Photos of Me

Salah satu fitur terbaru facebook adalah graph search. Dengan fitur ini kita bisa mencari sesuatu di facebook dengan kata kunci yang lebih detil.

Aku udah lama pake facebook tapi jarang banget pake graph search. palingan kalau mau nyari friend of friend dan kebanyakan pun tidak berhasil. Aku inget banget pertama kali nyoba graph search aku make kata kunci "Photos of F***d " hehe nama disamarkan. Pas itu lagi kuliah elektronika digital dan rilut nunjukin gimana cara pakai graph search.

Setelah sekian lama, barusan aku nyoba lagi fitur graph search ini. Tapi gak tahu dapet pikiran dari mana, jadinya aku coba dengan kata kunci "Photos of  Me". Dan wooplah, semua kenangan foto dari tahun ke tahun ditampilkan secara random di layar facebook.

Keliatan beberapa foto terlihat memalukan dan beberapa foto memberikan banyak kenangan yang wah (melankolis mode).

Salah satunya foto ini:

itu foto pertama kalinya aku ke ugm, ke wisata kaliurang, naik gunung. Sebenernya bukan gunungnya atau ugm yang bikin kangen, tapi ketiga orang lain di sebelahku.
Punjung dan Anton, aku udah gak pernah ketemu mereka lagi sejak lulus kayaknya, padahal kalau diinget-inget masa-masa coding dulu, kita tim TOPS mesti bareng terus. Mereka masing-masing punya cerita sendiri, soal mimpi dan perjuangan.
Mas Rizki, wah, juga hampir setahun gak ketemu, pembina paling super yang pernah tak temui. Biasanya setiap liburan nyempetin ketemu masnya, tapi libur Ramadhan kemarin gak sempet ketemu. Semoga deh, ketemu berikutnya (libur semester besok insyaAllah) sudah ketemuan di undangan nikahnya hehe

juga foto ini:

Ini foto scarf pertamaku, tidak lama setelah merasakan menjadi seorang penggiat di sekolah. Acara yang biasanya diadakan tiap tahun. Di sini saat-saat aku di ajari bicara di depan umum. Yang terkenang adalah kisah di baliknya. Pas itu aku jadi koor konsumsi, bareng Anton sama Bima sama Romdhani kalau gak salah. Masih terekam kisah seru-serunya ngurusin air minum siang untuk murid baru. Udah gitu banyak panitia yang ngambil tanpa izin lagi. Wah, cucuran keringet banget..

Dan, sebenernya banyak foto yang pingin aku post di sini, tapi karna alasan tertentu mungkin sebaiknya gak usah.

Yang kupikirkan melihat "Photos of Me" ini adalah kini aku sudah menjadi cukup berbeda. lebih tua tentu umurku semakin habis dan semakin dekat dengan dunia yang berbeda.

foto yang diambil tahun-tahun lalu hanya akan jadi memori yang terekam di bit-bit memori komputer. Sedangkan kisah-kisahnya, hanya akan menjadi memori yang nantinya akan semakin samar dan semakin samar. lalu menghilang entah kemana. dan kita tidak sadar untuk sekadar mencarinya..

Kebutuhan Smartphone

Udah seminggu ini ada smartphone di kosanku, hadiah dari seseorang. Aku gak pernah minta untuk dibelikan dan berusaha menyembunyikan ketertarikan, tapi qodarullah. OPPO R821 Find Muse, namanya emang agak ribet. Aku lihat spesifikasinya di Internet ternyata bagus banget, udah lebih bagus dari smartphone-smartphone yang pernah aku target untuk aku beli pake uang sendiri suatu hari nanti.

Tapi... kok setelah seminggu rasanya ada yang aneh,
mendadak jadi disfungsi alias kehilangan fungsi dari smartphone di kosku ini. Bukan smartphonenya rusak, tapi aku sendiri yang bingung smartphone ini mau buat apa. Nah, aku sudah ada laptop yang tersambung ke internet dan sebongkah HP walau agak jadul. Dan menurutku semua fungsi smartphone ini sudah ada di laptopku dan HP ku. Atau mungkin akunya aja yang belum begitu paham dengan smartphone.

Aku bukan anak 'gaul' yang suka pake whats app, bbm, line atau software-software chatting sejenisnya, SMS biasa udah cukup. Koneksi dengan modem juga cukup ketimbang aku harus beli paket internet lagi untuk smartphoneku, toh paket internet di smartphone lebih mahal untuk saat ini. Aku juga bukan tipe manusia yang suka 'pamer' kondisi aku sedang ngapain dan sedang dimana dengan update status atau 'check-in'. Develop aplikasinya juga sebenernya gak perlu devicenya, cukup punya emulator di laptop.

Jadi inget kata-katanya ust. Zainal Abidin kemarin malam
"Belilah barang sesuai kebutuhan jangan sesuai keinginan"

Tapi karena ini pemberian orang lain ya aku tetep menghargai.
Semoga aja aku tetep bisa membuat benda ini bermanfaat bagi semua.

Jadinya pikirku,
"Laptop ini usianya 3 tahun lebih, dan aku sudah dibuat jalan-jalan sampai ke Bandung, Jakarta, Jogja, karena belajar menggunakannya. Semoga smartphone ini bisa memberi manfaat lebih"

makasih ma,

Panggilan Mengajar

H-7 jam UTS Sistem Operasi, dan aku belum tidur, juga belajar sama sekali...

ya, setelah pos random masalah wanita yang 'nomention' beberapa saat lalu, aku dapet tawaran mengajar lagi di Sekolah X (nama disamarkan). Sebenernya tawaran itu aku dapet di kereta perjalanan pulang dari Bandung setelah final gemastik beberapa minggu lalu (oh ya, aku belum cerita, aku lolos final gemastik lho, ada banyak oleh-oleh dari Bandung kemarin, insyaAllah aku buat post tersendiri).

Jadi ceritanya aku lagi capek-capeknya dan setengah ngantuk tiba-tiba dapet telpon dari seseorang dan mbahas percakapan serius tentang tawaran mengajar. Off course, karena masih setengah idup pas nerima telepon itu jadi ya aku gak berpikir panjang dan berkata "Ya Pak, InsyaAllah bisa"

Jadi aku punya prinsip dalam mengajar, ya karena aku punya cita-cita jadi guru, salah satunya:
 "Selama aku menguasai ilmunya, minimal sudah lebih dari 80% keyakinan benarnya, aku mau ngajar"

nah, karena aku rasa prinsip itu sudah memenuhi pas setengah ngantuk itu, aku langsung terima tawaran itu. Sampai akhirnya...
aku baru sadar, kalau tanggal segitu ada UTS dan aku juga gak ada transport untuk ke sana. #JengJeng. Karna sudah nerima amanah, ya mesti tanggung jawab, ya sudah lah, semangat aja.

- beberapa saat berlalu -

wah, ternyata ribet banget. Masalahnyamengerucut jadi cuma satu. Aku gak ada transport, udah, ini yang paling ribet. Alhamdulillah jadwal UTS masih bisa diatur. Tapi kalau masalah transport, weh weh. Akhir-akhir ini sampai sering pinjem motornya Ashadi atau ngerental motor di Pak Man, juga pinjem helmnya Erwin atau Rochana (makasih semuanya). Dan di titik sumpek itu aku coba minta tolong ke mas-mas super untuk bantuin ngajar karna awalnya aku ngajar sendirian.

Dan jawaban salah seorang dari mereka:
"Ah, kamu sih nerima tawaran mereka, tolak aja, kan kita juga lagi UTS, bayarannya sedikit juga, jangan mau diperbudak sekolah itu"

sumpah, ini jawaban jleb banget rasanya. Apalagi dua statemen terakhir, "bayarannya sedikit" dan "jangan mau diperbudak". Aku berhusnudzon ini cuma bercandaan. Tapi ini membuatku mikir.

Dan Pikirku saat itu:
Dari dulu aku ingin jadi guru, ingin punya sekolah. Karena menurutku, ini salah satu jalan terbaik untuk menyelamatkan dunia. Memperbaiki generasi.

"Generasi terbaik itu bukanlah generasi yang paling berprestasi melainkan generasi yang mampu mencetak generasi setelahnya lebih baik lagi hingga mampu mencetak generasi setelahnya lebih baik", by someone from SMAN 5 Surabaya

lagi UTS?
awalnya aku juga sedikit deg-degan, tapi aku cukup PD bisa mengatur jadwalnya, dan Alhamdulillah masih bisa, jadi entahlah, aku kurang mempermasalahkan ini, karena menurutku selama mau ngatur jadwal dengan baik inysaAllah gak masalah. apalagi UTS semester ini bener-bener semakin membuka mata tentang gurita dunia pendidikan yang ah, nanti aku post deh insyaAllah.
  
Diperbudak institusi?
Sebenernya, aku kalau ngajar gak pernah liat siapa yang nyuruh, tapi siapa yang aku ajar. Karena ketika di dalam kelas aku berkuasa lebih ketimbang siapa yang nyuruh aku ngajar. Apa yang aku sampaikan adalah tanggung jawabku. Ini bukan soal menerima uang dan aku bekerja, tapi ini soal memberi. Jadi maaf, aku tidak merasa diperbudak institusi. Urusan arsip-arsip nilai atau apalah itu belakangan. Intinya aku sudah memberi harapan, para murid sudah berharap, dan memberi harapan yang kosong apalagi untuk murid, insyaAllah itu bukan tipeku.

Urusan biaya itu juga belakangan. Kalau yang ini dari dulu juga udah gitu. Kalau diniatkan untuk uang, ya ingetnya sakit hati, hehe, kan cuma dapet dikit, dan cuma itu aja. Tapi kalau di niatkan untuk yang lain, insyaAllah berkah

"Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya" [HR Bukhari dan Muslim]

Ya, kata-kata mas itu bikin teringat oleh prinsip yang lain.

"Cukuplah peduli terhadap siapa yang kau ajar, bukan terhadap organisasi yang membuatmu bisa mengajar"

Bikin tambah semangat. Toh, bener juga, tidak bisa kita menyelamatkan dunia hanya dengan bermodal sandal, Jer Basuki Mawa Bea. Makasih mas, you make me thinking...

"No Pain No Gain", kata-kata yang banyak muncul di sekolah itu.

"Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri andayani", amazing quotes from Indonesian People, Ki Hadjar Dewantara


Red Gate, Todai University, mengingatkan pada kisah pendidikan yang bagus dari serial drama Dragon Zakura. ya sayangnya di serial itu sensei nya ceritanya lagi nyari uang --

Wanita di Mataku [4]

Dan,
Tidak,
Tidak Perlu,
Kau tidak perlu terlihat menarik dimataku,

Itu sama sekali tidak menarik malah,
wangi parfummu,
warna pakaianmu,
dandananmu,

bukan menjatuhkan pede,
tetapi tidak ingin menjadikanmu dalam 7 detik,

kami mudah tertarik,
bahkan dalam kelusuhan dan malam,

dan,
teori itu sudah cukup,
apalagi,
kau sudah paham...
 
plesir ke butik beli batik,
sembari diiring hujan rintik,

yang cantik itu yang tidak cantik,
cukup cerita untuk si cantik
 

Plegmatis?

ya, kata temen aku masih memiliki sifat plegmatis yang tinggi,
sifat yang cinta damai dan enggan bersinggungan dengan masalah,
lebih suka bilang maaf, daripada ini salah kamu,
lebih mudah melihat sosok positif orang daripada negatifnya,

hmm.. aku setuju sih,
tapi rasanya tidak 100% benar.
soalnya ada satu tipe manusia yang aku paling gak suka,
yang setiap melihat dan mengingat rasanya agak sesek,
dan untungnya seumur hidupku aku baru bertemu dengan 2-3 orang bertipe ini...

yakni:
"Guru yang buruk. yang mengajarkan keburukan. yang tidak bisa jadi teladan. yang menghina muridnya. yang menyuruh muridnya melakukan ini tapi dia melakukan itu"

mungkin ini karena aku terobsesi menjadi seorang guru, jadinya melihat sosok seperti yang diatas rasanya bener-bener bikin gerah, lebih gerah dari panas jogja saat ini,
na'udzubillah, semoa sahabat, keluarga, dan diriku terjaga dari sifat ini,

"Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan" [Ash-Shaff: 2]

Inget Tajwid

Malam ini lagi persiapan tes Kampus Tahfizh angkatan kedua, semester kemarin udah ikut, pingin nyoba lagi, bukannya sudah ada hadits:

"Sebaik-baik dari kalian, adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkan" [HR. Bukhari]

Dan ketika membuka halaman ke 14 buku tahsin karya Ust. Effendi Anwar, disitu ada bab masalah tanwin atau nun sukun, ya materi izhar, ikhfa, dsb...

Dan kalau diinget-inget lagi, aku pertama kali mempelajari ini sudah lama banget, mungkin sebelum kelas 2 SD, di saat aku sendiri gak ngerti ini gunanya apa. Bahkan aku ngerasa baru tahu ini fungsinya apa ketika SMA..

Dan berbeda dengan surat Al-Fatihah yang dibaca setiap harinya, istilah-istilah tajwid kayak gini kan sebenernya jarang aku baca ya kan? seingetku, aku selama ini gak pernah nyempatin waktu untuk murajaah istilah-istilah izhar, ikhfa, dsb kecuali malam ini...

tapi.. kok bisa masih inget ya?

apa karena itu ku pelajari ketika masih kecil? ketika otak ini masih mudah menerima pelajaran?

wah, bisa jadi tuh, dan jadi inget sama postku sebelumnya di sini..
ini ternyata bisa menjadi bukti lain yang nyata..

Just Malioboro


Wanita di Mataku [3]

Aku pernah baca sebuah kisah, kisah nyata seorang wanita cantik, sebut saja namanya Aisyah, dia adalah seorang wanita yang memang diakui cantik, namun sayangnya dia bukan seorang tipe wanita yang sudah menutup aurat dengan sempurna, berjilbab lebar atau sejenisnya

Namun bagi Aisyah , kecantikan yang dia dapatkan tidak lantas membuatnya bangga setiap saat

"Kecantikan...,  apakah hanya itu yang dibanggakan para pria saat memiliki kaum hawa? tak bisa ku pungkiri, terkadang aku bangga dengan pemberian Tuhan padaku, terkadang aku merasa menang saat melihat tatapan iri teman-temanku saat aku mendapat perhatian atau keberuntungan yang lebih dari mereka. Tapi saat harga seorang wanita di mata pria hanya dilihat dengan penampilan, hatiku seakan menjerit memikirkannya.", Aisyah
*dalem banget*

dan kisahnya belum berhenti di situ, karena tentu saja seorang yang cantik tidak akan lepas dari yang namanya lelaki, di suatu hari ada seseorang lelaki yang mengajukan sebuah pertanyaan remaja sederhana, dia ingin menjadikan Aisyah sebagai pacarnya, tahukah apa yang dia lakukan? dia menulis surat kepada lelaki tersebut, ya, setelah sampai dua bulan dia bingung harus menjawab apa

sebuah surat yang cukup menarik, tapi maaf, nggak akan aku tulis semua isi suratnya, kepanjangan, hehe, aku tulis salah satu bagian yang menarik saja

