Lelaki tua di penyeberangan

Ngapain ya?
mau nyeberang kah?
nunggu angkot kah?
bus kah?

Ngapain ya?
mau mudik kah?
jalan-jalan kah?
atau mengunjungi anaknya tercinta?

Sendirian?

tas selempang
kemeja tua
peci
botol air minum

berdiri tegak
di antara lalu lintas
di tengah polutan
tenggelam oleh keringatnya sendiri

lupakan...
tapi berpikirlah sejenak...
tentang kehidupan dewasa...
dan tua...

akankah?
Kita menjadi seorang yang meninggalkan orang tuanya?
yang berdoa di pemberhentian?
sedangkan kita di atas kereta tak peduli?

akankah?
Kita menjadi seorang ayah yang begitu cinta kepada anaknya?
yang tidak lupa walau jarak memisahkan?
yang tegar dan sabar dan tetap cinta dalam waktu bersamaan?

Aku takut menjadi lelaki tua di penyeberangan, sendiri tanpa keluarga yang menemani
Aku ingin menjadi lelaki tua di penyeberangan, menjadi Ayah, yang datang dari jauh mengunjungi penuh cinta merayakan kesuksesan anaknya...

0 pembicara:

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat