Ramadhan 1433H [1] Mengaji

Banyak mendapat pelajaran...
mulai dari pelajaran komputer sampai rohani...
mungkin nanti aku bahas setiap pelajaran dalam setiap post, tapi untuk kali ini aku tulis satu dulu...

Terinspirasi dari Mas Himas El-Hakim
tentang membaca Al-Quran...

Bulan ramadhan adalah bulan Al-Quran kata beberapa ustadz ketika ceramah di tengah tarawih,..
Al-Quran menjadi objek yang paling trending...
di setiap masjid diadakan tadarus bersama, membaca, mencari pahala...
di setiap rumah terdengar dengungan halus, bukan suara lebah melainkan lantunan ayat suci...
sunggu indah bukan?

tapi, apa motivasi kalian membaca Al-Quran?
bukankah setiap amalan tergantung dari niatnya?

Dulu pas aku masih kecil aku dijanjiin ayahku, "1 Juz 5000 rupiah"
off course aku suka banget khataman Al-Quran...
sampai akhirnya aku tersadar di akhir tahun-tahun SD, itu adalah niat yang salah,...
tapi setidaknya itu sudah membantu menciptakan kebiasaan...
bagaimana dengan kalian?

kalian masih begitukah? berharap imbalan dari bertadarus ini?
atau hanya ikut-ikutan tren?
atau pingin balapan banyak-banyakan khatam?
hmm... jangan ya *senyum

semoga ini bisa memotivasi...

"Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” [HR. Muslim]

"Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu‘anhu berkata: "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf" [HR. Tirmidzi]

"Aisyah radhiyallahu‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala" [HR. Muslim]

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk [QS. Hud: 114]

Ayo, tata niat, dan berlomba mendapat pahala di bulan yang meriah ini :)

gambar dari syaamilquran.com

Islamic Art [20] SABAR


Islamic Art [19] Ramadhan Kariim

...Alhamdulillah,..
...Marhabban ya Ramadhan...
...Tahun lalu aku punya kenangan buruk dengan ramadhan...
...semoga gak keulang tahun ini...
dan
jangan komentari desainku kali ini kalau kurang bagus ya
-kayak yg lain bagus aja-
-maaf, belum bakat kaligrafi-

Islamic Art [18] Laa Taghdhab


thanks to SNMPTN

"Studies are drugs, when you're given a problem you don't understand, it becomes unacceptable and you become sick..." 
-Dragon Zakura, eps 08-

"Kalau kamu nemukan problem, terus kamu belum bisa selesai, bisa tenang kamu? bisa-bisa sampai gak bisa tidurkan?"
-Pak Rully Soelaiman-
 
Dan aku rindu dengan soal-soal itu..
Baru kenal dengan kimia kurang dari 1 tahun yang lalu...
Dan mungkin tak kan jumpa lagi...
Rindu Belajar...
Rindu masa berjuang...
di SNMPTN...

-perpisahan-

Analogi kondektur dan sopir

ini merupakan perjalanan kesekianku menggunakan bus menuju Yogyakarta...
tapi ini merupakan perjalanan paling berkesan...

aku duduk paling depan, tapi bukan di belakang sopir...
dari sini setidaknya aku bisa menikmati view paling bagus dan mungkin menegangkan...
tapi ternyata bukan itu yang menjadi konsentrasiku...
melainkan percakapan kondektur dan sopit bus ini yang membuatku tak rela tidur...

sebuah analogi luar biasa dalam kehidupan...
ketika sang sopir mengawasi sisi kanan bus dan kondektur pada sisi kirinya...
saling bersahutan menciptakan gerakan terkoordinasi...
untuk menyalip kendaraan di depannya...

satu momen luar biasa ketika perjalanan setelah Ngawi...
saat itu di tikungan ke kiri di daerah bukan perkotaan di jalan yang agak sempit...

"Oke, kanan kosong belum kelihatan ada lampu", Pak Kondektur

bus langsung bergerak menyalip truk di depan...
bus bergerak ke kanan, di jalur lawan arah...
tiba-tiba aku melihat sorot lampu di depan di tikungan, oh...

"Awas crash", Paknya lagi, pak sopir lebih pendiam

mobil truk kecil sudah kelihatan, oh oh...
dan mobil itu mulai mengedipkan lampunya memberi isyarat
dan, bus ini masih belum berpindah jalur! masih lawan arah, oh oh oh...

sudah semakin dekat...

tambah dekat... mobil truk kecil itu juga tidak berhenti...

"Pak, nggenah ae sampeyan...", dalam hati

"Kiri!", Teriak Pak Kondektur...

bus bergerak ke kiri dengan cepat, dan semua selamat... tak ada yang tergores...

