Untuk Indonesia untuk adek-adekku

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisaTapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenganglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

[Krawang-Bekasi, Chairil Anwar]

Nemu puisi bagus itu pas lagi search tentang makna kemerdekaan bagi orang-orang terdahulu...
Dan persiapan buat kemerdekaan RI besok,...

setelah didalami maknanya, kok ini jadi cocok juga untuk pesan buat adek-adekku...
di Smala, di SKI, di Robotika, di Olimpiade, di Kelas XII, di Kelas XI, di Kelas X, di Rumah....
Aku sudah terlalu tua dek dan giliranku juga sudah selesai...
2 minggu lagi aku akan memulai langkah baru, di Kota Pelajar...
menjadi adek dari mbak-mas baru...
sebelum aku lupa, sibuk, atau pulsa internet ini habis...
maka, aku ingin berpesan...
untuk semua adek-adekku...
untuk...
jangan contoh aku ya...
aku adalah contoh buruk bagi kalian...
kalian harus bisa lebih baik dari jasad berdebu ini...
jadikanlah tulang belulang ini sebagai alas kalian berjalan...
melangkah... memaknai... menuju impian... dan memberikan kami arti...

0 pembicara:

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat