Dari Ratna dan sedikit dari Aku


Sebuah Penghargaan Hidup

pagi ini kami berkumpul dalam satu atap..
kembali merengkuh rindu yang telah terbang ke segala penjuru
menyamakan asa di satu waktu
bandung, jakarta, jogja, surabaya, jadi saksi bisu kami

pagi ini kami berucap doa yang sama
berpeluh atas alasan yang tak terelakkan
berbulir sayang yang tak terucap
mengadahkan telapak tuk memohon belas kasihNya

pagi ini raut kami sama
sorot pandangan yang tak mampu menatap lebih jauh
bergelayut sesal di pelupuk mata
sayu, sembab..

gembur lagi merekah
harum mewangi menyambangi indera kami
sepoi angin meyejukkan siang ini
hembus salam terakhirnya

siang ini kami berpijak di tanah yang sama
sendu menatap ukiran namanya
pejuang hidup yang tak kenal keluh
seorang kawan lebih dulu bersimpuh

---akhir copast dari http://ratnanurlia.blogspot.com/2012/10/to-friend.html---
Libur Idul Adha 2012, mampir pulang ke Surabaya...
rencananya pingin tanya-tanya kabar SMA dan bantu-bantu panitia qurban...
sampai dikejutkan sebuah berita di pagi hari...
waktu itu habis subuh, tiba-tiba pingin buka twitter...
dan ternyata... sebuah kabar...
26 Oktober 2012, aku mengetahui telah kehilangan seorang temanku...
yang senang memberi hiburan dikeseriusanku...
yang rela mendengarkan...
yang pintar kimia...

kami datang dari semua penjuru... berkumpul...
dan aku pun berkata dalam hati

"Kemarin pas buber sempet mbayangin kapan ya kita bakalan kumpul lagi... dan gak nyangka ya, hari ini kita semua bisa ketemu lagi... ku kira kita akan berkumpul di saat bahagia salah seorang dari kita... di sebuah pernikahan atau syukuran kesuksesan... aku gak pernah menyangka momen ini"

semoga Allah menerima semua amal ibadah, kehidupanmu
semoga bisa menjadi pengingat bagi kita semua, kepulanganmu

Islamic Art [22] Datangnya Kematian...


Merenggut bayi yang sedang disusui ibunya
membuat sang ibu histeris dan sang ayah menangis
Merenggut sang istri dari suaminya
membuat sang suami pasrah dan kesepian
Merenggut orang tua dari anaknya
menjadikan mereka yatim piatu dan terpukul
Merenggut pedagang yang menghitung hartanya
yang belum dinikmati, 1 rupiah pun

dan yang perlu kita lakukan hanyalah mengingatnya
betapa mengerikannya
dan mempersiapkan diri menghadapinya

Sisi Religius UGM Yogyakarta 2

Masjid Kampus UGM
photo by deddy, 2dheart.wordpress.com
Karena banyak adek-adek kelas yang tanya ini lagi...
jadi aku akan jelasin lagi lebih lengkap dari post sebelumnya...
intinya, sisi religius UGM itu amat bagus...

kalau di Surabaya ada Ampel, di mana menjadi pusat kehidupan islam, maka UGM dan sekitarnya juga merupakan pusat Islam di Yogyakarta...
Ustadz-ustadz besar seperti, Ust. Ammi Nur Baits, Ust. Muh. Abduh Tuasikal, Ust. Aris Munandar, dan masih banyak lagi tinggal di lingkungan sekitar UGM...
banyak kajian-kajian yang di isi beliau-beliau ini...

kurang lebih sebulan tinggal di sini aku berani bilang, kondisi keislaman paling bagus ada di Fakultas Teknik dan Kedokteran. Di mana sering diadakan kajian rutin, dan pengisinya kebanyakan dari YPIA (Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari) yang di asuh oleh Ust. Muh Abduh Tuasikal...

