Mengenang Tsunami

karya kedua menggunakan freshpaint
Kejadian super dahsyat 8 Tahun lalu...
jadikan sebuah hikmah, betapa mudahnya Allah membalikkan dunia...
membuat air laut tidak diam di dataran rendah...
melainkan berlari menerkam manusia yang sok tinggi...
tidak ada yang bisa menghentikannya...
tangan manusia layaknya istana pasir yang mudah tersapu...

semoga Allah memberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan...
semoga Allah menjadikan kita lebih sadar...

Laron

Laron itu kasihan,
dia tertipu dengan surya buatan...

kita manusia..
lebih pintar...
jangan mau tertipu...

karya awal menggunakan FreshPaint + MSPaint

Windows 8 Painting Apps Review

Yah, karena baru install windows 8 yang lagi ngetren ini, aku langsung mencoba semua fiturnya, mulai dari short cut, tampilan metro menu yang baru, juga semua aplikasi metro bawaan windows 8...
jujur, buuueda banget dengan windows 7...



mulai dari panduan nginstall, sampai tampilan metronya berubah abis..
tapi setelah buka desktop, kerinduan akan windows 7 akan terjawab... tidak banyak perubahan di desktop ini...

aku gak akan bahas windows 8 di sini...
udah terlalu mainstream dan banyak di Internet...
jadi disini aku mau bahas salah satu fiturnya...
fitur yang paling menarik menurutku saat ini adalah windows store...
kita bisa download banyak aplikasi di sini as easy as you see...

karena kemarin malem (atau tepatnya pagi) internet lagi kenceng banget...
aku putusin (memutuskan) untuk download ketiga aplikasi untuk menggambar digital...

karena aku sedang dalam tahap "Licensed or Open Source" alias anti software bajakan.. aku download 3 aplikasi gratis dari windows store...
tampilan logo Metro style, yang Lazy Paint ada gambar kucing tidur

3 Aplikasi sejenis 'paint' versi metro style windows 8 itu...
- Fresh Paint, size > 60 Mb
- Lazy Paint, size > 30 Mb
- Sketchbook Express, > 7 Mb

Candu Belajar

Tidaaak, aku gak pernah se-frustasi/fustrasi/frustrasi/atau apalah itu namanya, ini....
akhir-akhir ini dibuat candu belajar...
ya, CANDU BELAJAR...
kalau banyak orang diluar sana, candu narkoba, tidur, main game atau hal lain,..
aku lagi terkena candu belajar!

lho bukannya itu bagus?
masalahnya aku hanya jadi belajar satu hal saja...
dan melupakan hal lain yang sebenernya juga harus dipelajari (prepare UAS)

dan aku juga banyak menyepelekan hal-hal yang kurang membuatku belajar,
contoh, blogging, atau ndesain-ndesain..

jadi, blog ini akan menjadi tembok kosong, untuk beberapa saat,
sampai aku sembuh dari penyakitku...

by the way..

ini kemarin sempet desain profpict bertemakan mendung...
terinspirasi saat keluar dari Masjid Al-Mustaqiim Baru, di daerah Sendowo Yogyakarta...
selepas shalat Maghrib, menatap langit, yang mendung, berawan, ungu...

desain ini sudah insya Allah halal 100%, aku gambar menggunakan MS Paint Windows 8 Pro, berlisensi non-Bajakan, dan monggo kalau mau pake, asal gak di corat-coret...

Desain Poster yang insya Allah Halal 100%
MENDUNG


Kehidupan Mahasiswa Seharusnya

Hampir satu semester aku lalui di Jurusan Ilmu Komputer UGM...
dan ini ada kesan-kesan yang menarik dan patut kita renungi, khususnya para mahasiswa...

WAKTU
sebagai anak kuliah, waktu luang kita sangat baanyaak, ketimbang ketika kita masih sekolah, seperti perkataannya Kira, di film Death Note, "Ketika kuliah nanti, aku punya banyak waktu untuk membunuh"
Nah, mungkin bagi yang belum kuliah, kalian akan merasa, "oh ya?"
dan sebagian besar yang sudah kuliah juga akan berkata, "oh ya?"
begitu besar nikmat waktu luang... dan begitu sedikit yang menyadarinya...

bukankah ada 2 nikmat yang paling sering dilalaikan manusia?
Kesehatan dan Waktu luang...

Sayangnya, aku menyadari hal ini, sedikit telat, hampir satu semester...
sungguh kesia-siaan waktu yang kudapat...

mengutip perkataanya, mbak Maul, mahasiswi ilkom yang pernah aku sms, di awal semester, dan baru ketemu di akhir semester...
"Manusia merasa waktunya kurang karena bangun kesiangan, coba bangunnya dari subuh"
(kurang lebih)

Ayo, sibukkan masa kuliah kita dengan belajar!

Belajar Android :)
KESEMPATAN
sebagai mahasiswa ilkom yang telat menyadari poin ini...
aku merasa rugi hampir menghabiskan masa satu semester untuk diam..
padahal, AKU INI KULIAH DI ILMU KOMPUTER...
seharusnya aku bisa belajar tentang ilmu komputer lebih intens...
tanya mas-mas, mbak-mbak, temen-temen, dosen...
lha kok malah, nyaris satu semester belum bisa nginstal OS... --"

AKU INI KULIAH DI UGM
lingkungan sekitar UGM merupakan lingkungan islami yang bagus...
tetapi nyatanya?
aku belum lancar berbahasa Arab, hafalanku belum bertambah banyak...
ilmuku masih kurang...
Astaghfirullah...

sadarilah kesempatan kita wahai anak kuliah..
manfaatkan keberadaan kita di lingkungan tersebut...
jadilah berbeda, jadilah luar biasa...
Ayo kita gunakan kesempatan kita ini sebaik mungkin...

dan inilah yang menjadi alasan aku jadi jarang nge-blog...
ya, karena ini...
mengejar ketertinggalan kemanfaatan di dunia kuliah..

semoga Allah memudahkan kita...

Islamic Art [24]: Perpisahan



Perpisahan itu pastikan?
maka, bersiaplah menghadapi perpisahan
janganlah kau berlebihan dalam
mencintai sesuatu



Cita-cita mahasiswa Ilkom [2]

Di dekat rukun Yamani,
duduklah empat remaja yang tampan rupawan,
berasal dari keluarga yang mulia.
Seakan-akan mereka adalah bagian dari perhiasan masjid, bersih pakaiannya dan menyatu hatinya.

Keempat remaja itu adalah Abdullah bin Zubair dan saudaranya yang bernama Mush’ab bin Zubair, saudaranya lagi bernama Urwah bin Zubair dan satu lagi Abdul Malik bin Marwan.

Pembiacaraan mereka semakin serius...
Kemudian seorang di antara mereka mengusulkan agar masing-masing mengemukakan cita-cita yang didambakannya...
Maka khayalan mereka melambung tinggi ke alam luas dan cita-cita mereka berputar mengitari taman hasrat mereka yang subur...

Mulailah Abdullah bin Zubair angkat bicara: “Cita-citaku adalah menguasai seluruh Hijaz dan menjadi khalifahnya.

Saudaranya, Mus’ab menyusulnya: “Keinginanku adalah dapat menguasai dua wilayah Irak dan tak ada yang merongrong kekuasaanku.”

Giliran Abdul Malik bin Marwan berkata, “Bila kalian berdua sudah merasa cukup dengan itu, maka aku tidak akan puas sebelum bisa menguasai seluruh dunia dan menjadi khalifah setelah Mu’awiyah bin Abi Sufyan.

Sementara itu Urwah diam seribu bahasa, tak berkata sepatah pun. Semua mendekati dan bertanya, “Bagaimana denganmu, apa cita-citamu kelak wahai Urwah?”
Beliau berkata, “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberkahi semua cita-cita dari urusan dunia kalian, aku ingin menjadi alim [orang berilmu yang mau beramal], sehingga orang-orang akan belajar dan mengambil ilmu tentang kitab Rabb-nya, sunah Nabi-Nya dan hukum-hukum agamanya dariku, lalu aku berhasil di akhirat dan memasuki surga dengan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Hari-hari berganti serasa cepat....
Kini Abdullah bin Zubair dibai’at menjadi khalifah menggantikan Yazid bin Mu’awiyah yang telah meninggal. Dia menjadi hakim atas Hijaz, Mesir, Yaman, Khurasan, dan Irak yang pada akhirnya terbunuh di Ka’bah, tak jauh dari tempatnya mengungkapkan cita-cita dahulu....

Sedangkan Mus’ab bin Zubair telah mengauasai Irak sepeninggal saudaranya Abdullah dan akhirnya juga terbunuh ketika mempertahankan wilayah kekuasaannya.

Adapun Abdul Malik bin Marwan, kini menjadi khalifah setelah terbunuhnya Abdullah bin Zubair dan saudaranya Mus’ab, setelah keduanya gugur di tangan pasukannya. Akhirnya, dia berhasil menjadi raja dunia terbesar pada masanya.

Bagaimana halnya dengan Urwah bin Zubair?