"... Tapi, sejujurnya saya tidak ingin terilhat cantik dihadapan Akang, yang saya inginkan hanyalah terlihat berharga di mata Akang dan Ikhwan lainnya. Dan saat Akang melihat Aisyah dengan pandangan seperti itu, yang terjadi bukanlah menginginkan Aisyah menjalin hubungan yang dilarang oleh Allah subhanahu ta'ala. ...", Aisyah

ya, intinya dia menolak untuk dijadikan pacar, alasannya sederhana, Dia tidak ingin terlihat cantik di hadapan pria lainnya *wuush...

dulu aku pernah ditanya sih sama fuad a.k.a geragal sertu tentang wanita yang cantik itu seperti apa, dan aku dulu menjawab "wanita yang cantik itu yang gak sadar dirinya cantik", jadinya dia berharap para lelaki tidak mencintainya karena kecantikannya...

entahlah, bagiku ini luar biasa, sangat berkaitan dengan posku yang pertama disini

insyaAllah masih bersambung...

Panorama [1]: Surabaya

wuish, masih inget nih, gimana panasnya perempatan wonokromo,
udah lampu hijaunya nyala cuma sebentar lagi,
apalagi pas sore-sore jam pulang kerja,
macetnya,bikin kringetan, sumpek, capek,..

perempatan wonokromo dalam inkscape

#EdisiIngetSurabaya

Wanita di mataku [2]

*parah banget tugas metode statistika belum selesai malah nulis beginian..

wah, jadi ceirtanya gini, ternyata di posku sebelumnya yang mbahas cewek itu ternyata sedikit ambigu, banyak cewek yang jadi ngira aku merendahkan martabatnya, walah2..

lha perasaan aku ceritanya lebih nurunin martabat kami para lelaki... *sedih

ada sebuah pertanyaan tambahan,
"Apa semua lelaki melihat wanita, mencintai, dan menikahi hanya karena '7 detik' itu?"

jawabanku,
ya nggak laah...
ada juga para lelaki yang cukup sangar untuk mencintai bahkan tanpa melihat kecantikan wanita yang dicintai, mereka yang kadang terlihat diam dan nggak peduli, menunggu hingga saat yang pasti...
memastikan bahwa dia mencintai wanita tersebut bukan efek 7 detik...

melainkan karena benar-benar ingin menggenapkan separuh agamanya...
karena ingin teman yang bisa saling menasihati..
ingin saudara yang bisa saling berbagi...
yang mendukung dan mengobati...

emang nggak banyak sih spesies pria kayak gini..
aku aja nggak yakin aku tipe kayak gitu,
tapi, aku pernah ketemu dengan pria kayak gitu...
menurutku dia pejantan tangguh,
mungkin kalau aku seorang wanita... aku... #eh kayaknya aku tetep lebih suka jadi laki, hehe

Wanita di mataku [1]

oke, fine, aku udah cukup umur rasanya untuk ngomongin ini..
ini bukan masalah cinta-cintaan sih,
tapi cuma sekadar curhatan seorang pria tentang wanita..
siapa tahu, mungkin saja rupanya pandanganku ini sama dengan pria-pria lain...

menurutku,
pria itu mudah sekali suka dengan perempuan...
suka lho ya, bukan cinta..
katanya temen yang katanya baca dari sebuah penelitian, pria itu bisa suka sama wanita cuma dalam waktu 7 detik, woooh, keren gak tuh #eh..
dan kata salah seorang ustadz juga begitu, kalau pria itu bisa suka wanita cukup dengan melihat, beda dengan wanita yang perlu waktu lebih lama..
juga kata ustadz Arifin Badri, setan itu memperindah wanita di mata pria yang belum menikah...
dan, aku percaya-percaya aja sih, kayak salah satu quote dari sinetron-sinetron "Mana ada sih laki yang gak buaya"..
makanya kan yang ada itu pria playboy, mana ada playgirl?
kalau pun ada ah, pasti gak separah para pria...

dan pernah juga diskusi 'aneh' sih sama temen-temen pria lain, ternyata emang sedikit terbukti, kalau sekadar suka sih, pria itu gak butuh waktu lama... tapi kalau disuruh "Ayo nikah sama si fulanah", para pria ini pasti berpikir jauuhh lebih lama...

nah, menurutku,
dari paragraf-paragraf sebelumnya, mestinya para wanita lebih hati-hati...
minimal menanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku ini wanita 7 detik di mata kekasihku?"

nah, menurutku juga,
dari paragraf-paragraf sebelumnya, mestinya para lelaki lebih hati-hati...
minimal menanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku melihat kekasihku gara-gara 7 detik itu?"



#insyaAllah bersambung...



Fresh Paint edisi Pertama : Dunia dalam sabun

Mendadak nemu cara unik untuk nggambar yang bagus di FreshPaint windows 8..
awalnya gak sengaja muter mouse, terus jadi inget sama efek ketika sabun ditumpahin di lantai *pengalaman numpahin sunlight sesachet..dan jadi inget sama pelukis favorit Van Gogh.. kenal? tuh yang pernah ada episode spesialnya di film kartun chalk zone... dan langsung coba deh, mencoba belajar dari karyanya...

nih, aku pamerin *sombong

Jus Jeruk (Orange Juice)

Rindu (Miss You)
Tinta Coklat (Brown Ink)

Bulan dan Laut (Moon and Ocean)
Potret Diri (Self Potrait)

Api (Fire)


piye? kalau bagus ya makasi,
atau malah gambarnya jelek dan aneh?
ya wes lho biarin, hehe, namanya juga masih belajar, *gak mau salah
ini masih edisi pertama, siapa tahu di versi berikutnya bisa lebih baik, aamiin,

ini nunjukin emang FreshPaint Windows 8 cukup powerful untuk melukis, nanti misal mau nambah-nambahin efek kayak kontras atau teks bisa pake photoshop.. wah, kayaknya MS Paint bakalan terlupakan lagi...

mau pake gambar ini?
monggo baca lisensi semua karya di sini


Sekejap Saja

wah, rindu sekali dengan MS Paint
Bagai mimpi, semua ini berlalu begitu cepat,
semua masih seakan kemarin,
Sekejap saja...
Tadi pagi, sekarang siang,
Kemarin liburan, sekarang kuliah,
Kemarin bersama keluarga, sekarang sendirian,
Kemarin di Surabaya sekarang di Jogja
Sekejap saja...

Ayah sudah hampir pensiun,
Adik sudah kuliah,
Padahal rasanya masih kemarin minta temenin ke kamar mandi,
Sekejap saja...

Kemarin masih bercanda di kantin SMA,
sekarang makan di warung sendirian,
Kemarin masih bercanda di beranda masjid,
sekarang cuma bisa sapa lalu pulang,
Sekejap saja...

Kemarin masih muda, sekarang sudah tua,
Bentar lagi fisik melemah,
dan mungkin semuanya nanti juga sekejap saja...

roda berputar, waktu  berputar, bumi berputar, hidup berputar,
kemarin begini sekarang begitu,
kemarin ini, sekarang itu,
kemarin disini sekarang rindu,

Bagai mimpi, semua ini berlalu begitu cepat,
semua masih seakan kemarin,
Sekejap saja...

