Say Good Bye?

Jadi sedih rasanya pas lihat temen-temen blogger pada pindah beralih ke wordpress...
aku heran, apa sih alasan mereka berpaling...
aku bingung, gimana follow kalian di sana...
seakan lebih terpisah lagi dari jarak...
mbak vivin, zulfa, terus siapa lagi?
dan post ku ini hanya akan menjadi sebuah batu di jalan...
yang akan tetap ada walau gak semua melihat...

Teknologi dan Literasi

salah satu foto pertama dari HP pertamaku,
ketika lomba di Yogyakarta, 2008
Kata Mas Audrey, Asisten Dosen Teknologi Informasi Kontemporer
"Facebook itu mengurangi daya literasi kita, membuat kita malas membaca dan menulis"

Wah, aku setuju dengan pendapat beliau, tapi sebenernya bukan salah facebook menurutku tapi 'mengobrol' yang berlebihan menjadi penyebab masalah utama...
seperti kata guru SD kita, "Jangan banyak ngobrol di kelas!"..

Aku punya HP pertama ketika SMP kelas VIII hadiah dari lomba paling bergengsi zaman itu, Kuis Bintang Pintar Ultra. Dan, sejak itu hidupku berubah, aku jadi banyak main HP, SMS atau apalah yang gak jelas,...
bukan menyalahkan PT Ultrajaya yang memberikan HP, tapi merasa aku sendiri yang gak bisa ngatur waktu...

kalau sebelumnya aku belajar dari bangun pagi sampai mau tidur malam pas UAS, sejak punya HP aku belajar cuma malemnya itu pun masih sambil megang HP...

kalau dulu ketika ditanya, "Apa hobimu?"  maka aku tegas "Baca apa aja"
sekarang ketika ditanya, "Apa hobimu?" mesti langsung inget, bingung, sedih, mau ngomong apa...

sebagai pengimbang dan penstabil daya literatur kalian menghadapi teknologi ini, maka kusarankan:
  • cari-cari tutorial sesuai kemampuan kalian, kembangkan skill komputer kalian! jangan sampai ketika Ayah kalian bertanya,"Bisa bantu buat surat pakai komputer, nak?" dan kalian hanya bisa menggeleng-geleng kepala karena tidak bisa, padahal kamu menghabiskan rata-rata 5 jam sehari di depan internet...
  • tambah ilmu pengetahuan dan wawasan melalui wikipedia.org, atau forum-forum belajar...
  • Dan jangan habiskan internet kalian dengan facebook dan twitter...itu bener-bener menghabiskan waktu dan kurang manfaat...eksplorasi dunia internet...
"Jelajahi internet, Ambil Positifnya, Teguk Ilmunya"

Green Computing, Save the Paper

Salah satu pohon -mungkin satu-satunya-
yang berwarna merah daunnya di FMIPA Utara UGM
"Kita sebagai mahasiswa ilmu komputer pastinya merupakan pengguna sumber daya alam besar seperti listrik dan bahan-bahan elektronik lainnya, maka dari itu kita juga harus ikut berkontribusi dalam perbaikan alam", mbak mas himakom

gak tahu yang ngomong itu serius atau bercanda tapi kata-kata itu ngefek banget ke aku...
daleeem...
bayangin aja, selama ini aku sering banget pakai laptop gak berbaterai...
itu artinya aku nancepin kabel laptop ke saklar terus-terusan...
nah, sudah berapa watt listrik yang terpakai selama ini?
bukan masalah biaya rekening,.. bukan itu...
tapi masalah sumber daya alam...
bayangin aja di pelosok sana ada orang yang mesti belajar dengan diterangi lilin...
sedangkan kita, facebookan sampai berjam-jam...
Astaghfirullah...

Pelajaran menghemat listrik udah kita pelajari sejak SD, tapi ternyata pengaplikasiannya tidaklah segampang itu, kadang kita dibuat lengah..

terus satu lagi...
"Sudah saatnya kalian gak pake buku, pake laptop dong, atau tablet, lebih cepat, lebih rapi dalam mencatat", Pak Azhari, Dosen matakuliah teknologi kontemporer

masih berhubungan dengan pemanfaatan teknologi dengan bijak..
perkataan beliau memicu pemikiran ini...
pernahkah kalian merasa ada yang salah dalam kebiasaan kita...
karena setelah kita pakai laptop berjam-jam
dan kita masih saja menulis di kertas untuk mencatat...
di kertas! ya di kertas! yang terbuat dari serat selulosa pohon yang berarti semakin banyak kita menggunakan kertas, maka makin banyak pula pohon yang mati ditebang....
kita benar-benar makhluk yang tidak menghargai alam..
sudah pakai listrik seenaknya, kertas juga masih dihambur-hamburin...

aku tidak melarang penggunaan kertas...
tapi sayangilah kertas...
manfaatkan semaksimal mungkin...
sejak mendengar perkataan beliau aku mulai menulis coret-coret perhitungan di kertas brosur, kertas bekas gunting-gunting, formulir yang gak dipakai, sisa fotokopi...
kalau kalian pengguna laptop akankah lebih baik dibuat file di laptop, kurangi penggunaan kertas...
kalau tidak, tetap manfaatkan kertas untuk belajar, bukan untuk membersihkan lantai yang basah...
ayo, hematlah penggunaan kertas...

sudah saatnya kita mulai memperhatikan alam...
tidak sekadar berkutat dengan ciptaan manusia lalu melupakan ciptaan Allah...

