikan buku sebagai satu-satunya guru. Dalam mempelajari sebuah buku kita mmbutuhkan bimbingan guru. Hendaknya menggabungkan antara bermajelis ilmu dengan guru, juga banyak membaca buku.
Tuuluz-zamani, dalam menuntut ilmu butuh waktu yang lama. Tidak mungkin didapatkan seorang da’i/ulama hanya karena daurah beberapa bulan saja.Al-Baihaqi berkata:”Ilmu tidak akan mungkin didapatkan kecuali dengan kita meluangkan waktu”

--akhir copas
semoga bermanfaat *senyum

Mindset Internet

Masih inget beberapa minggu yang lalu nonton kuis Ranking 1 di Trans TV...

ada segmen di mana salah seorang dikasih kata kunci, terus disuruh buat petunjuk, biar temen lain yang bisa menebak kata kunci itu...
salah seorang wanita muda, kalau tidak salah, profesinya guru, maju untuk diberikan kata kunci...
dia mengangguk siap memberi petunjuk kepada teman-temannya agar bisa menebak apa kata kunci tersebut...
dan perlombaan dimulai...

"Sejenis twitter, tapi ada cup nya", kata wanita itu

sempat bingung, aku juga yang ngikutin sedikit bingung apa jawabannya...
apalagi waktu untuk menjawab hanya sekitar 10 detik,..

dan jawabannya adalah,

"Uber Cup"

*facepalm, melongo

what's??!
seperti inikah generasi muda saat ini??!
mindsetnya sudah terpaku dengan internet??!
Uber Cup, sebuah ajang kompetisi internasional bulu tangkis untuk kategori wanita, di samakan dengan Uber Social??!

sebuah fenomena yang sulit untuk dipercaya...
ketika dunia internet lebih mereka ingat melebihi kewajaran...

bahaya banget ini,..



Software Halal Alternatif

lanjutan artikel sudah halalkah font kita

pertama baca ini dulu:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-mengcopy-program-atau-buku.html

#gerakanHalalkanKomputer
Malu dong, kita aktif kesana kemari
Bikin tulisan bahas ini bahas itu
Buat poster tempel di sini tempel di situ
Tapi, Windows, bajakan
Photoshop, bajakan
Office, bajakan

Software halal di sini bukan berarti open source, bukan
windows, photoshop kalian juga bisa halal kalau kalian membeli lisensinya
tapi kenyataannya, kita semua tahu betapa mahalnya software-software ini...
kalau kalian pakai windows + microsoft Office + Phtoshop + Antivirus yang semuanya berbayar, harga total software kalian bisa lebih mahal dari laptop kalian!

dan aku juga tidak menyarankan kok untuk ke software Open source,
aku tahu rasanya, betapa susahnya move on ke lain hati.
aku menyarankan, bagi kalian yang mampu beli, maka belilah
apalagi yang sudah kerja di bidang software itu, misal desainer atau developer
biar rizki yang kalian dapet nantinya jadi halal *senyum

untuk kali ini, karena lagi menekuni bidang desain, aku kasih Software Desain Alternatif yang insyaAllah halal penggunaannya..
sebenernya ada banyak, tapi aku cuma mau bahas sebagian aja, yakni:

Gemuruh Daun Lagi

Menjelang Ashar di balik Balairung
Sekian pekan yang lalu
Janjian bareng temen belajar Alajabar Vektor Matriks
Berdiri di depan pintu Mushalla kecil yang aku lupa namanya
Langit gelap bau hujan
Angin menggoyangkan daun pohon besar
Antara aku dan gedung tua itu
Titik air di bibir tanda hujan bercampur angin
Begitu deras sampai sosok gagahnya menjadi pudar

Hanya melamun

Berdiri

Menikmati

Sampai datang sekelompok kecil burung terbang
Tampak hitam membelakangi cahaya
Mereka terbang berkata
"Hujan hujanan, yeah"

ini hujan...
kenapa dia hujan-hujan?
eh, burung tidak terbang di saat hujan ya?
Dari mana mereka datang?

Dan Gemuruh daun, bukan, Sapaan Ghina menghapus semua tulisan di atas...

---
versi lain dari cerita Gemuruh Daun

Sahabat