Urwah bin Zubair menjadi menara hidayah bagi kaum muslimin...
Menjadi penunjuk jalan kemenangan dan menjadi da’i selama hidupnya...
Perhatian beliau yang paling besar adalah mendidik anak-anaknya secara khusus dan generasi Islam secara umum...
Beliau tidak suka menyia-nyiakan waktu dan kesempatan untuk memberikan petunjuk dan selalu mencurahkan nasihat demi kebaikan mereka....

--dicopy dan diedit dari kisahmuslim.com--

Cita-cita mahasiswa Ilkom

[salah satu sisi masjid kampus UGM]
Suatu hari ba'da dzuhur, di masjid Al-Hasanah, Utara Mirota kampus Yogyakarta....
sekelompok pemuda sedang mengobrol dengan seru melepas penat perkuliahan mereka...
sampai seorang pemuda menyeletuk tiba-tiba...

"Eh, Cita-citamu jadi apa?"

"Ya karena kita muslim, pantaslah tujuan kita ya masuk surga"

"Kurang konkrit, kalau di dunia"
"cita-cita gitu"

"Ehm..."

"Menurutku kalau kita bikin perusahaan kayak Apple gitu ya gak manfaat eh"
"Kan itu cuma tujuan dunia, gak ada unsur akhiratnya. Apa ya pekerjaan kita anak ilmu komputer yang bisa mendekatkan diri kita pada Allah?"

.....*kurang lebih seperti itu, sedikit lupa*.....

tiba-tiba kepikiran...
benar juga..
kalaupun aku bisa membuat perusahaan sebesar Apple atau Microsoft, apa aku yakin itu tujuan yang tepat khususnya bagi kita seorang muslim?
software-software yang nantinya aku buat pun hanya akan menjadi produk bagi kalangan atas yang mengerti tentang komputer...
limbah digital juga ikut aku semarakkan...
wah, ada yang salah....

tapi...
bagaimana jika bukan tentang produk?
tapi tentang keilmuan kita...
kita bisa menjadi pemimpin muslim dibidang IT...
kita bisa menjadi pakar strategi dalam dakwah Islam...
kita bisa membantu meningkatkan kualitas muslim dalam bidang IT...
kita bisa menyokong penuh sendi-sendi Islam dalam bidang IT...

maka, AYO!
niatkan dari sekarang untuk apa cita-citamu!...
jangan pernah sia-siakan hidupmu!...

Karena, apapun tujuan hidupmu...
apapun langkahmu...
akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak...

How Bad Can I Be?

by TheColorDays.deviantart.com
Yah, gitulah tabiat manusia...
setelah menonton film Dr. Seuss, the Lorax, kerasa banget kan kalau manusia itu suka "sok" ambil resiko...
bagi yang belum nonton,
film Dr. Seuss, The Lorax, bercerita tentang seseorang yang berhasil menemukan bahan dasar pembuat sejenis kain yang bagus dari daun. Lorax sebagai peri pohon melarang penebangan pohon, tapi orang tersebut tetap memaksakan diri, dan berkata
"Aku hanya mengambil sedikit pohon, ini natural, How Bad Can I be?"
sampaia akhirnya di sadar, setelah menebang pohon terakhir di dunia...

Teringat kajian Ust. Sulaiman Rosyid di Masjid Ibnu Sina Fakultas Kedokteran UGM...
Dalam menuntut ilmu kita sering menunda-nunda dan seakan berkata bisa seberapa buruk sih aku?,
walau sudah ada pepatah,
Belajar di kala muda bagai menulis di atas batu..
Belajar di kala tua bagaii menulis di atas air...
tapi kita terlalu sombong untuk terus berkata,
"masa tua kita akan lebih baik dari mereka, kita orang-orang cerdas kan?"

Padahal jika kita ingat-ingat,
kita tidak pernah toh lupa surat Al-Ikhlas? An-Nas? Ayat kursi? Rumus luas persegi? yang dulu kita hafalkan ataupun yang mungkin jarang kita baca, doa untuk kedua orang tua kita? masih ingat?
itu karena kita menghafalkan saat kita masih kecil...
sedangkan sekarang, setelah UAS, materi 1 semester sudah terlupakan...

JANGAN COBA-COBA MENUNDA BELAJAR, DAN BERKATA NANTI SAJA SAAT TUA

"memang, ketika tua, kita mudah mengerti dengan apa yang kita pelajari..
tapi juga akan sangat mudah lupa...
mungkin sewaktu kecil kita tidak mengerti arti apa yang kita hafalkan, tapi akan lebih muda mengingatnya kan?" Ust. Sulaiman Rosyid

AYO!! SEMANGAT BELAJAR DARI MUDA HINGGA TUA!!
MUMPUNG MASIH MUDA, JANGAN MENUNDA!!
SEBELUM KALIAN TERSADAR, HOW BAD YOU CAN BE, DI SAAT TUA...

Islamic Art [23] #FFFFFF


Dan tetap berpegang teguhlah kita pada warna yang tepat
yang tidak ternodai
yang tidak tercampur oleh warna lain
yang menjadi dasar dari segala warna
ya
dan aku tetap pilih putih

Met with a Genius Human

Bertemu dengan orang-orang pintar...
pernahkah?

Aku pernah bertemu dengan beberapa dari mereka...
berapa usianya sepantaran dengan aku...

mereka itu punya style...
belajar dengan cara yang berbeda...

mereka tidak takut nilai...
hanya ilmu yang ada di benak mereka...

mereka punya ide dan wawasan...
tidak sekadar copy-paste buku pengetahuan...

mereka menyimak bukan mendengar...
mereka memperhatikan bukan melihat...

mereka menghargai ilmu...
menuntutnya dengan niat yang berbeda...

dan...
suatu saat nanti aku akan mengumpulkan mereka...
menyatukan visi...
menjadikan Indonesia lebih maju...

#mimpi 10 November 2012
#thanks for all people who inspiring
#semoga Allah mempertemukan kita kembali

Dari Ratna dan sedikit dari Aku


Sebuah Penghargaan Hidup

pagi ini kami berkumpul dalam satu atap..
kembali merengkuh rindu yang telah terbang ke segala penjuru
menyamakan asa di satu waktu
bandung, jakarta, jogja, surabaya, jadi saksi bisu kami

pagi ini kami berucap doa yang sama
berpeluh atas alasan yang tak terelakkan
berbulir sayang yang tak terucap
mengadahkan telapak tuk memohon belas kasihNya

pagi ini raut kami sama
sorot pandangan yang tak mampu menatap lebih jauh
bergelayut sesal di pelupuk mata
sayu, sembab..

gembur lagi merekah
harum mewangi menyambangi indera kami
sepoi angin meyejukkan siang ini
hembus salam terakhirnya

siang ini kami berpijak di tanah yang sama
sendu menatap ukiran namanya
pejuang hidup yang tak kenal keluh
seorang kawan lebih dulu bersimpuh

---akhir copast dari http://ratnanurlia.blogspot.com/2012/10/to-friend.html---
Libur Idul Adha 2012, mampir pulang ke Surabaya...
rencananya pingin tanya-tanya kabar SMA dan bantu-bantu panitia qurban...
sampai dikejutkan sebuah berita di pagi hari...
waktu itu habis subuh, tiba-tiba pingin buka twitter...
dan ternyata... sebuah kabar...
26 Oktober 2012, aku mengetahui telah kehilangan seorang temanku...
yang senang memberi hiburan dikeseriusanku...
yang rela mendengarkan...
yang pintar kimia...

kami datang dari semua penjuru... berkumpul...
dan aku pun berkata dalam hati

"Kemarin pas buber sempet mbayangin kapan ya kita bakalan kumpul lagi... dan gak nyangka ya, hari ini kita semua bisa ketemu lagi... ku kira kita akan berkumpul di saat bahagia salah seorang dari kita... di sebuah pernikahan atau syukuran kesuksesan... aku gak pernah menyangka momen ini"

semoga Allah menerima semua amal ibadah, kehidupanmu
semoga bisa menjadi pengingat bagi kita semua, kepulanganmu

Islamic Art [22] Datangnya Kematian...


Merenggut bayi yang sedang disusui ibunya
membuat sang ibu histeris dan sang ayah menangis
Merenggut sang istri dari suaminya
membuat sang suami pasrah dan kesepian
Merenggut orang tua dari anaknya
menjadikan mereka yatim piatu dan terpukul
Merenggut pedagang yang menghitung hartanya
yang belum dinikmati, 1 rupiah pun

dan yang perlu kita lakukan hanyalah mengingatnya
betapa mengerikannya
dan mempersiapkan diri menghadapinya

Sisi Religius UGM Yogyakarta 2

Masjid Kampus UGM
photo by deddy, 2dheart.wordpress.com
Karena banyak adek-adek kelas yang tanya ini lagi...
jadi aku akan jelasin lagi lebih lengkap dari post sebelumnya...
intinya, sisi religius UGM itu amat bagus...

kalau di Surabaya ada Ampel, di mana menjadi pusat kehidupan islam, maka UGM dan sekitarnya juga merupakan pusat Islam di Yogyakarta...
Ustadz-ustadz besar seperti, Ust. Ammi Nur Baits, Ust. Muh. Abduh Tuasikal, Ust. Aris Munandar, dan masih banyak lagi tinggal di lingkungan sekitar UGM...
banyak kajian-kajian yang di isi beliau-beliau ini...

kurang lebih sebulan tinggal di sini aku berani bilang, kondisi keislaman paling bagus ada di Fakultas Teknik dan Kedokteran. Di mana sering diadakan kajian rutin, dan pengisinya kebanyakan dari YPIA (Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari) yang di asuh oleh Ust. Muh Abduh Tuasikal...

Salah satu penerbit buku-buku islami yang ku tahu, Pustaka Muslim juga ada di sekitar UGM...
Bazar buku-buku islam juga sering diadakan, walau kadang tempatnya agak jauh, tapi masih bisa ditempuh dengan sepeda onthel...
penjual buku-buku Islami bertebaran, di daerah utara UGM. Bahkan, di masjid kampus setiap jumat rame orang jualan buku dan pernik-pernik islami...

Pernah streaming di Radiomuslim.com? pusat siarannya ada tepat di seberang kampusku...
jadi dari pada susah-susah streaming, dateng aja ke masjid Al-Hasanah (pusat siaran) buat ndengerin siaran radiomuslim.com, dan insya Allah akan segera di siarkan ke radio FM...

Website-website islami besar seperti konsultasisyariah.com, muslim.or.id, muslimah.or.id, rumaysho.com, dan masih banyak lagi, semua pusatnya ada di daerah Pogung, utara UGM...
kajian-kajiannya tersebar di sekitar UGM...

Daerah kajian di sekitar UGM cukup merata,
sisi selatan, ada Masjid Al-Hasanah...
sisi barat, ada Masjid Mustaqiim Baru, Musholla Al-Ikhlas dan Masjid Ibnu Sina...
sisi Utara, ada Masjid Pogung Raya, Masjid Al-khlas, Masjid Al-Istiqomah dan Mushalla Teknik...
sisi Timur, ada Masjid Kampus UGM...

Kondisi sosial keislamannya juga bagus...
aku pernah bertemu dengan penjual fotocopy yang bercadar...
penjual lotek yang tidak isbal dan berjenggot tebal...
dan semua itu juga banyak ditemui di dalam kampus, dosen dan mahasiswanya...

insya Allah ini sisi positif UGM Yogyakarta yang aku temui hampir dua bulan ini, insya Allah untuk sisi negatif akan ada pembahasan tersendiri, semoga bermanfaat, dan bisa jadi pertimbangan temen-temen SMA untuk masuk UGM...
juga jangan lupa kunjungi Gamalife untuk cerita lainnya...

Sisi Religius UGM Yogyakarta

!--iklan--
Sejak di Jogja salah satu posting yang jarang aku post adalah tentang Islamic art,
masih belum dapet inspirasi, jadi bagi para fans (kalau ada) harap bersabar...
!---------

Sisi Religius Yogyakarta
- singkat aja, kalau kalian ke Yogyakarta khususnya daerah sekitar UGM,..
- jangan heran bertemu penjual lotek berjenggot tebal,..
- penjaga fotocopy bercadar,..
- mahasiswa-mahasiswi-dosen, bercadar atau berjenggot tebal atau tidak isbal....
- masjid-masjid hampir selalu penuh ketika waktu shalat...
- Shalat Isya bisa sampai 5 shaf!!, di Surabaya dulu 1 Shaf penuh aja jarang...
- Kajian juga gak pernah putus, setiap hari ada...
- di Masjid Kampus, Al-Hasanah, Al-Ikhlas, Pogung Raya, Mustaqiim, Ibnu Sina...
- bagi kalian yang punya kendaraan, enak banget setiap hari bisa ikut kajian kalau ada waktu...
- banyak dosen yang tidak sungkan mengajar dengan busana muslim, bahkan berkerudung lebar...
- sering ada bazar buku islami di sekitar Jogja...
- banyak toko buku islam juga sekitar UGM...
- mau belajar bahasa Arab? banyak kajian bahkan kursus sekitar kampus UGM...
- Ma'had Umar salah satunya...
- cari kamar kos yang kondusif? ada wisma muslim di daerah Pogung...
- banyak juga ditawarkan di daerah sekitar UGM yang lain...

terus kalian berani bilang kita semua teroris?
Pak penjual lotek ini mau dianggap teroris karena berjenggot?
atau para dosen?

wuussh...
UGM membuka mata banget, bagi kalian yang dulu pernah merasa minder dianggep aneh karena penampilan islami kalian, atau bagi kalian yang pernah menganggap aneh penampilan islami seseorang coba deh mampir ke UGM Yogyakarta...

Say Good Bye?

Jadi sedih rasanya pas lihat temen-temen blogger pada pindah beralih ke wordpress...
aku heran, apa sih alasan mereka berpaling...
aku bingung, gimana follow kalian di sana...
seakan lebih terpisah lagi dari jarak...
mbak vivin, zulfa, terus siapa lagi?
dan post ku ini hanya akan menjadi sebuah batu di jalan...
yang akan tetap ada walau gak semua melihat...

Teknologi dan Literasi

salah satu foto pertama dari HP pertamaku,
ketika lomba di Yogyakarta, 2008
Kata Mas Audrey, Asisten Dosen Teknologi Informasi Kontemporer
"Facebook itu mengurangi daya literasi kita, membuat kita malas membaca dan menulis"

Wah, aku setuju dengan pendapat beliau, tapi sebenernya bukan salah facebook menurutku tapi 'mengobrol' yang berlebihan menjadi penyebab masalah utama...
seperti kata guru SD kita, "Jangan banyak ngobrol di kelas!"..

Aku punya HP pertama ketika SMP kelas VIII hadiah dari lomba paling bergengsi zaman itu, Kuis Bintang Pintar Ultra. Dan, sejak itu hidupku berubah, aku jadi banyak main HP, SMS atau apalah yang gak jelas,...
bukan menyalahkan PT Ultrajaya yang memberikan HP, tapi merasa aku sendiri yang gak bisa ngatur waktu...

kalau sebelumnya aku belajar dari bangun pagi sampai mau tidur malam pas UAS, sejak punya HP aku belajar cuma malemnya itu pun masih sambil megang HP...

kalau dulu ketika ditanya, "Apa hobimu?"  maka aku tegas "Baca apa aja"
sekarang ketika ditanya, "Apa hobimu?" mesti langsung inget, bingung, sedih, mau ngomong apa...

sebagai pengimbang dan penstabil daya literatur kalian menghadapi teknologi ini, maka kusarankan:
  • cari-cari tutorial sesuai kemampuan kalian, kembangkan skill komputer kalian! jangan sampai ketika Ayah kalian bertanya,"Bisa bantu buat surat pakai komputer, nak?" dan kalian hanya bisa menggeleng-geleng kepala karena tidak bisa, padahal kamu menghabiskan rata-rata 5 jam sehari di depan internet...
  • tambah ilmu pengetahuan dan wawasan melalui wikipedia.org, atau forum-forum belajar...
  • Dan jangan habiskan internet kalian dengan facebook dan twitter...itu bener-bener menghabiskan waktu dan kurang manfaat...eksplorasi dunia internet...
"Jelajahi internet, Ambil Positifnya, Teguk Ilmunya"

Green Computing, Save the Paper

Salah satu pohon -mungkin satu-satunya-
yang berwarna merah daunnya di FMIPA Utara UGM
"Kita sebagai mahasiswa ilmu komputer pastinya merupakan pengguna sumber daya alam besar seperti listrik dan bahan-bahan elektronik lainnya, maka dari itu kita juga harus ikut berkontribusi dalam perbaikan alam", mbak mas himakom

gak tahu yang ngomong itu serius atau bercanda tapi kata-kata itu ngefek banget ke aku...
daleeem...
bayangin aja, selama ini aku sering banget pakai laptop gak berbaterai...
itu artinya aku nancepin kabel laptop ke saklar terus-terusan...
nah, sudah berapa watt listrik yang terpakai selama ini?
bukan masalah biaya rekening,.. bukan itu...
tapi masalah sumber daya alam...
bayangin aja di pelosok sana ada orang yang mesti belajar dengan diterangi lilin...
sedangkan kita, facebookan sampai berjam-jam...
Astaghfirullah...

Pelajaran menghemat listrik udah kita pelajari sejak SD, tapi ternyata pengaplikasiannya tidaklah segampang itu, kadang kita dibuat lengah..

terus satu lagi...
"Sudah saatnya kalian gak pake buku, pake laptop dong, atau tablet, lebih cepat, lebih rapi dalam mencatat", Pak Azhari, Dosen matakuliah teknologi kontemporer

masih berhubungan dengan pemanfaatan teknologi dengan bijak..
perkataan beliau memicu pemikiran ini...
pernahkah kalian merasa ada yang salah dalam kebiasaan kita...
karena setelah kita pakai laptop berjam-jam
dan kita masih saja menulis di kertas untuk mencatat...
di kertas! ya di kertas! yang terbuat dari serat selulosa pohon yang berarti semakin banyak kita menggunakan kertas, maka makin banyak pula pohon yang mati ditebang....
kita benar-benar makhluk yang tidak menghargai alam..
sudah pakai listrik seenaknya, kertas juga masih dihambur-hamburin...

aku tidak melarang penggunaan kertas...
tapi sayangilah kertas...
manfaatkan semaksimal mungkin...
sejak mendengar perkataan beliau aku mulai menulis coret-coret perhitungan di kertas brosur, kertas bekas gunting-gunting, formulir yang gak dipakai, sisa fotokopi...
kalau kalian pengguna laptop akankah lebih baik dibuat file di laptop, kurangi penggunaan kertas...
kalau tidak, tetap manfaatkan kertas untuk belajar, bukan untuk membersihkan lantai yang basah...
ayo, hematlah penggunaan kertas...

sudah saatnya kita mulai memperhatikan alam...
tidak sekadar berkutat dengan ciptaan manusia lalu melupakan ciptaan Allah...

15 days in Yogyakarta

Kayaknnya ini satu-satunya fotoku di blog ini, juga di kampus --"
insya Allah hari ini tepat hari ke 15 aku di Yogyakarta....
menuntut ilmu di kota pelajar, di kampus kerakyatan Universitas Gadjah Mada....
dan sudah lebih dari seminggu merasakan dunia kampus...

sekarang aku mau cerita kesan-kesanku...

Cuaca
Puuuuaaanas kayak di Surabaya kalau lagi terik-teriknya...
mungkin sebenernya biasa aja, tapi karena aku mesti jalan kaki dari kampus ke kosan dan melalui jalan tanpa pohon rindang, mungkin kalian akan bilang aku sudah semakin hitam saja...
tapi kalau malam anginnya bisa bikin masuk angin...
jadi jangan lupa pakai jaket saat malam...

Biaya Hidup
Muuuuuuraah banget, nasi porsi standar, sayur, lele goreng, sambel, teh anget, cuma Rp 6000, bahkan masih bisa ditekan lagi. Aku pernah makan cuma < Rp5000 sehari...
Untuk transportasi, kalian bisa pake sepeda kampus

Kuliah
Buuuuuueeda banget sama sekolah,..
jadwal lompat-lompat, tempat lompat-lompat, dateng lompat-lompat...
gak ada bel bunyi, ganti-ganti kelas terus, ganti-ganti temen terus, kenalan lagi...
seminggu aku kuliah di 3 tempat yang berbeda, dengan jarak lumayan jauh...
1. di MIPA selatan, dekat mirota kampus, nyaris menjadi ujung selatan UGM...
2. MIPA utara, deket gedung pusat UGM, nyaris menjadi ujung utara UGM...
3. Fakultas Filsafat, di timur UGM, bukan ujung... tapi tahu kah kalian, UGM itu luasnya > 350 hektar!
perjalanan yang menyenangkan, bisa sekalian refreshing dan olahraga...

untuk jadwal, terasa aneh banget, banyak jam kosong, jadi lebih sering bingung mau ngapain -.-
dan akhirnya memutuskan ke perpus untuk bertapa...
share tentang matakuliah, unik banget loh..
di prodi ilmu komputer, semester satu, koding nyaris gak ada (ada yang bilang di akhir semester)
tapi mata kuliah matematikanya sampai bikin kadang lupa, aku kuliah di prodi mat atau ilkom...
materi logika aja sampai 2 mata kuliah,
sebenernya ini yang malah bikin aku semangat...
soalnya niat kuliah ilkom juga pingin nyari yang gini...
kata pak dosen "semester satu ini matematika kalian mesti mantep, biar semester berikutnya lebih gampang"
sip pak...

bagian terseru ketika balik ke kos...

ketika mau buka pintu kamar kos yang terkunci...

tahu kenapa? main lah sekali-sekali ke sini...

Dari PPSMB Pascal 2012

Sayang banget gak ada fotonya,..
PPSMB 3 hari yang penuh kenangan...
Mulai dari tidur malam di Perpus Pusat UGM, sampai minta anterin orang gak dikenal karena telat...

Dan tema "wayang" yang diambil panitia PPSMB Pascal tahun ini keren abis lo...
Jadi nama sie-nya diubah sesuai tema...
Sie acara = Dalang
Sie pubdok =  Juru Woro-Woro
Sie komdis = Wadyabala
Sie prop = Cantrik
Ketua = Prabu
Pemandu putra = Kiyai
Pemandu putri = Nyai


dan to the point aja, bagian penting di sini adalah...

"Kita Mahasiswa bukan pencari IPK, bukan pencari pekerjaan, kita di sini mencari ilmu untuk mengabdi untuk bermanfaat bagi sekitar kita"


Dari PPSMB Palapa UGM 2012


Filosofis banget...
itu ucapan pertamaku waktu masuk UGM...
dalam pemberian nama, atau pemilihan tema, UGM mementingkan sebuah makna dari pada estetika...
misalnya nih untuk nama PPSMB (Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru) UGM, panitia menggunakan nama PALAPA (bukan singkatan) yang berasal dari sumpah yang dicetuskan oleh Mahapatih Gadjah Mada untuk mempersatukan Indonesia...
Begitu juga dengan PALAPA dengan makna mempersatukan setiap disiplin ilmu untuk Indonesia lebih baik...

Lalu ada lagi istilah Gamada atau Gadjah Mada Muda, yang akan meneruskan perjuangan Patih Gadjah Mada...
warna jas almamater yang berupa warna karung goni, warna perjuangan...
sebutan kampus biru, yang bermakna tanpa batas seperti langit biru dan diap diarungi layaknya samudera...
dan masih banyak lagi...

sesuatu yang membuatku bangga berada di sini adalah ke-filosofis-an itu tadi..
dan juga satu lagi..
tentang bagaimana UGM begitu menghargai perjuangan rakyat zaman dulu...
Universitas Kerakyatan, bermakna kita akan terjun ke dunia rakyat, mengabdi dan mengarungi hidup bersama mereka, tidak sekadar bekerja untuk memperkaya diri, tapi UGM melatih mahasiswanya untuk berbakti pada ibu pertiwi...

Bakti kami mahasiswa gadja mada semua
kuberjanji memenuhi panggilan bangsaku
di dalam pancasilamu jiwa seluruh nusaku
kujunjung kebudayaanku kejayaan Indonesia

Bagi kami almamater kuberjanji setia
memenuhi dharma bakti tuk Ibu Pertiwi
di dalam persatuanmu jiwa seluruh bangsaku
kujunjung kebudayaanku kejayaan nusantara

[hymne gadjah mada]

Di kamarku

Di kamarku berukuran 3 x 2.5 Meter
Sendowo blok E no. 111 C
Aku menghadap barat
Duduk di tempat tidur dan menghadap laptop
Terpampang sisa getuk tadi siang di belakang laptopku
Juga tisu yang masih penuh dan uang receh dari saku celanaku
Mengenakan kaos merah kesukaanku juga celana Smala Sport
Dan dalam kondisi kenyang setelah menikmati lele goreng
Dengan suasana hening dan agak dingin
Sambil menunggu datangnya hari yang akan memulai segalanya
Aku ucapkan

"Jujur, aku bingung mau ngomong apa, ini hanya akan menjadi post yang menggantung, dan peluncuran kategori baru, Gamalife"

Surabaya, last episode

wah, sudah mau berangkat ke jogja gak kerasa,
Ini adalah episode terakhir postingan blog di Surabaya,

padahal banyak tempat di Surabaya yang pingin tak kunjungi dan belum kesampaian,
hidup 18 tahun di dekat Al-Akbar, gak membuatku sempat naik ke menaranya,
aku juga pingin menikmati pagi di taman pelangi A Yani...
yah, mungkin suatu saat nanti

dan enggak tahu kenapa kemarin aku kepikiran utnuk mengganti nama blog ini,
memulai semuanya dengan baru, di kota baru, teman baru, kehidupan baru...
#infoGakPenting

Yah, jujur saja, aku mulai merindukan banyak teman di sini, teman-teman SD, SMP, SMA, Adik kelas, kakak kelas, keluarga, guru-guru, orang-orang yang gak dikenal yang sering keluar di postingku, di depan mataku, di mimpiku, atau di manapun itu, juga semua makhluk ciptaan Allah di sekitarku yang mungkin akan berbeda di jogja nanti,..
tapi tak apa, rasa rindu ini aku yakin nantinya bisa membuatku menjadi lebih dewasa...

Dan, pesan terakhir sebelum berangkat,
kalau misal ada utang-utang atau urusan yang belum tak selesaikan tolong sms ya,

Selamat tinggal Surabaya

"Melangkah ke kota baru, menggapai mimpi"

Bismillahirrahmanirrahiim


---
eh, ternyata ini postingku ke 250 loh.. selamat posting ke 250 :)

Pak Nurys Syamsi

Pak Nurisy Syamsi. Wah-wah, gak nyangka, orang kedua yang mulai ku kangenin setelah lulus SMA adalah Pak Nurisy Syamsi, Beliau adalah guru bahasa Indonesia di Sekolah Mujahidin sama BKB Nurul Fikri...
Beliau itu orang pertama yang bikin aku stres dengan bahasa Indonesia...

waktu itu tes pertama di Nurul Fikri, cuma 7 soal...
cuma tentang ejaan, pelajaran SD bung...
skoringnya bener +4 salah -1,..
dan aku dapet skor...