Salah satu penerbit buku-buku islami yang ku tahu, Pustaka Muslim juga ada di sekitar UGM...
Bazar buku-buku islam juga sering diadakan, walau kadang tempatnya agak jauh, tapi masih bisa ditempuh dengan sepeda onthel...
penjual buku-buku Islami bertebaran, di daerah utara UGM. Bahkan, di masjid kampus setiap jumat rame orang jualan buku dan pernik-pernik islami...

Pernah streaming di Radiomuslim.com? pusat siarannya ada tepat di seberang kampusku...
jadi dari pada susah-susah streaming, dateng aja ke masjid Al-Hasanah (pusat siaran) buat ndengerin siaran radiomuslim.com, dan insya Allah akan segera di siarkan ke radio FM...

Website-website islami besar seperti konsultasisyariah.com, muslim.or.id, muslimah.or.id, rumaysho.com, dan masih banyak lagi, semua pusatnya ada di daerah Pogung, utara UGM...
kajian-kajiannya tersebar di sekitar UGM...

Daerah kajian di sekitar UGM cukup merata,
sisi selatan, ada Masjid Al-Hasanah...
sisi barat, ada Masjid Mustaqiim Baru, Musholla Al-Ikhlas dan Masjid Ibnu Sina...
sisi Utara, ada Masjid Pogung Raya, Masjid Al-khlas, Masjid Al-Istiqomah dan Mushalla Teknik...
sisi Timur, ada Masjid Kampus UGM...

Kondisi sosial keislamannya juga bagus...
aku pernah bertemu dengan penjual fotocopy yang bercadar...
penjual lotek yang tidak isbal dan berjenggot tebal...
dan semua itu juga banyak ditemui di dalam kampus, dosen dan mahasiswanya...

insya Allah ini sisi positif UGM Yogyakarta yang aku temui hampir dua bulan ini, insya Allah untuk sisi negatif akan ada pembahasan tersendiri, semoga bermanfaat, dan bisa jadi pertimbangan temen-temen SMA untuk masuk UGM...
juga jangan lupa kunjungi Gamalife untuk cerita lainnya...

Sisi Religius UGM Yogyakarta

!--iklan--
Sejak di Jogja salah satu posting yang jarang aku post adalah tentang Islamic art,
masih belum dapet inspirasi, jadi bagi para fans (kalau ada) harap bersabar...
!---------

Sisi Religius Yogyakarta
- singkat aja, kalau kalian ke Yogyakarta khususnya daerah sekitar UGM,..
- jangan heran bertemu penjual lotek berjenggot tebal,..
- penjaga fotocopy bercadar,..
- mahasiswa-mahasiswi-dosen, bercadar atau berjenggot tebal atau tidak isbal....
- masjid-masjid hampir selalu penuh ketika waktu shalat...
- Shalat Isya bisa sampai 5 shaf!!, di Surabaya dulu 1 Shaf penuh aja jarang...
- Kajian juga gak pernah putus, setiap hari ada...
- di Masjid Kampus, Al-Hasanah, Al-Ikhlas, Pogung Raya, Mustaqiim, Ibnu Sina...
- bagi kalian yang punya kendaraan, enak banget setiap hari bisa ikut kajian kalau ada waktu...
- banyak dosen yang tidak sungkan mengajar dengan busana muslim, bahkan berkerudung lebar...
- sering ada bazar buku islami di sekitar Jogja...
- banyak toko buku islam juga sekitar UGM...
- mau belajar bahasa Arab? banyak kajian bahkan kursus sekitar kampus UGM...
- Ma'had Umar salah satunya...
- cari kamar kos yang kondusif? ada wisma muslim di daerah Pogung...
- banyak juga ditawarkan di daerah sekitar UGM yang lain...

terus kalian berani bilang kita semua teroris?
Pak penjual lotek ini mau dianggap teroris karena berjenggot?
atau para dosen?

wuussh...
UGM membuka mata banget, bagi kalian yang dulu pernah merasa minder dianggep aneh karena penampilan islami kalian, atau bagi kalian yang pernah menganggap aneh penampilan islami seseorang coba deh mampir ke UGM Yogyakarta...

Sahabat