15 days in Yogyakarta

Kayaknnya ini satu-satunya fotoku di blog ini, juga di kampus --"
insya Allah hari ini tepat hari ke 15 aku di Yogyakarta....
menuntut ilmu di kota pelajar, di kampus kerakyatan Universitas Gadjah Mada....
dan sudah lebih dari seminggu merasakan dunia kampus...

sekarang aku mau cerita kesan-kesanku...

Cuaca
Puuuuaaanas kayak di Surabaya kalau lagi terik-teriknya...
mungkin sebenernya biasa aja, tapi karena aku mesti jalan kaki dari kampus ke kosan dan melalui jalan tanpa pohon rindang, mungkin kalian akan bilang aku sudah semakin hitam saja...
tapi kalau malam anginnya bisa bikin masuk angin...
jadi jangan lupa pakai jaket saat malam...

Biaya Hidup
Muuuuuuraah banget, nasi porsi standar, sayur, lele goreng, sambel, teh anget, cuma Rp 6000, bahkan masih bisa ditekan lagi. Aku pernah makan cuma < Rp5000 sehari...
Untuk transportasi, kalian bisa pake sepeda kampus

Kuliah
Buuuuuueeda banget sama sekolah,..
jadwal lompat-lompat, tempat lompat-lompat, dateng lompat-lompat...
gak ada bel bunyi, ganti-ganti kelas terus, ganti-ganti temen terus, kenalan lagi...
seminggu aku kuliah di 3 tempat yang berbeda, dengan jarak lumayan jauh...
1. di MIPA selatan, dekat mirota kampus, nyaris menjadi ujung selatan UGM...
2. MIPA utara, deket gedung pusat UGM, nyaris menjadi ujung utara UGM...
3. Fakultas Filsafat, di timur UGM, bukan ujung... tapi tahu kah kalian, UGM itu luasnya > 350 hektar!
perjalanan yang menyenangkan, bisa sekalian refreshing dan olahraga...

untuk jadwal, terasa aneh banget, banyak jam kosong, jadi lebih sering bingung mau ngapain -.-
dan akhirnya memutuskan ke perpus untuk bertapa...
share tentang matakuliah, unik banget loh..
di prodi ilmu komputer, semester satu, koding nyaris gak ada (ada yang bilang di akhir semester)
tapi mata kuliah matematikanya sampai bikin kadang lupa, aku kuliah di prodi mat atau ilkom...
materi logika aja sampai 2 mata kuliah,
sebenernya ini yang malah bikin aku semangat...
soalnya niat kuliah ilkom juga pingin nyari yang gini...
kata pak dosen "semester satu ini matematika kalian mesti mantep, biar semester berikutnya lebih gampang"
sip pak...

bagian terseru ketika balik ke kos...

ketika mau buka pintu kamar kos yang terkunci...

tahu kenapa? main lah sekali-sekali ke sini...

Dari PPSMB Pascal 2012

Sayang banget gak ada fotonya,..
PPSMB 3 hari yang penuh kenangan...
Mulai dari tidur malam di Perpus Pusat UGM, sampai minta anterin orang gak dikenal karena telat...

Dan tema "wayang" yang diambil panitia PPSMB Pascal tahun ini keren abis lo...
Jadi nama sie-nya diubah sesuai tema...
Sie acara = Dalang
Sie pubdok =  Juru Woro-Woro
Sie komdis = Wadyabala
Sie prop = Cantrik
Ketua = Prabu
Pemandu putra = Kiyai
Pemandu putri = Nyai


dan to the point aja, bagian penting di sini adalah...

"Kita Mahasiswa bukan pencari IPK, bukan pencari pekerjaan, kita di sini mencari ilmu untuk mengabdi untuk bermanfaat bagi sekitar kita"


Dari PPSMB Palapa UGM 2012


Filosofis banget...
itu ucapan pertamaku waktu masuk UGM...
dalam pemberian nama, atau pemilihan tema, UGM mementingkan sebuah makna dari pada estetika...
misalnya nih untuk nama PPSMB (Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru) UGM, panitia menggunakan nama PALAPA (bukan singkatan) yang berasal dari sumpah yang dicetuskan oleh Mahapatih Gadjah Mada untuk mempersatukan Indonesia...
Begitu juga dengan PALAPA dengan makna mempersatukan setiap disiplin ilmu untuk Indonesia lebih baik...

Lalu ada lagi istilah Gamada atau Gadjah Mada Muda, yang akan meneruskan perjuangan Patih Gadjah Mada...
warna jas almamater yang berupa warna karung goni, warna perjuangan...
sebutan kampus biru, yang bermakna tanpa batas seperti langit biru dan diap diarungi layaknya samudera...
dan masih banyak lagi...

sesuatu yang membuatku bangga berada di sini adalah ke-filosofis-an itu tadi..
dan juga satu lagi..
tentang bagaimana UGM begitu menghargai perjuangan rakyat zaman dulu...
Universitas Kerakyatan, bermakna kita akan terjun ke dunia rakyat, mengabdi dan mengarungi hidup bersama mereka, tidak sekadar bekerja untuk memperkaya diri, tapi UGM melatih mahasiswanya untuk berbakti pada ibu pertiwi...

Bakti kami mahasiswa gadja mada semua
kuberjanji memenuhi panggilan bangsaku
di dalam pancasilamu jiwa seluruh nusaku
kujunjung kebudayaanku kejayaan Indonesia

Bagi kami almamater kuberjanji setia
memenuhi dharma bakti tuk Ibu Pertiwi
di dalam persatuanmu jiwa seluruh bangsaku
kujunjung kebudayaanku kejayaan nusantara

[hymne gadjah mada]

Sahabat