-7

ya, minus tujuh, --"
kalau kalian kira itu bagus, sebenernya skor itu cuma bisa didapat dengan 1 cara, menjawab salah semua...

tapi, itu yang bikin aku bertekad, selalu datang di kelas Pak Nurisy, berdiskusi dengan beliau,
belajar nggetu di rumah, dan semangat untuk belajar bahasa Indonesia...
memunculkan motivasi untuk menjaga kebudayaan kita, yah, bahasa Indonesia...

sampai sekarang, rasanya belajar bahasa Indonesia itu bukan seperti belajar...
itu terlalu menyenangkan...
Beliau adalah sosok dengan pemikiran yang tajam dan penyampaian yang luar biasa mudah dimengerti...
begitu sistematis dan indah...
seakan pelajaran bahasa Indonesia itu seperti matematika yang bisa dilatih logikanya dan dihafal rumusnya...
Beliau juga tidak pernah menolak setiap pertanyaan yang aku ajuin via sms atau ketika bertatap muka dengan beliau walau bukan jam pelajarannya...

Dan kemarin aku dimintai tolong adekku untuk mereivew surat resmi tulisan adekku
Dan itu membuatku rindu dengan beliau
Semoga masih diberi kesempatan bertemu lagi,
Terima kasih pak, maaf saya belum pamitan...

Re-Post Islamic Art [8] Tolong...

Tolong... Cerita-ilmuku.blogspot.com


Dari Abdullah bin Umar bin khatab dari Nabi Saw, sesungguhnya Allah menerima taubat seoarang hamba selama nyawanya belum sampai kekerongkongan mereka [HR.Tirmizi]

Jaga semangat ini...
semangat menyucikan diri...
ketika tinta hitam itu datang...
setidaknya kalian punya pembersihnya...


Islamic Art [21] End of Ramadhan


Sebuah akhir dari Ramadhan
kita tidak bisa menghentikan
ambillah sebuah oleh-oleh
sebuah kebiasaan baru
mengaji setiap hari
shalat malam
tak usahlah banyak
yang penting komitmen
dan teruskan
walau sedikit yang penting istiqomah

Read Me


Kembali ke puluhan tahun yang lalu...
di mana debu yang sekarang berada di makam perjuangan,
masih bergerak dan memperjuangkan kehidupan negara ini...
di mana kita yang melupakan mereka ini, masih jauh dari kehidupan di dalam rahim...
disaat sebuah gerakan kuat menghantam dan menggegerkan dunia dan itu semua dari tanah kita...
tanpa rasa takut, gentar, cemas menghadapi penjajah...
karena mereka tahu,
keringat para BKR,...
darah Panglima Sudirman,...
harta warga Bandung,...
keluarga Jenderal Nasution,...
bahkan kematian Komodor Yos Sudarso,...
itu semua mereka berikan....
sebagai hadiah kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia...
maka... apa hadiah kita untuk ulang tahun RI hari ini?

Function

Sakit hati itu tentu terasa...
ketika kau menerima sebuah kenyataan mengecewakan...
tentang keberadaannya...
yang seharusnya sesuai dengan fungsi...
dimana menerbangkan ketika kau jatuh...
dan menjatuhkan ketika kau terbang terlalu tinggi...
ternyata hanyalah pemanis penghibur hati...
memberi tampilan palsu...
terus mengangkatmu tinggi..
ke luar atmosfer...
hingga mati, karena jatuh, karena tidak ada oksigen...

Untuk Indonesia untuk adek-adekku

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisaTapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenganglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

[Krawang-Bekasi, Chairil Anwar]

Nemu puisi bagus itu pas lagi search tentang makna kemerdekaan bagi orang-orang terdahulu...
Dan persiapan buat kemerdekaan RI besok,...

setelah didalami maknanya, kok ini jadi cocok juga untuk pesan buat adek-adekku...
di Smala, di SKI, di Robotika, di Olimpiade, di Kelas XII, di Kelas XI, di Kelas X, di Rumah....
Aku sudah terlalu tua dek dan giliranku juga sudah selesai...
2 minggu lagi aku akan memulai langkah baru, di Kota Pelajar...
menjadi adek dari mbak-mas baru...
sebelum aku lupa, sibuk, atau pulsa internet ini habis...
maka, aku ingin berpesan...
untuk semua adek-adekku...
untuk...
jangan contoh aku ya...
aku adalah contoh buruk bagi kalian...
kalian harus bisa lebih baik dari jasad berdebu ini...
jadikanlah tulang belulang ini sebagai alas kalian berjalan...
melangkah... memaknai... menuju impian... dan memberikan kami arti...

Ramadhan 1433 H [4] Tarawih

Shalat tarawih itu kayak grafiknya - tan x | 90 < x < 180
dengan sumbu x itu waktu dan sumbu y itu jamaah shalat
gak semua masjid seh, yang menerapkan grafik itu
beberapa pake grafik linier dengan gradien minus atau grafik x saja
selama ini belum pernah bertemu yang gradiennya positif atau malah grafik y=x^2
semoga saja ada di dunia ini...

dan satu lagi kritik tentang shalat tarawih Indonesia
dalam buku Sifat shalat nabi karya Syaikh Albani,
beliau menuliskan berdasarkan hadits riwayat Abu Daud bahwa Rasulullah, membaca Al-fatiha dengan ayat demi ayat, tidak menyambungnya, apalagi membacanya dengan satu tarikan napas...

lihat referensi lain di sini

Iklan Axis Hap Ramadhan 1433H

sudah lihat episode -mungkin- terakhir dari petualangan Hap di iklan Axis?
gimana pendapat kalian?
kalau seandainya ada pemilihan iklan ramadhan terbaik tahun ini...
dan aku jurinya..
aku ambil deh iklan Hap ini sebagai juaranya...

sedikit review:
iklan bermula ketika hap pingin jadi kiper, gak tahu gimana kayaknya bakat jadi kiper itu sudah ada sejak lahir, selama 2 episode Hap gagal untuk jadi kiper, sampai akhirnya di episode terakhir, dia berhasil, yah, berhasil, tapi tetap enggak jadi kiper... dia berhasil memanfaatkan ilmunya untuk hal lain, bahkan sampai mbuka Hap Academy,..

sumpah, mesti terharu inget cerita ini...
bayangin aja, ini di luar dugaan, aku tahu pasti akan berakhir bahagia...
tapi gak nyangka seperti ini..

iklan ini mengingatkan kita dengan firman Allah Q.S Al-Baqarah: 216
pernah aku buat Islamic Artnya di link ini

ini sesuatu banget bagi kita yang baru saja mengalami SNMPTN, sebuah batasan yang dibuat pemerintah untuk para pemuda-pemudi yang ingin melanjutkan mimpi ke jenjang kuliah

Dan, jangan pernah bilang aku di sini promosi provider kartu ini,...
tidak, aku bukanlah pengguna, bahkan tidak keluargaku...
tapi, iklan ini memang bagus...
dan cobalah untuk mengambil hikmah di setiap mata memandang, di balik setiap cobaan...

Sebuah happy ending itu selalu ada, tapi, tidak selalu mudah ditebak...

My Lady

Dia orang pertama yang ku ingat namanya di kelasku...
Tentu, karena aku gak tahu kalau Nurulita ada di sana...
Dan dia orang pertama yang -jujur- kurindukan setelah perpisahan ini...
Kesan pertama melihatnya, dia adalah orang yang sederhana dan sopan...
Orang yang rendah hati dan mungkin menyenangkan...
Dan ternyata itu terbukti setelah tiga tahun ini...
Dia menjadi sosok luar biasa...
Seseorang yang tabah dan tenang...
Tidak terlalu mudah terpengaruh...
Pemberi tawa dan juga keseriusan...
Dengan pemikiran yang tidak terlalu jauh beda...

Kemarin aku bersungguh-sungguh betul untuk ke bandara...
Karena dia di sana, dan setidaknya aku ingin bisa memberi ucapan perpisahan...
Setelah dia banyak menginspirasi...
Tentang persahabatan..
Tentang ketekunan...
Dan tentang menjadi sosok yang diingat...

Mungkin seperti inilah persahabatan, maaf, kekeluargaan...
Dimana perpisahan selalu menjadi part paling sulit...
Dan semoga dia sukses di sana...
Berhasil...
Karena satu lagi manusia yang ku kenang dari SMAN 5 Surabaya...
My Lady It's not a Lady...