Sinetron Ramadhan [2]

lanjutan dari post Televisi Ramadhan [1]...

nggak tahu sejak kapan, orang-orang dirumahku jadi suka sinetron, 2 sinetron yang paling ditunggu di rumahku ketika Ramadhan kemarin adalah "Tukang Bubur Naik Haji The Series" dan "Hanya Tuhan-lah Yang Tahu"...

aku gak akan cerita banyak tentang sinetron karena aku juga gak seberapa serius nontonnya. Apalagi sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang main dari habis buka puasa sampai jam 10 malam,weleh-weleh, bener-bener wasting time banget. Lagian, sinetron Tukang Bubur Naik Haji  kayaknya lebih tepat kalau dikasih judul (Kampungnya) Tukang Bubur Naik Haji, lha ceritanya bener-bener gak jelas siapa pemeran utamanya, rasanya kayak orang sekampung punya masalah di jadiin sinetron...hehe
*eh, kok jadi tetep cerita

tapi ada sebuah hikmah menarik yang aku dapet dari sekilas sinetron-sinetron ini...

"Karakter Antagonis"

kalau kalian lihat di sinetron TBNH atau sinetron lainnya yang sejenis ada karakter antagonis atau karakter yang bikin orang gregetan alias karakter jahat. Contohnya di sinetron TBNH, yakni ada Mak Enoh, Ncing Toha dan Haji Muhidin,..
Mak Enoh ini orangnya suka pamer banget! suka nggosip! menyebarkan fitnah!
Ncing Toha gak kalah parah, suka banget mengadu domba! dusta dan gak amanah!
Haji Muhidin, walau sudah haji eeeh, tapi dengkinya minta ampun, su'udzon terus...

wah, penonton bener-bener dimainin perasaannya ketika salah satu dari mereka muncul ke layar kaca. ketika Haji Muhidin memulai sifat dengkinya, kadang kita dibuat gemes, kalau Ncing Toha mulai mau mengadu domba, kita dibuat gregetan..

Herannya...
masih ada saja penonton sinetron-sinetron sejenis seperti di atas melakukan tindakan buruk seperti  karakter antagonis yang dia tonton!
masih ada yang dengki,
masih ada yang suka nggosip,
masih ada yang suka su'udzon,
masih ada yang suka ngadu domba,

padahal namanya sinetron di TV gak ada yang memainkan sudut pandang orang pertama, jadi harusnya orang-orang di dunia asli yang masih melakukan tindakan-tindakan buruk seperti yang ada di sinetron bisa ngerti gimana perasaan orang lain yang melihat-mendengar tindakan kalian...

andai setiap orang yang menonton sinetron bisa sadar dan melihat keburukan di setiap kisahnya, bukan sekadar hiburan yang membuang waktu. insyaAllah ada kebaikan walau sedikit...

Lucu juga mbayangin kedepannya, kalau kita nasihati orang , "jangan su'udzon, itu dosa begini begini" masih nggak didengerin, mungkin kita bisa nasihati "jangan su'udzon, nanti kayak Haji Muhidin lho"...

Televisi Ramadhan [1]

cerita sedikit pengalaman ramadhan kali ini,
setidaknya bisa buat baca-baca anak cucu,

salah satu hal yang paling nggak aku suka di rumah adalah TV
bersyukur banget gak ada benda ini di kos-kosan,
TV ini bener-bener pembunuh waktu,
sekalinya remote di tangan, wush, lupa ...

tapi aku lumayan salut untuk acara televisi ramadhan tahun ini,
tahun lalu aku pernah ngumumin juara acara TV ramadhan di post ini, juaranya tahun kemarin dari iklan operator seluler Axis, iklan "Hap-Hap" kalau kalian inget.
Awalnya sempet ngarep (baca: berharap) tahun ini Axis bikin iklan bagus lagi (atau iklan rokok) tapi sepertinya tahun ini gak ada iklan-iklan yang inspiring sepertinya (atau mungkin aku gak lihat)...

dan juara tahun ini beda,
bukan dimenangkan oleh salah satu acara, atau sebuah iklan tapi oleh satu stasiun TV!
ya, selamat untuk stasiun televisi

TRANS 7


kenapa kok juara?
kalau kalian bangun subuh dan gak tidur (tapi nonton TV) TRANS 7 ketika ramadhan kemarin, TRANS 7 punya banyak acara jawara yang bisa menambah ilmu keislaman kalian, mulai dari Khazanah yang membawakan materi keislaman seperti membaca buku ensiklopedi sampai Khalifah yang member tambahan ilmu tentang sosok-sosok luar biasa orang terdahulu...

emang sih sesi paling bagus cuma ketika subuh itu, tapi itu sesi TV paling bagus selama Ramadhan. awalnya aku sempet tertarik sama acara Mozaik Ramadhan TRANS TV (Kandidat Juara) plus Hafidz Cilik RCTI (kandidat juara juga) tapi kalau dilihat dari pertanyaan "apa yang kita dapat?", maka TRANS 7 juaranya...

Mozaik Ramadhan itu acara yang bagus, fresh, dan dikemas dengan menarik, tapi kadang agak gak seimbang sama acara sesudah atau sebelumnya, ~ you know what I mean ~. sedangkan Hafidz Cilik, jujur, ini acara inspiring banget, semangat menghafal Quran langsung meningkat secara eksponensial! tapi sayangnya acara ini kurang interaktif, mungkin tahun depan (atau segera) bisa dibuat penonton dirumah juga di uji hafalannya atau apalah sejenisnya, biar semangat itu bener-bener terfollow up dengan baik...

semoga acara-acara baik ini bisa terus berlanjut, memberi kesegaran tersendiri di antara acara acara lawak yang sekadar pukul-pukulan atau lempar-lemparan tepung.

update:
*dan, alhamdulillah sepertinya acara Khazanah dan Khalifah masih lanjut ya?
*karena TV sudah membunuh banyak waktuku, insyaAllah ada hal lain yang menarik yang akan aku bahas dari kotak ini... insyaAllah Bersambung

update2:
kapan itu acara khazanah Trans 7 sempet mengalami pro kontra dan menimbulkan isu wahabi atau apalah itu. jujur, aku kecewa, bukan kepada pihak Trans 7, tetapi ke orang-orang yang mengomentarinya dengan negatif, ini menunjukan bagaimana sebuah kafanatikan yang sangat besar terhadap ajaran nenek moyang yang bahkan jelas hanya ada di Indonesia! aku garis bawahi hanya ada di Indonesia! padahal pihak Khazanah Trans 7 telah membawakan sebuah ajaran yang jelas ada di Al-Quran dan Sunnah, dan dipegang teguh oleh saudara-saudara muslim di Arab sana, di tempat kelahiran Islam, atau malah di Dunia! dan heran sekali jika para pemrotes menyebut diri mereka Ahlu sunnah wal jama'ah... wallahua'lam

Selamat LEBARAN!

weeh, telat banget,...
tapi biarin, biar tetep inget ramadhan...

Taqabbalallahu Minna wa Minkum,
Minal Aidzin wal Faidzin,
Mohon maaf jika ada salah ketik, salah kata, salah tingkah, di blog sederhana ini atau di kehidupan nyata jauh di sana


 

The Hunger - second

kelanjutan dari kisah Sylar di Post Sebelumnya

dalam film serial heroes, tokoh Sylar adalah tokoh yang nyaris tak terkalahkan, bahkan sampai season ke 3 habis (yang udah aku tonton) Sylar masih bertahan.
padahal jika dibandingkan kekuatan Matt untuk mebelokkan pikiran, Hiro yang mampu menghentikan waktu, Luke yang bisa mengeluarkan gelombang panas, atau Elle yang bisa memunculkan listrik dari tangannya, kekuatan Sylar is nothing!

"Mampu memahami cara kerja sebuah sistem yang kompleks"

itu adalah kekuatan yang nothing tanpa sebuah hal yang merubah kekuatan itu menjadi powerful...