Indah banget rasanya...
gimana sang sopir begitu percaya dengan kepemimpinan pak kondektur..
dan bagaimana pak kondektur tidak mengecewakan amanahnya...
gambaran rumah tangga yang indah...
akankah?

Menjadi Mahasiswa

Sudah selesai deh masa SMA ku...
gak nyangka bentar lagi titel mahasiswa akan menempel di aku...
bicara tentang mahasiswa dan kuliah
akhir-akhir ini banyak artikel tentang "gak perlu kuliah"...
jujur, aja awal-awal baca artikel ini buat aku juga mikir males untuk kuliah...
sampai akhirnya aku inget, sebuah konsepsi yang sudah diajarkan Islam tapi sering kita lupakan...
yakni...

"The Purpose"

ternyata semua permasalahan hidup ini bisa diselesaikan dengan menanyakan kepada diri sendiri
"What is Your purpose?"

Kenapa kamu mesti kuliah?

- untuk kerja?
bukan untuk kerja yang dibutuhkan itu skill... bukan S1...
kalau skill kamu terbukti hebat, kamu bisa jadi wirausahawan tanpa perlu kuliah
hmm.. bukan jawaban yang pas...

- Ingin mengabdi kepada bangsa?
eh, terus kalau gak kuliah gak bisa mengabdi
wes, jelas salah...

- Ingin nyari gelar? penting ta?

- Ingin punya jas keren? butuh ta?

...

Alhamdulillah...
Aku sudah diterima di Ilmu Komputer UGM...
dan ketika ditanya pertanyaan seperti di atas...

maka jawabanku:

Aku kuliah bukan untuk menjadi programmer,
untuk menjadi seorang programmer, kalian cukup belajar via internet dan tekun mencoba,
aku juga bukan seorang yang IT-holic, aku masih gaptek sampai sekarang...
tapi alasanku masuk ke jurusan ini... adalah menemukan konsep berpikir...
aku teringat dengan perkataan Pak Rully Soelaiman saat aku sedang ikut pembinaan olimpiade di ITS,
"Gimana caramu mengasah atau menunjukan kemampuan logikamu? ya dengan programming kan?"

setidaknya kuliah di sini insya Allah akan mengasah kemampuanku...
selain itu kuliah di UGM juga mengajarkanku tidak sekadar ilmu akademis, tapi juga ilmu kehidupan, dengan belajar mandiri merantau di kota pelajar...

semoga itu semua nantinya akan membantuku menggapai mimpi...
menjadi seorang guru yang di nanti murid-muridnya...

"logika yang baik seharusnya berhasil menciptakan solusi paling sederhana dari kasus paling rumit",
Rian Adam Rajagede, Ilmu Komputer UGM 2012

-perpisahan-

Harmoni Stasiun

beberapa hari yang lalu mulai hidup baru dengan menggunakan fasilitas umum..
kereta komuter...
itu hari kedua dari awal perjalanan ini...
salah satu nilai positif dari alat transportasi ini adalah biaya yang super murah...
bayangain aja dari stasiun gubeng, ke shelter kertomenanggal cuma 2000 rupiah...
dari pada naik bemo atau kendaraan pribadi, seharusnya komuter menjadi alternatif bagus...
keretanya masih bagus, kualitasnya gak kalah...
tapi nilai negatifnya ada di jadwal yang masih sering terlambat...
hari pertama aku naik, kereta terlambat 5 menit, gila, keren banget cuma terlambat 5 menit...
tapi hari itu, kereta komuter terlambat 1 jam! yah, 1 jam!
mungkin karena ada gangguan besar di perjalanan...
aku sempet berpikir, sebenernya keretanya yang terlambat atau aku yang ketinggalan kereta...

1jam di stasiun membuatku berpikir banyak...
nanti gini ya suasana ketika aku sudah kuliah...
sering pergi ke stasiun sendiri...
menunggu kereta...
mungkin sambil membaca buku atau mungkin sekadar berusaha mengingat Allah..
juga mengingat setiap memori masa SMA...
menciptakan alunan harmoni sembari menunggu waktu...

di kereta, karena terlambat, jadi kereta hari ini penuh sesak...
aku berdiri selama perjalanan setengah jam...
eh, suasana kereta kali ini sangat berbeda..
mungkin karena begitu ramai jadi para penumpang mesti berdesakan dengan orang lain yang tidak mereka kenal... dan itu membuat mereka tidak mungkin untuk diam saja...
dan percakapan panjang pun dimulai...
aku lupa percakapan apa saja...
mulai dari keluarga sampai pekerjaan...
tapi itu mengingatkanku dengan perjalanan panjang di jogja waktu itu...
di dalam bemo, bersama warganya yang ramah...

"stasiun itu suasanya mesti gini ya? ada orang datang dan pergi", Liga Primabaraka

-Perpisahan-

Sahabat