Ramadhan 1433H [3] Logika Optimasi

Ramadhan tidak lepas dengan berbuka puasa bukan?
bukan ramadhan namanya kalau gak berbuka...
nah, bicara tentang makan-makan, aku teringat dengan perkataan mas Rizki,

"Kalau mau cepet pesen jusnya 3 macam aja maksimal", kira-kira seperti itu...
jus pake s bukan z, artinya buah yang dihaluskan dikasih air dan dicerna dengan cara diminum

kenapa bisa begitu? timbul pertanyaan... //pak wisben
jadi karena biasanya tukang jual jus itu cuma punya satu blender, maka akan ada waktu mencuci gelas blender sebelum berpindah ke jus yang berbeda buah... off course itu akan memakan waktu, bayangin aja kalau ada 30 orang dan mereka pesen jus dengan buah yang beda-beda...
bisa keburu ilang nafsu ngejusnya...
tapi kalau mereka ngejus dengan buah yang sama kan lebih cepat, karena gak perlu nyuci dan gelas blender bisa diisi lebih penuh agar lebih cepat...

itu awal mula kalau ternyata "logika optimasi" bisa digunakan secara "real" di dunia nyata, bukan di atas kertas...dan aku pun menggunakannya...

bulan puasa minggu pertama aku pergi ke toko buku yang tidak ku sebut namanya...
dateng pagi, masih sepi, lihat-lihat, baca buku yang terbuka, mencatat beberapa poin penting di hp, mencari-cari buku bagus, pulang, enggak beli buku, buka internet, nyari ilmu tentang poin-poin tadi, pergi ke toko buku bekas beli buku bagus yang harganya tereferensi dari toko buku tadi.... optimal...

bulan puasa minggu pertama, habis tarawih bareng temen makan di Al-Akbar, dan dapet kedai prasmanan...
dan wait...
berpikir optimasi... loading...
kira-kira gimana ya penjual ini menghargai  masakannya?
jarang-jarang nih makan prasmanan, uang pas-pasan lagi...
apakah berdasarkan berapa banyak jenis makanan yang ku ambil?
atau seberapa banyak porsi makanan tiap jenis yang ku ambil?
atau malah keduanya...?
...loading...
sudahlah gak usah dipikir...
makan aja...
langsung ambil sayur secukupnya dan lauk juga satu jenis seperlunya...
waktu membayar...
ternyata...
logika failed...
//kenapa kok gak tak pikir dulu seh  --


sebuah inti dari cerita panjang lebar yang nyaris gak penting ini adalah...berpikirlah sebelum bertindak...ingat berpikir ini tidak sekadar "perlu tidaknya melakukan"...tetapi juga "bagaimana cara terbaik untuk melakukan"...

Ramadhan 1433H [2] Cobaan

Dari Mush’ab bin Sa’id (seorang tabi’in) dari ayahnya, ia berkata,
"Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?"
Beliau menjawab,
"Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa."
[HR. Tirmidzi no. 2398]

Dapet pelajaran besar tentang sebuah ujian dan cobaan...
Dari seorang teman yang insya Allah tak terlupakan...
Begitu besar ujian yang menimpanya...
Membuatku minder, merasa begitu kokohnya iman dia...
Sedangkan aku, aku masih jauh, berada jauh di level belakang...

Ramadhan 1433H [1] Mengaji

Banyak mendapat pelajaran...
mulai dari pelajaran komputer sampai rohani...
mungkin nanti aku bahas setiap pelajaran dalam setiap post, tapi untuk kali ini aku tulis satu dulu...

Terinspirasi dari Mas Himas El-Hakim
tentang membaca Al-Quran...

Bulan ramadhan adalah bulan Al-Quran kata beberapa ustadz ketika ceramah di tengah tarawih,..
Al-Quran menjadi objek yang paling trending...
di setiap masjid diadakan tadarus bersama, membaca, mencari pahala...
di setiap rumah terdengar dengungan halus, bukan suara lebah melainkan lantunan ayat suci...
sunggu indah bukan?

tapi, apa motivasi kalian membaca Al-Quran?
bukankah setiap amalan tergantung dari niatnya?

Dulu pas aku masih kecil aku dijanjiin ayahku, "1 Juz 5000 rupiah"
off course aku suka banget khataman Al-Quran...
sampai akhirnya aku tersadar di akhir tahun-tahun SD, itu adalah niat yang salah,...
tapi setidaknya itu sudah membantu menciptakan kebiasaan...
bagaimana dengan kalian?

kalian masih begitukah? berharap imbalan dari bertadarus ini?
atau hanya ikut-ikutan tren?
atau pingin balapan banyak-banyakan khatam?
hmm... jangan ya *senyum

semoga ini bisa memotivasi...

"Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” [HR. Muslim]

"Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu‘anhu berkata: "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf" [HR. Tirmidzi]

"Aisyah radhiyallahu‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala" [HR. Muslim]

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk [QS. Hud: 114]

Ayo, tata niat, dan berlomba mendapat pahala di bulan yang meriah ini :)

gambar dari syaamilquran.com

Islamic Art [20] SABAR


Islamic Art [19] Ramadhan Kariim

...Alhamdulillah,..
...Marhabban ya Ramadhan...
...Tahun lalu aku punya kenangan buruk dengan ramadhan...
...semoga gak keulang tahun ini...
dan
jangan komentari desainku kali ini kalau kurang bagus ya
-kayak yg lain bagus aja-
-maaf, belum bakat kaligrafi-

Islamic Art [18] Laa Taghdhab


thanks to SNMPTN

"Studies are drugs, when you're given a problem you don't understand, it becomes unacceptable and you become sick..." 
-Dragon Zakura, eps 08-

"Kalau kamu nemukan problem, terus kamu belum bisa selesai, bisa tenang kamu? bisa-bisa sampai gak bisa tidurkan?"
-Pak Rully Soelaiman-
 
Dan aku rindu dengan soal-soal itu..
Baru kenal dengan kimia kurang dari 1 tahun yang lalu...
Dan mungkin tak kan jumpa lagi...
Rindu Belajar...
Rindu masa berjuang...
di SNMPTN...

-perpisahan-

Analogi kondektur dan sopir

ini merupakan perjalanan kesekianku menggunakan bus menuju Yogyakarta...
tapi ini merupakan perjalanan paling berkesan...

aku duduk paling depan, tapi bukan di belakang sopir...
dari sini setidaknya aku bisa menikmati view paling bagus dan mungkin menegangkan...
tapi ternyata bukan itu yang menjadi konsentrasiku...
melainkan percakapan kondektur dan sopit bus ini yang membuatku tak rela tidur...

sebuah analogi luar biasa dalam kehidupan...
ketika sang sopir mengawasi sisi kanan bus dan kondektur pada sisi kirinya...
saling bersahutan menciptakan gerakan terkoordinasi...
untuk menyalip kendaraan di depannya...

satu momen luar biasa ketika perjalanan setelah Ngawi...
saat itu di tikungan ke kiri di daerah bukan perkotaan di jalan yang agak sempit...

"Oke, kanan kosong belum kelihatan ada lampu", Pak Kondektur

bus langsung bergerak menyalip truk di depan...
bus bergerak ke kanan, di jalur lawan arah...
tiba-tiba aku melihat sorot lampu di depan di tikungan, oh...

"Awas crash", Paknya lagi, pak sopir lebih pendiam

mobil truk kecil sudah kelihatan, oh oh...
dan mobil itu mulai mengedipkan lampunya memberi isyarat
dan, bus ini masih belum berpindah jalur! masih lawan arah, oh oh oh...

sudah semakin dekat...

tambah dekat... mobil truk kecil itu juga tidak berhenti...

"Pak, nggenah ae sampeyan...", dalam hati

"Kiri!", Teriak Pak Kondektur...

bus bergerak ke kiri dengan cepat, dan semua selamat... tak ada yang tergores...

Indah banget rasanya...
gimana sang sopir begitu percaya dengan kepemimpinan pak kondektur..
dan bagaimana pak kondektur tidak mengecewakan amanahnya...
gambaran rumah tangga yang indah...
akankah?

Menjadi Mahasiswa

Sudah selesai deh masa SMA ku...
gak nyangka bentar lagi titel mahasiswa akan menempel di aku...
bicara tentang mahasiswa dan kuliah
akhir-akhir ini banyak artikel tentang "gak perlu kuliah"...
jujur, aja awal-awal baca artikel ini buat aku juga mikir males untuk kuliah...
sampai akhirnya aku inget, sebuah konsepsi yang sudah diajarkan Islam tapi sering kita lupakan...
yakni...

"The Purpose"

ternyata semua permasalahan hidup ini bisa diselesaikan dengan menanyakan kepada diri sendiri
"What is Your purpose?"

Kenapa kamu mesti kuliah?

- untuk kerja?
bukan untuk kerja yang dibutuhkan itu skill... bukan S1...
kalau skill kamu terbukti hebat, kamu bisa jadi wirausahawan tanpa perlu kuliah
hmm.. bukan jawaban yang pas...

- Ingin mengabdi kepada bangsa?
eh, terus kalau gak kuliah gak bisa mengabdi
wes, jelas salah...

- Ingin nyari gelar? penting ta?

- Ingin punya jas keren? butuh ta?

...

Alhamdulillah...
Aku sudah diterima di Ilmu Komputer UGM...
dan ketika ditanya pertanyaan seperti di atas...

maka jawabanku:

Aku kuliah bukan untuk menjadi programmer,
untuk menjadi seorang programmer, kalian cukup belajar via internet dan tekun mencoba,
aku juga bukan seorang yang IT-holic, aku masih gaptek sampai sekarang...
tapi alasanku masuk ke jurusan ini... adalah menemukan konsep berpikir...
aku teringat dengan perkataan Pak Rully Soelaiman saat aku sedang ikut pembinaan olimpiade di ITS,
"Gimana caramu mengasah atau menunjukan kemampuan logikamu? ya dengan programming kan?"

setidaknya kuliah di sini insya Allah akan mengasah kemampuanku...
selain itu kuliah di UGM juga mengajarkanku tidak sekadar ilmu akademis, tapi juga ilmu kehidupan, dengan belajar mandiri merantau di kota pelajar...

semoga itu semua nantinya akan membantuku menggapai mimpi...
menjadi seorang guru yang di nanti murid-muridnya...

"logika yang baik seharusnya berhasil menciptakan solusi paling sederhana dari kasus paling rumit",
Rian Adam Rajagede, Ilmu Komputer UGM 2012

-perpisahan-

Harmoni Stasiun

beberapa hari yang lalu mulai hidup baru dengan menggunakan fasilitas umum..
kereta komuter...
itu hari kedua dari awal perjalanan ini...
salah satu nilai positif dari alat transportasi ini adalah biaya yang super murah...
bayangain aja dari stasiun gubeng, ke shelter kertomenanggal cuma 2000 rupiah...
dari pada naik bemo atau kendaraan pribadi, seharusnya komuter menjadi alternatif bagus...
keretanya masih bagus, kualitasnya gak kalah...
tapi nilai negatifnya ada di jadwal yang masih sering terlambat...
hari pertama aku naik, kereta terlambat 5 menit, gila, keren banget cuma terlambat 5 menit...
tapi hari itu, kereta komuter terlambat 1 jam! yah, 1 jam!
mungkin karena ada gangguan besar di perjalanan...
aku sempet berpikir, sebenernya keretanya yang terlambat atau aku yang ketinggalan kereta...

1jam di stasiun membuatku berpikir banyak...
nanti gini ya suasana ketika aku sudah kuliah...
sering pergi ke stasiun sendiri...
menunggu kereta...
mungkin sambil membaca buku atau mungkin sekadar berusaha mengingat Allah..
juga mengingat setiap memori masa SMA...
menciptakan alunan harmoni sembari menunggu waktu...

di kereta, karena terlambat, jadi kereta hari ini penuh sesak...
aku berdiri selama perjalanan setengah jam...
eh, suasana kereta kali ini sangat berbeda..
mungkin karena begitu ramai jadi para penumpang mesti berdesakan dengan orang lain yang tidak mereka kenal... dan itu membuat mereka tidak mungkin untuk diam saja...
dan percakapan panjang pun dimulai...
aku lupa percakapan apa saja...
mulai dari keluarga sampai pekerjaan...
tapi itu mengingatkanku dengan perjalanan panjang di jogja waktu itu...
di dalam bemo, bersama warganya yang ramah...

"stasiun itu suasanya mesti gini ya? ada orang datang dan pergi", Liga Primabaraka

-Perpisahan-

MS Paint Art

Akhir-akhir ini suka gambar pake MS Paint...
nggambar pake MS Paint itu berasa nglukis...
jadi mesti perhatiin pake alat apa, komposisi warna, sampai urutan mana yang mesti di lukis dulu...
seru lo...coba deh...

mohon kritikan untuk karyaku...

Bulan Laut

Silence Dead

Golden Sky

Ladang Mentari

Grey Oryx

Time Waktu

Kontribusi

[n] (1) uang iuran (kpd perkumpulan dsb); (2) sumbangan

Menurutku,
Kontribusi itu amalan atau sesuatu yang kita lakukan dengan niatan tulus untuk seseorang/lembaga, ingat dengan niatan tulus untuk seseorang/lembaga.

Menurutmu apa?

Kamu sudah berkontribusi?

Bersamamu

Sudah dua tahun aku bersamamu...
aku ingat, rumah Ega, menjadi saksi bisu awal pertemuan kita
teman-teman dekatku menjadi saksi hidup kebersamaan kita
sungguh indah masa-masa yang kita lalui itu

Dengan diterimanya ijazah ini oleh orang tuaku
maka itu menjadi peringatan sebuah akhir perjalanan...

aku bermimpi ingin mengajakmu ke Jogja suatu hari...
mengantarkanku kuliah...
di kota penuh cinta dan kenangan...

masih mungkinkah impian itu terkabul...
hanya Allah yang tahu...

sedih..
kehilangan dirimu bukan berarti karena aku begitu cinta denganmu...
bukan...
tapi, kehilanganmu membuatku merasa telah mengecewakanmu...
mengecewakan orang-orang di sekitarku...
membuatku lebih merasa bersalah dari pada kehilangan...

kehilanganmu, akan menajdi pelajaran besar bagi hidupku...
semoga juga bagi orang lain...

nikmat itu melalui tenggorokanmu tanpa terasa...
hingga kau merasa sakit karena kehilangan...

Ini kartunya

Di Sidosermo...
Dia duduk di bangku tua dengan wajah lelah...
Berteduh di bawah atap menara...
Berteduh dari sudut panas puncak mentari...
Sembari menunggu tergelincirnya dan tersimpuhnya...

Menyapa setiap pengendara yang datang...
Dengan senyum ringan yang tampak sejuk...
Tersenyum sedikit bergerak...
Tak tampak jelas oleh mataku...
Tapi ku tahu Beliau berkata Assalamu'alaikum...

Sangat ramah...
Membuat hati tetap tenang...
Setelah berlabuh dan akan kembali menuju gelombang hidup...
Membuat mata tersenyum setiap mengingatnya...


Sungguh, apa yang membuat ia seperti itu...
Ia hanyalah pria tua...
Dengan pakaian lusuh...
Penjaga parkir Nurul Iman...
Menyejukkan masjid itu dari gerbang utama...

Etika Di Dunia Maya...

"Di mana bumi di pijak, di situ langit di junjung"

Berdiskusi dengan banyak orang membuatku semakin mantap memahami tentang etika berinternet...
Internet merupakan dunia yang berbeda, berbeda dengan dunia yang kita tempati saat ini...
dan seperti peribahasa di atas...
maka pasti ada ETIKA yang perlu ditaati... INGAT, DITAATI !!

banyak dari kita yang seakan tidak sadar dan menganggap dunia maya = dunia kita...

beda bung...

mari kita perhatikan perbedaannya...
Kita fokuskan pembicaraan etika dunia maya di social network...
sebuah website yang pasti sering dibuka teman-teman...
apa sih tujuan social network?
menjalin kekerabatan via dunia maya? betul...
tapi, ternyata, hampir di semua social network, menggunakan konsep yang sama...
untuk mendekatkan hubungan dan kekerabatan, mereka menganggap itu bisa di capai dengan cara membiarkan orang lain mengikuti dan mengetahui setiap aktivitas kita...

itu salah...

berikut aku sajikan sedikit perbedaan etika yang mesti kalian lihat dan sadari...
----------------------------------------------

Kronologi

Berawal gak sengaja kepencet untuk mengganti model profil facebook...
lalu karena penasaran ku teruskan untuk mencoba...

salah satu kelemahan dari facebook timeline, atau kronologi, ini adalah begitu terbukanya privasi kita yang masa lalu. Cukup klik ini dan itu, semua percakapan kita yang pertama kali kita ucapkan di facebook bisa terlihat...
jadi, sekalian refreshing, ku hapusin satu-satu post-post aneh itu...

sambil menghapus aku mulai berjalan mundur..
dan melihat sebuah kronolgi...

Aku melihat percakapan pertamaku di Smala...
aku mengenal anak smala pertama melalui FB, Nurulita Aisyah...
dan siapa sangka, dia menjadi teman sekelasku...

Trie Sony K dan Fakhrudin Wira, teman laki-laki FB pertama dari smala...
weh, mereka anak yang friendly...
cukup lucu melihat percakapanku... hehe
Sony temen se-bridge ku... Wira temen se-perjuangan...

Milady dan Radja Polem, eh, mereka dulu anak robotika lo...
sempet repot pas diklat dan saling membantu setiap tugas...

Asrori dan wahyu, temen SMP terbaikku yang masih kontak-kontakan...
dan masih terus memotivasi...
menyemangatiku yang sangat pesimis...
bagaimana kabar kalian?

Temen-temen SMP lain yang ngucapin selamat karena berhasil masuk smala...

Dan Bagaimana SSKI menjadi Very Hot Topic, sebuah kondisi islami yang luar biasa...

Bagaimana Rubik menjadi Hot Trend...

Bagaimana sejarah memberi semangat...

Bagaimana sejarah menjadi renungan...

Bagaimana sejarah menjadi peristiwa, yang tak akan terulang...



Kronologi...