The Hunger...

ya, Sylar memiliki itu, sebuah rasa haus akan ilmu pengetahuan...

sebuah rasa tidak cukup akan ilmu

sebuah rasa keinginan untuk mencari lagi mencari lagi

sebuah rasa yang seharusnya membuat debu buku di perpustakaan tidak pernah ada

sebuah rasa yang seharusnya bisa membuat seseorang tidak pernah sombong

bagaimana seseorang bisa sombong? jika dia masih butuh ini butuh itu

Ya, dan Sylar memiliki rasa itu, membuatnya iri akan kemampuan orang lain, ingin memilikinya, ingin menjadi seperti dia

dan Manusia diperbolehkan iri dalam hal ini, dalam hal menuntut ilmu dan mengamalkannya

heran saja lihat orang yang masih malas, padahal sarana sudah di depan mata

mungkin masih banyak yang tidak tahu untuk apa aku belajar ini atau belajar itu

nikmati saja, tidak semua orang berkesempatan

nyata, aku pernah bertemu seorang wanita tua, umurnya mungin hampir 60 tahun atau mungkin lebih, dan dia masih belajar, belajar bagaimana cara membaca Al-Quran

dan nyata aku pernah bertemu dengan pemuda lebih mudah dan kuat dari beliau tapi tidak pernah peduli dengan bacaan Al-Qurannya

kata-kata Pak Reza Pulungan, salah satu dosen sangar di sini "saya gak malu bertanya apa kegunaan kabel itu, kenapa begini, kenapa begitu, walau nantinya saya tidak tahu itu nanti berguna atau tidak, saya sangat menikmati ilmu itu"

ya, teruslah belajar, kita tidak tahu mana dari ilmu kita yang nantinya akan manfaat,
JANGAN MENEBAK-NEBAK!

ingat,

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” [HR. Muslim]

yang masih muda, belum punya anak,
yang masih belum punya harta, belum bisa sedekah,
tapi aku yakin kalian pasti punya ilmu walau sedikit,
manfaatkanlah, selamatkanlah dirimu dan dunia!

hehe,
mungkin lucu ya kalau kekuatan Sylar itu ada di seseorang yang tidak memiliki rasa haus akan ilmu pengetahuan, mungkin dia gak pernah sadar kalau punya kekuatan super itu,..

The Hunger

penampakan Sylar dalam lukisan Isaac Mendez
dari heroeswiki.com
setelah beberapa pekan lalu ngopi film dari mas yodi, sempet ngopi film favorit zaman dulu, serial tv luar negeri Heroes, inti ceritanya disini adalah konfilk dari beberapa orang yang memiliki kemampuan spesial seperti terbang, ngeluarin api, dan sebagainya,

yang ingin aku bahas disini adalah salah satu tokoh antagonis di serial tv tersebut, namanya Sylar, yang diperankan oleh Zachary Quinto. Sylar adalah orang pertama  yang diberitahu bahwa di dunia ini ada orang-orang yang memiliki kemampuan spesial. Prof Suresh yang meneliti masalah genetika adalah orang pertama yang meneliti keunikan Sylar ini. cukup butuh waktu lama untuk mengetahui apa sebenernya kemampuan Sylar, bahkan sang profesor sempat nyerah dan merasa salah orang. sampai beberapa saat diketahuilah bahwa Sylar ini punya kemampuan yang unik yakni kemampuan untuk mengetahui cara kerja suatu sistem bahkan yang sangat kompleks seperti otak.

yang membuatnya jadi pemeran antagonis adalah pembunuhan yang tidak henti-hentinya dia lakukan. dia membelah kepala korban untuk melihat otaknya dan mempelejari cara kerjanya sehingga dia bisa meniru kemampuan korban. Dalam film ini Sylar salah seorang yang bisa meniru kemampuan orang lain

di season ke 3 diceritakan bahwa kemampuan Sylar ini juga membawa sebuah rasa lapar. rasa lapar atau keingintahuan yang begitu besar, yang merubah Sylar (yang katanya sebenernya dia baik dan tidak ingin membunuh) sendiri menjadi monster.

and then?

---
akhir introduce
dipublish setelah ramai-ramainya malam perayaan Nuzulul Quran yang banyak dikira sebagai malam Lailatul Qadar, padahal bukan,
Alhamdulillah bersambung di sini

Islamic Art [42] : Ramadhan Ladang Pahala

dibuat dengan inkscape untuk lomba RSC 1434H

ibaratnya bonus level di game
eman kan kalau kita gak manfaatin kesempatannya

Berucap Subhanallah

سبحن الله

wah, sudah hampir 2 minggu di surabaya...
ternyata banyak banget yang baru di sini,
mulai dari beberapa rumah kampung yang udah jadi ruko.
sampai tanah kosong yang udah jadi setengah gedung,
bahkan aku gak tahu kalau rumah tetanggaku yang tingkat dan besar ternyata udah jadi rata,

dan karena masih bertemakan ramadhan
ada kisah menarik yang kutemui di mushalla Ash-Shidiq mushalla yang jaraknya gak sampai 5 meter dari rumahku,

kapan itu 3 hari berturut-turut sang imam melakukan kesalahan, ya standar salahnya karena kelebihan raka'at atau kekurangan pas lagi sholat tarawih, otomatis sesuai syariat ya beberapa makmum berucap "Subhanallah", mengguruhkan mushalla kecil itu, tapi ya aku kayak biasa, mikirnya telat, jadi nggak sempet berucap, malah mikir 'eh beneran salah gak sih'


Islamic Art [41] : Marhaban Yaa Ramadhan

masih dibuat dengan inkscape
baca artikel seputar ramadhan di sini:
http://bit.ly/MfVaYc

ada hal yang masih dibingungkan seputar ramadhan?
coba tanyakan pada ahlinya di sini:
http://www.konsultasisyariah.com/

Life without Memory




Rasanya akhir-akhir ini aku semakin pelupa,
mulai dari melupakan hal yan sederhana sampai luar biasa...
dan sejenak terbayang...
sebuah adegan...
Life without Memory...

Pernah kau coba bayangkan?
ketika kau lupa, akan sesuatu yang sangat berharga?
misal kelahiran anakmu?
senyum orang tuamu?
wajah saudaramu?
kau berusaha mengingat setengah mati tapi yang tampak hanyalah samar... abu-abu...

Mungkin dibanding hukuman penjara,
hukuman penghapusan memori jauh lebih mengerikan...

saat hangat bersama teman menghabiskan senja, hilang
saat riang bercanda mereka, hilang
saat berjuang saling mendukung menyemangati, hilang
saat motivasi hidup yang dulu pernah mereka beri, hilang

-sudah akhiri-

Save The World!