Wanita tua di Trotoar

Selepas maghriib...
hari mulai gelap...
Surabaya mulai dihiasi lampu-lampu jalanan...
hilangnya matahari membuat sel batang mataku mesti menyesuaikan diri...

tapi itu tidak membuatku seolah tidak melihat...
aku yakin tidak hanya aku yang melihatnya...
wanita tua di trotar...

sembari menunggu lampu merah menghijau...
ku melihat wajahnya yang lelah...
mungkin kah dia tidur?
karena letih menghadapi kerasnya aspal dan hitam putihnya zebra cross...
pakaiannya terlihat lusuh...
apa dia pengemis? atau hanya perantau jauh yang bingung beristirahat dimana?

Ku lihat di depan banyak mobil-mobil terdiam..
dan juga pengendara motor yang memperhatikan jamnya...
dua dari mereka mengobrol dengan suara yang agak keras...
sedikit membuat wanita tua itu terlihat penasaran...

lampu hijau pun menyala cukup mengagetkan...
ku rasa ku sempat melamun...
sambil bergerak aku masih memperhatikan wanita itu...
dia cukup memberi banyak renungan...

bagaimana nanti ya ketika aku mulai tua?

akankah aku menjadi orang-orang yang sendiri menghadapi hidup...
tanpa saudara...
tanpa keluarga...
tanpa orang tua...
berjuang sendiri membunuh waktu...
hanya mengobrol dengan tetangga yang sebenarnya hanya kasihan dengan ku...

atau aku malah menjadi seseorang yang menghabiskan teh hangat setiap sore...
didampingi istri yang penuh cinta...
dengan senyuman cucu-cucuku...
membuat ku merasa begitu berharga...
merasa enggan kehilangan mereka...

atau mungkin... aku menjadi direktur besar...
yang mengisi sorenya di hadapan laptop..
di dalam mobilnya...
melintasi perempatan tanpa berkedip...
lupa seberapa tuanya aku...
tak memedulikan lagi...
wanita tua di trotoar...

-------------------------
ilustrasi gambar dari ericamascalova.com

Our Turn...

"Every great magic trick consists of three parts or acts. The first part is called "The Pledge". The magician shows you something ordinary: a deck of cards, a bird or a man. He shows you this object. Perhaps he asks you to inspect it to see if it is indeed real, unaltered, normal. But of course... it probably isn't. The second act is called "The Turn". The magician takes the ordinary something and makes it do something extraordinary. Now you're looking for the secret... but you won't find it, because of course you're not really looking. You don't really want to know. You want to be fooled. But you wouldn't clap yet. Because making something disappear isn't enough; you have to bring it back. That's why every magic trick has a third act, the hardest part, the part we call "The Prestige"."

menciptakan akhir yang luar biasa itu baguskan?
seperti bagaimana akhir perjuangan Rasulullah shalallahu 'alahi wassalam...
kehidupan kuliah sebentar lagi akan kita tempuh...
kehidupan kuliah merupakan awal kita bertemu dengan kenyataan dunia...
part dimana kita sudah memilih jalan kita....
part disaat rencana bertemu dengan kenyataan...
part yang tidak bisa disepelekan...the Pledge...

aku salut dengan orang-orang yang sudah mempunyai mimpi jauh...
seperti menikah umur sekian, bekerja di mana, atau malah punya anak berapa...
mimpi seperti itu yang bisa mengarahkan dia...
meneguhkan dia dari keterombang-ambingan dunia...
dari buruknya kenyataan di luar sana...
tidak sekadar ikut-ikutan teman...
atau terpaksa oleh sistem...
menciptakan sebuah tindakan baik...
yang diharapkan...
called The Turn...

kita angkatan 2012...
setelah ini, entah kapan dan dimana lagi kita akan bertemu...
terlalu luas waktu dan ruang diluar sana yang akan kita tembus...
mungkin salah satu dari kita gak akan bertemu lagi selamanya...

semoga, dimanapun kita berada...
kita masih bisa mengamalkan semua ajaran yang kita dapat selama ini...
di SD, SMP, SMAN 5 Surabaya...
karena itu adalah inti belajar, yaitu mengamalkan...
memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga, sahabat, masyarakat, dan negara...
menjadi bermanfaat...
menunjukan pada dunia, The Prestige...

Islamic Art [17]: Lingkungan...

Sudah cukup banyak orang yang berubah
terpengaruh lingkungan
menjadi lebih baik
atau sangat buruk

Movie!!

Entah kenapa kepenatan pra-SNMPTN ini membuatku memilih film sebagai perisitirahatan...
dengan memegang teori
"Di SNMPTN yang kalian butuhkan bukan grammar, tetapi pemahaman bahasa Inggris yang baik"
dan aku memilih solusi untuk belajar dengan memahami subtitle film...
walau sebenarnya Guru bahasa Inggrisku menyarankan untuk membaca buku atau artikel luar...

Dan setelah solusi dan diskusi dengan Mas Rizki [Guru TIK, eh, maaf, mantan guru] yang punya pengalaman perfilman yang bagus, akhirnya aku menonton banyak film yang menurut beliau bagus...

Dan setelah sekian (gak) lama menonton, aku jadi pingin membuat daftar film-film bagus dan "LAYAK" untuk ditonton, bukan film porno atau horor gak jelas yang gak ada manfaat nontonnya...

berikut listnya...

1. Hello Ghost, best ending, best movie, prepare your tissue paper... 
2. My Name is Khan, Proud to be Muslim... 
3. Rang de Basanti, a friendship and a spirit... 
4. Remember the Titans, true story to change the world...
5. Dragon Zakura, a Dreams... 
6. 3 Idiots, Believe with your self... 
7. Mulan, it's not about honor... 
8. Like Star on Earth (Taare zameen par), Every Child is Special...


mungkin delapan dulu aja..
jangan kebanyakan nonton film...

satu pesan sebelum kalian lihat film-film ini...
aku harap,...
kalian niatkan menonton film ini untuk refreshing sekaligus belajar bahasa inggris...
aku enggak pingin kalian nonton film-film ini dengan subtitle bahasa Indonesia...
atau kalian niatkan untuk mengambil hikmah di dalamnya...
jangan memaksakan diri... gunakan waktu sebaik mungkin..
sekiranya ini tidak penting, tak usah kalian tonton...

semoga ada kemajuan di kemampuan bahasa Inggris kalian,...

Menurutmu? Agama itu...

Copas artikel dari blognya Mbak Vivin...

"Cukup sering aku mendengar komentar orang, baik teman maupun asing, yang kurang lebih berkata begini, “Aku beragama, tapi ya yang biasa aja, nggak yang berlebihan kayak mereka.”

‘Mereka’ di sini biasanya merujuk pada orang-orang tertentu yang dipandang ‘religius banget’. Bagi yang muslim, mereka biasanya dilabeli sebagai ‘anak rohis’, ‘anak ski’, atau ‘anak masjid’. ‘Berlebihan’ sering juga digantikan dengan kata ‘lebay’ yang konotasinya lebih negatif.

Apalagi kalau komentar itu ditambahi justifikasi begini, “Kan yang berlebihan itu nggak baik!” Duh, sedihnya lipat-lipat deh.

Aku ingin menitikberatkan pembahasan pada kata-kata yang kucetak miring.
Pertama, sebenarnya apa sih ‘beragama secara biasa aja’ itu? Apa juga maksudnya ‘beragama secara berlebihan’?

Bagiku sederhana saja. Kita harus tahu dulu ‘beragama’ itu seperti apa, dan standar-standarnya bagaimana. Barulah kita bisa menentukan apa yang ‘biasa aja’ dan apa yang ‘berlebihan’. Ini seperti kalau kita mau mencuci dengan deterjen. Kita harus baca petunjuknya dulu lah baru bisa tahu seberapa takaran yang ‘biasa’ dan seberapa takaran yang ‘berlebihan’.

Lha tapi orang-orang yang sedang dalam perjalanan mencari tahu ini sering kali malah dilabeli ‘berlebihan’ duluan. Bingung kan?

Hal kedua yang perlu direnungi adalah konsep berlebihan itu sendiri. Bedakan ‘berlebihan’ dan ‘mulia’! Berlebihan itu seperti orang yang menghambur-hamburkan uang dengan percuma. Mulia itu seperti orang yang menghambur-hamburkan uang untuk membantu orang lain, bahkan saat dirinya sendiri dalam kesempitan. Bisa ditangkap? Jadi, please, melaksanakan ibadah sunnah (apalagi ibadah wajib) itu bukan berlebihan!"

Hanya ada dua pilihan masuk akal: beragama secara total atau sekalian tidak sama sekali. Memilih suatu standar di tengah keduanya adalah hal yang aneh. Seriously.

----akhir copas-makasih Mbak-----

Akhir-akhir ini aku sering nonton film...
bukan buat buang-buang waktu...
sekadar refreshing dan belajar bahasa Inggris...
salah satu film yang ku tonton adaalah film 'My Name is Khan'...
ini film bagus...
dan juga salah satu quote nya...

Prayer should never depend upon the place or the people
it should depend only on your belief, Rizvan Khan, My name is Khan...


Sahabat