"dulu, hampir sudah 2 tahun lalu, kami bersekian meneriakan ini, menjadi motto.."

kemarin ikut camprocknya Omah TI di daerah Kalibiru...
awalnya males banget, kayaknya sejak di Jogja aku jadi menikmati lagi 'sendirian',.. tapi ya sudah, anggep aja ini proker yang emang harus diikuti...

dan..
ada sebuah kisah menarik..
yang mengingatkanku dengan kata-kata yang jadi judul ini,
kata-kata yang awalnya diucapkan oleh mas Rizki Wicaksana, guru sekaligus pembina, sudah lama tak jumpa beliau, semoga sudah lulus kuliahnya, hehe..
kata-kata yang dulu, hampir sudah 2 tahun lalu, kami bersekian meneriakan ini, menjadi motto..
menjadi motto angkatan LDK kami ketika SMA..
yang menginspirasiku,.. untuk menjadi manusia yang bermanfaat...

awal masuk semester 2 aku pernah nge-chat sama mas Gerald, ketua Omah TI,
seputar dunia ilkom, bukan gimana cara biar dapet IP bagus, bukan...
tapi rasanya pandanganku semakin samar,
terbesit sebuah pertanyaan sederhana "bisakah aku menyelamatkan dunia dengan ilmu IT?"
aku lihat temen-temenku di Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan sebagainya, sudah mulai terjun ke masyarakat, menjadi bermanfaat... padahal masih mahasiswa tingkat awal...
dan aku disini masih belum bisa melakukan hal yang sederhana, mbantu temen nginstall OS misalnya...

ditambah lagi mengingat kata-kata temen,
"Toh, kalau kamu bisa buat perusahaan sebesar Adobe, yang nikmati juga orang kalangan atas"
wadeh...

dan..
ada sebuah kisah menarik..
yang mengingatkanku dengan kata-kata yang jadi judul ini,
ketika Camprock kemarin,
bayangkan sebuah momen kumpul bareng tengah malam di sebuah pendopo kecil dengan lampu seadanya dan mata sudah meredup,
ada 3 orang penduduk desa Kalibiru yang ngajak ngobrol kami,
mata udah ngantuk jelas, pinginnya tidur aja...
apalagi rasanya beberapa obrolan tidak terlalu mendesak untuk dibicarakan malam itu...
sampai mereka membahas fasilitas daerah wisata tersebut, yang sebenernya berpotensi tapi kurang terfasilitasi... misalnya keberadaan hotspot yang kurang terawat dan kurang optimalnya penggunaan blog untuk promosi...

dan, "Non, Je Ne Regrette Rien"
-kalau anda merasa bingung dengan baris diatas silakan tonton film inception-

wuusssh.. percakapan langsung berubah menjadi sangat menarik...lupa dengan kantukku
benar juga, branding, adalah sebuah hal yang bisa kulakukan dengan ilmuku...
mungkin bukan hanya branding, tapi juga marketing, campaign, menggunakan dunia IT, menyebarkan isu dan membuka cakrawala manusia, sudut pandang, sebuah ide...sebuah ide...

weh,..tiba-tiba, merasakan sebuah 'kick' besar sejak masuk ilkom...
sepertinya aku sudah menemukan sebuah node yang menjadi tujuan akan dibawa kemana ilmuku, sekarang tinggal aku gunakan DFS atau BFS atau algoritma lain untuk menemukan path terbaik ke node tujuan tersebut, semoga Allah memudahkan...
-kalau anda masih bingung sampai sini, silakan kuliah ke Ilmu Komputer-

yaps,
mungkin itu sederhana,..
tapi rasanya...
itu cukup keras...
cukup keras untuk buatku bangun...
terjaga...
dan mendapat sebuah ide...
yang menyebar..
kuat..
dan, let's save the world...

Skill Perfection

~pembuka tabir blog yang sudah suram termakan debu~

"dari dulu, aku punya prinsip tentang utamanya skill bukan tools...

setiap main game, kalau player dikasih pilihan mau beli senjata baru atau upgrade senjata lama, aku lebih milih upgrade...

gitu juga kalau nggambar, aku lebih seneng ngelatih nggambarku pake inkscape yang 'murah' dari pada pake corel yang 'mahal'...

gitu juga coding, itu kenapa aku suka materi algoritma daripada developing apps, karna algoritma itu sederhana, tapi mengutamakan ide, sedangkan developing apps, terkadang sebagian orang lebih mengutamakan tools nya dari pada idenya, walau sebenernya ide itu juga tetep penting...


heran aja kalau ada orang yang bilang, kamu gak bisa jadi hebat kalau cuma segini-gini aja, pake ini dong, pake itu dong, beli ini, itu... #ah"

Pindah Galeri

InsyaAllah semua karya-karya poster saya akan dipindah ke suatu tempat,
blog lain,
apa?
coming soon

Simple Desktop Motivation

"An Idea Can Create An Art
An Art Can Create An Idea"

Simple Desktop Wallpaper by me,
jadi ceritanya kapan itu sempet kebakar, mendadak panas gara-gara sebuah film yang super, film yang bener-bener mengingatkan kenapa aku di sini, di jogja..Wedding Dress..
terus jadi pingin berkarya, jadi tengah malem langsung buat 4 wallpaper ini dan jadi animasi gallery menarik di desktop sebagai pengingat dan motivasi diri...






license:
ingin pakai, copy, edit, untuk tujuan komersil? monggo... selama gak dijual secara langsung...

This work by Rian Adam R is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 Unported License.

Islamic Art [32] : Masih Sibuk?

Waktu bagaikan pedang!
kalau kau tidak hati-hati
dia bisa memotongmu!

Islamic Art [31] : Masih Yakin Sibuk?

dibuat dengan inkscape, sibuk versi 2
Tertawa sampai senja
bersama
tapi sadarkah?
apa yang kalian bicarakan?
yang membunuh waktu


Islamic Art [30] : Yakin Sibuk?

Dibuat dengan Inkscape, semakin simpel aja ya desain-desainku
tak selamanya kita tersibukkan oleh suatu hal yang baik

seperti perkataan Ibnul Qoyyim bahwa kita hanya akan tersibukkan oleh 2 hal kebaikan atau keburukan, tidak ada selain itu

semoga kita, pelajar, panitia, pengurus, pejabat, bisa memilih kesibukan mana yang baik.

Rinduan Nyaman

Hari ini menjadi minggu pertama acara kegiatanku di UGM,
iya, OLC kegiatan tahunan Omah TI, tepat setelah UTS berakhir
senang rasanya bisa mulai tersibukkan dengan sesuatu yang baru di dunia kampus
semoga bisa memberi yang terbaik, lebih dari ketika SMA dulu

ya, aku gak pingin curhat sebenernya
gak cocok banget cowok, eh, maaf, pria untuk curhat di depan umum
tapi aku pingin cerita sesuatu
tentang sebuah 'Kenyamanan'

di Dunia Kampus aku ikut 2 organisasi besar, berharap bisa berkontribusi besar
satu di KMFM UGM (Keluarga Muslim Fakultas MIPA UGM)
dan satu lagi di Omah TI (Organisasi Mahasiswa Ahli TI)

ya, gak beda jauh  kan sama kehidupanku di SMA dulu?
SSKI dan Robotika

tapi rasanya ada yang beda

dulu ketika SMA, pas masuk ke SSKI (Sub Seksi Kerohanian Islam) aku menemukan sebuah kenyamanan, sebuah rasa dimana ada sebuah keluarga, yang mau susah senang, yang mau mensupport, yang terus menyemangati, menemani tertawa di akhir senja...

ketika masuk ke Robotika, aku menemukan sebuah makna kakak kelas, yang menjadi guru sekaligus keluarga, yang menemani, membimbing, dan mengajari tentang kemandirian, keberanian untuk berbicara...

itu di tahun-tahun awal... dan terus semakin indah ke depannya

tapi gak tahu rasanya di sini beda banget
awalnya berharap bisa kayak gitu, tapi sampai sekarang
belum ketemu apa yang bikin kayak gini...
tepatnya di salah satunya...
semoga bisa menjadi pesan...

"jujur, ada rasa risih, ketika kita disuruh melakukan sesuatu oleh orang yang tidak kita kenal"

Jangan Sapa Aku

Mungkin
"Assalamu'alaikum"
atau sekadar
"Hai"
tapi itu bisa merubah banyak
"Akhi"
"Ukhti"
jujur, itu terasa aneh
"Haloo"
"Rian"
sekian detik
sangat cepat
tapi bisa berpengaruh
merubah hati
pola pikir
imajinasi

sebuah ide
kuat cepat menyebar
saat sebuah ide telah tertanam di dalam otak,
hampir tak mungkin menghapusnya
dan ide itu terbentuk utuh
dapat dimengerti, dan melekat
Inception

Islamic Art [29]: Apa kabar malam ini?

Dibuat menggunakan Inkscape
Begadang?
Nonton bola?
Ngerjain Tugas?
Shalat Tahajjud?
That's your choice

Islamic Art [28] Jaga Jarak

Alhamdulillah masih disempatkan mengisi blog ini...
setelah hampir dua pekan sibuk ngetik program..
malam ini saya masih disempatakan untuk berkarya...

Dibuat menggunakan Inkscape

Kadang kita dibuat lupa suatu yang penting kan?

Software Halal Alternatif [2]

Akhir-akhir ini sedang dibuat sumpek dengan pemrograman jadi jarang posting,
ya, sedang ingin ikut lomba,
sedang bikin sesuatu,
apa itu? rahasia, hehe

Aku setim sama Yudha,
anak asli Jogja yang nada bicaranya Jogja banget,
dan cukup ahli dalam hal 3D modelling,
setidaknya aku tahu dia yang terbaik di angkatanku

Dan, aku dapet pengalaman banyak dari ilmu yang dia miliki...

BLENDER
mungkin sebagian orang sudah gak asing dengan namanya
sebuah alat elektronik yang biasa digunakan untuk menghaluskan bahan makanan, biasanya juga dipakai untuk membuat jus buah atau sayur

tapi yang ini beda,
Blender di sini adalah sebuah aplikasi setara dengan 3Dsmax, Maya, ArchiCad, atau software 3D modelling yang lain, hanya saja yang ini GRATIS!!!

kalian bisa coba kunjungi web ini untuk lihat-lihat http://www.blender.org/
gak perlu takut 'kagok' kalau berpindah ke software ini, selain sudah banyak disediakan forum dan tutorial, secara umum tampilannya masih sama kayak 3Dsmax,

mungkin sebagian dari kalian menyangka pasti Blender adalah aplikasi yang kurang memuaskan,
aplikasi rendahan atau malah bisa dibilang 'sampah',
Mungkin secara, software yang sejenis, memiliki harga yang bahkan jauh dari kata murah

gak apa, aku juga mikir kayak gitu awalnya,
sampai Yudha ngasih aku video, sebuah film yang sangat menarik,
karena apa? karena film ini Gratis dan dibuat menggunakan Software-software Open Source, dan salah satunya Blender, berikut ini filmnya,
Tears of Steel, walau cuma 12 menit, tapi mengena banget ceritanya...


lihat bagaimana cara pembuatannya juga


menarik bukan?
kalau ada yang bagus dan gratis, kenapa milih membajak yang mahal,

Islamic Art [27] : Bikin Seru Jalan Kakimu!!


 Siapa nih yang ke kampus jalan kaki?
ke kampus jalan kaki itu..
berasa dikasih waktu kosong
di tengah kesibukan jadwal kuliah
so?
manfaatkan dengan baik *senyum
---
Terinspirasi dari salah satu artikel di Muslim.or.id
Di buat menggunakan Inkscape
Di tengah kesuntukan bikin game untuk lomba 2 minggu lagi

Tips dan Trik Menuntut Ilmu

Dapet Artikel bagus dari muslimah.co.id pagi ini,
semoga memotivasi kita dalam menuntut ilmu,
bisa menjadi bacaan tips dan trik dalam menuntut ilmu,

--awal copas

Imam As-Syafii menyampaikan nasihat kepada muridnya. “Akhi, kalian tidak akan pernah mendapatkan ilmu kecuali dengan 6 perkara ini, akan aku kabarkan kepadamu secara terperinci yaitu dzakaa-un (kecerdasan), hirsun (semangat), ijtihaadun (cita-cita yang tinggi), bulghatun (bekal), mulazamatul ustadzi (duduk dalam majelis bersama ustadz), tuuluzzamani (waktu yang panjang).”
Berikut keterangan masing-masing:
Dzakaa-un (keceerdasan). Ulama membagi kecerdasan menjadi dua yaitu: yang pertama, muhibatun minallah (kecerdasan yang diberikan oleh Allah). Seseorang meskipun dalam majelis tidak mencatat tetapi dia bisa mengingat dan menghafalnya dengan baik dan bisa menyampaikan kepada orang lain dengan baik. Jenis kecerdasan ini harus diasah agar dapat bermanfaat lebih banyak untuk dirinya dan orang lain. Yang kedua adalah kecerdasan yang didapat dengan usaha (muktasab) misalnya dengan cara mencatat, mengulang materi yang diajarkan, berdiskusi dll.  
Hirsun yaitu perhatian dan semangat dengan apa yang disampaikan gurunya. Sekaligus berupaya mengulang pelajarannya.
Ijtihaadun. Ulama menafsirkan ijtihaadun adalah al himmatul ‘aliyah yaitu semangat atau cita-cita yang tinggi. Seseorang hendaknya memaksa diri untuk mencari ilmu dengan semangat mewujudkan cita-cita demi agamanya.
Bulghatun/dzat/bekal. Dalam menuntut ilmu tentu butuh bekal, tidak mungkin menuntut ilmu tanpa bekal. Contoh para imam, Imam Malik menjual salah satu kayu penopang atap rumahnya untuk menuntut ilmu. Imam Ahmad melakukan perjalanan jauh ke berbagai negara untuk mencari ilmu. Beliau janji kepada Imam Syafi’i untuk bertemu di Mesir akan tetapi beliau tidak bisa ke Mesir karena tidak ada bekal. Seseorang untuk mendapat ilmu harus berkorban waktu, harta bahkan terkadang nyawa.
Mulazamatul ustadzi. Seseorang harus duduk dalam majelis ilmu bersama ustadz. Tidak menjadikan buku sebagai satu-satunya guru. Dalam mempelajari sebuah buku kita mmbutuhkan bimbingan guru. Hendaknya menggabungkan antara bermajelis ilmu dengan guru, juga banyak membaca buku.
Tuuluz-zamani, dalam menuntut ilmu butuh waktu yang lama. Tidak mungkin didapatkan seorang da’i/ulama hanya karena daurah beberapa bulan saja.Al-Baihaqi berkata:”Ilmu tidak akan mungkin didapatkan kecuali dengan kita meluangkan waktu”

--akhir copas
semoga bermanfaat *senyum

Mindset Internet

Masih inget beberapa minggu yang lalu nonton kuis Ranking 1 di Trans TV...

ada segmen di mana salah seorang dikasih kata kunci, terus disuruh buat petunjuk, biar temen lain yang bisa menebak kata kunci itu...
salah seorang wanita muda, kalau tidak salah, profesinya guru, maju untuk diberikan kata kunci...
dia mengangguk siap memberi petunjuk kepada teman-temannya agar bisa menebak apa kata kunci tersebut...
dan perlombaan dimulai...

"Sejenis twitter, tapi ada cup nya", kata wanita itu

sempat bingung, aku juga yang ngikutin sedikit bingung apa jawabannya...
apalagi waktu untuk menjawab hanya sekitar 10 detik,..

dan jawabannya adalah,

"Uber Cup"

*facepalm, melongo

what's??!
seperti inikah generasi muda saat ini??!
mindsetnya sudah terpaku dengan internet??!
Uber Cup, sebuah ajang kompetisi internasional bulu tangkis untuk kategori wanita, di samakan dengan Uber Social??!

sebuah fenomena yang sulit untuk dipercaya...
ketika dunia internet lebih mereka ingat melebihi kewajaran...

bahaya banget ini,..



Software Halal Alternatif

lanjutan artikel sudah halalkah font kita

pertama baca ini dulu:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-mengcopy-program-atau-buku.html

#gerakanHalalkanKomputer
Malu dong, kita aktif kesana kemari
Bikin tulisan bahas ini bahas itu
Buat poster tempel di sini tempel di situ
Tapi, Windows, bajakan
Photoshop, bajakan
Office, bajakan

Software halal di sini bukan berarti open source, bukan
windows, photoshop kalian juga bisa halal kalau kalian membeli lisensinya
tapi kenyataannya, kita semua tahu betapa mahalnya software-software ini...
kalau kalian pakai windows + microsoft Office + Phtoshop + Antivirus yang semuanya berbayar, harga total software kalian bisa lebih mahal dari laptop kalian!

dan aku juga tidak menyarankan kok untuk ke software Open source,
aku tahu rasanya, betapa susahnya move on ke lain hati.
aku menyarankan, bagi kalian yang mampu beli, maka belilah
apalagi yang sudah kerja di bidang software itu, misal desainer atau developer
biar rizki yang kalian dapet nantinya jadi halal *senyum

untuk kali ini, karena lagi menekuni bidang desain, aku kasih Software Desain Alternatif yang insyaAllah halal penggunaannya..
sebenernya ada banyak, tapi aku cuma mau bahas sebagian aja, yakni:

Gemuruh Daun Lagi

Menjelang Ashar di balik Balairung
Sekian pekan yang lalu
Janjian bareng temen belajar Alajabar Vektor Matriks
Berdiri di depan pintu Mushalla kecil yang aku lupa namanya
Langit gelap bau hujan
Angin menggoyangkan daun pohon besar
Antara aku dan gedung tua itu
Titik air di bibir tanda hujan bercampur angin
Begitu deras sampai sosok gagahnya menjadi pudar

Hanya melamun

Berdiri

Menikmati

Sampai datang sekelompok kecil burung terbang
Tampak hitam membelakangi cahaya
Mereka terbang berkata
"Hujan hujanan, yeah"

ini hujan...
kenapa dia hujan-hujan?
eh, burung tidak terbang di saat hujan ya?
Dari mana mereka datang?

Dan Gemuruh daun, bukan, Sapaan Ghina menghapus semua tulisan di atas...

---
versi lain dari cerita Gemuruh Daun

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe
sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM...

sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak
nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya:

"Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?"

mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku

"Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu pen.), hehe jadi sulit juga mau aneh-aneh.", Edo

"hmmmm...tergantung sih, soalnya itu pilihan. tapi setidaknya di jogja kesempatan untuk mendapatkan pergaulan yang baik masih relatif besar", Farid

"di jogja buruk? wkw ya buruk yan, tapi ya menurutku itu keburukan yang biasa dikalangan pelajar di Indonesia, yang jelas di Jogja udah ndak sesuran sebelum tahun 2007, dimana misal SMA ku terkenal anak anaknya keluar masuk penjara itu udah biasa, tapi kalo tahun tahun sekarang pelajar di jogja udah mulai berbenah diri kok.. kalo masalah seks bebas, dsb itu mah disetiap kota jugas pasti ada wkw...", Alfian

weeeh, berbeda tapi bisa dibilang sejenis
lalu gimana pendapatku?

Jogja itu kota yang luar biasa kok, potensi dirimu bisa sangat berkembang di sana.
mau main musik? kita semua pasti inget grup band legendaris Jikustik dan Sheila on 7 kan? mereka dari Jogja looh, selain itu, menurutku pengamen di Jogja itu lebih berkualitas dari beberapa kota yang pernah aku kunjungi, yah, berkualitas dari segi lagu dan kreatifitas..
mau belajar agama? aku sudah pernah bahas di Sisi Religius UGM Yogyakarta banyak ulama besar tinggal, lahir, membuka majelis-majelis ilmu di sini.
mau jadi rusak? itu juga gampang...

seperti katanya Alfian, Jogja kota pelajar, pemasukan terbesar Jogja berasal dari pelajar...
bukannya mau memukul rata, tapi ini sudah menjadi rahasia umum, bagaimana kualitas pergaulan pelajar Indonesia saat ini. Datang sebelum konser musik mulai, tapi dateng baru pas khotbah selesai ketika shalat Jumat. Pergaulan seakan saling menarik dalam kemaksiatan...

Persepsi, yah persepsi kata pertama yang diajari ketika aku masuk SMAN 5 Surabaya..
aku 1 semester di sini nggak merasa ada yang "buruk" kok, semua baik-baik aja rasanya...
dulu waktu SMA aku gak pernah denger Jogja itu "buruk" malah aku tahunya kota-kota besar lain lebih buruk di sisi pergaulannya...
Dulu aku pilih tetap ke Jogja walau banyak yang bilang Jogja itu buruk karena aku merasa di sana aku bisa belajar Islam lebih dalam, karena di sana aku dengar UGM sangat dekat dengan pusat keislaman, dan itu yang jadi persepsiku, dan itu benar.

mengingat karyaku dulu...
yang aku buat sebagai komitmen...
ketika kuputuskan untuk berangkat ke Yogyakarta...


Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8]

Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti.

Kali ini mau kubahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer.

Lisensi Font
Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di windows itu sebenarnya tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Islamic Art [26]: Libur?

(dibuat menggunakan Inkscape, go Halal software)
LIBUR TELAH TIBA!!
ini bukan saatnya untuk bermalas-malasan...

ayo semangat belajar dan berkarya!!

"Tidaklah aku menyesali atas sesuatu seperti penyesalanku atas berlalunya satu hari dan mataharinya terbenam , umurku berkurang, akan tetapi tidak bertambah amalanku pada hari itu."
(Ibnu mas’ud)

"Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat untuknya." (HR. Tirmidzi no. 2317)

Sosok H

Namanya sudah terenkripsi dengan baik, jadi gak akan ada yang tahu siapa dia... hehe

pertama kenal di Jogja dia orang yang terlihat biasa...
ketika kalian bilang bisa menilai orang saat pertama bertemu...
mungkin tidak untuk yang satu ini...

tapi setelah satu semester berjalan, dia menunjukkan cerita yang berbeda...
sosok yang tenang penuh senyum...
bersemangat menuntut ilmu di jalan Allah...
menunjukkan akhlak muslim yang sangat baik...

dia membagi makanannya untuk seekor kucing...

dia menghabiskan bensinnya untuk menuntut ilmu...

dia meluangkan waktunya untuk mendengarkan orang lain...
agar orang itu senang...

dia cerdas dan bersemangat...

tidak ada raut sombong, bahkan kalian tidak akan pernah menyadari betapa luas ilmunya sampai kalian bertanya....

sampai kalian melihat bagaimana dia beribadah...

sosok luar biasa...

dan aku bersyukur bisa bertemu dengannya...
mengenalnya...

semoga Allah menjaga engkau...

datanglah ke UGM, ke FMIPA, semoga bisa dipertemukan...

Islamic Art [25] Go to Masjid


Sebenernya gambarnya udah cukup banyak berkata,..
tapi nambahin aja bagi yang gak kliatan tulisan di sana,
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa pergi atau pulang dari masjid, maka Allah menyiapkan baginya tempat tinggal di surga setiap kali ia pergi atau pulang darinya"
[Muttafaq Alaih]

Ayo shalat ke masjid :)


___________________
karya ketiga menggunakan freshpaint dan karya pertama menggunakan inkscape

Sahabat