Itu Dulu...

Malam bukan hal yang aneh...
tapi indah...

bintang yang gemerlap...
lampu yang berkedip...
keceriaan yang bersambung...

tapi, itu dulu...

ketika mataku belum seburuk ini..

bahkan sulit untuk melihat indahnya bintang...
wajah ceria mu...
di malam...

dalam seakan buta...
dalam dekapan yang gelap...
maaf, jika menjadi sulit menatapmu...

tapi, itu juga dulu...

kini ada semangat baru...
walau malam tak sejernih dulu...
ku masih bisa nikmati malam seperti dulu...

dengan cara baru...

dengan telingaku...
dan tawamu...

dengan kulitku...
dan sentuhanmu...

dengan hatiku...
dan keceriaanmu...

Why...

pas kegiatan SAMURAI 2011 (Sambutan murid baru almamater lima)...
ada bagian acara nonton video motivasi buat adek-adeknya...
awalnya bingung milih yang mana...
jadi dari sekian video yang ada, panitia nonton satu-satu buat milih mana yang pas buat adek-adeknya...

terus sempet lihat video ini...
yang aku rasa merupakan video motivasi terbaik yang pernah aku lihat....
memang video ini gak terpilih untuk dilihatin ke adek-adeknya...
[karena beberapa alasan]
tapi menurutku...
ini video yang luar biasa...



Why...
do you have to be like others?

_

2 Years Ago...

"Aku duduk sini ya?"
"oh ya silahkan..."
pertama ketemu dengan dia...
yah, ku gak milih-milih... karena gak bawa kacamata, jadi ku pilih bangku terdepan...
gak ada feel aneh... dia anak yang sopan dan baik... dan luar biasa disubjek bahasa inggrisnya...

pergejolakan itu dimulai...ketika...
Cheerliar... sebuah tradisi yang menurutku menyenangkan tapi gak tahu juga bagaimana dengan pendapatnya.... ini merupakan titik perjuangan bersama pertama di smala... dan kulihat sebuah perbedaan...
dia lebih mementingkan diri sendiri...

ku ingat gimana mariatul menangis karena ulahnya...
ku ingat gimana ratna mesti marah-marah juga karena ulahnya...
ku juga ingat ketika hizha menampar pipinya...
hmm.. segitu parah rupanya dulu....

dia adalah tipe orang yang study oriented...
hidupnya belajar dan belajar.... mengingatkan ku akan sosok seseorang...
dia seakan tidak berharap akan ada persahabatan yang dibangun atas kebersamaan terpercik di kelas ini...

Cerita sebuah MOS

"Seperti sebuah salak, yang berduri kulitnya... tidak ada baunya... kita tidak akan bisa membedakan mana buah yang manis dan asam jika tidak mencobanya... karena itu... tidak sepatutnya kita bersu'udzon... sebelum kita mencobanya"
Dica Rasyid, PK Samurai 2011

Karena itulah yang memang sering terjadi di saat-saat tahun ajaran baru seperti ini....
banyak siswa-siswa yang lebih mendahulukan pikiran negatif mereka...
akan keberadaan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS)... 

di media-media sering disiarkan banyak peristiwa buruk yang berhubungan dengan kegiatan MOS... yang akhirnya membentuk segmen bahwa tidak ada MOS yang baik...
semua itu hanya sekedar perpeloncoan...

sebuah pemikiran yang salah inilah yang kadang menjadi pegangan para siswa baru..
sehingga tidak sedikit dari mereka yang kurang berpikir objektif dalam  menghadapi MOS...

saya akui, banyak sekolah yang saat MOS lebih menanamkan tentang senioritas...
bukan tentang nilai-nilai yang menjadi acuan keberhasilan MOS...
sebenarnya, menggunakan kekerasan dalam pendidikan bukanlah suatu keharusan...
bahkan, jika bisa harus dihindari...
jangan jadikan ini tradisi turun temurun...

Sia-sia?

gak ada perjuangan yang sia-sia...bahkan, ketika kau harus menyerah pun...Inysa Allah, Allah akan tetap memberimu reward yang luar biasa...

dan kisah itu pun dimulai...

di tengah hiruk pikuk toko-toko perkotaan...
dia kembali menyusuri jejaknya beberapa menit yang lalu...
mencari-cari..dengan wajah pucat pasi...


terlihat sederhana..
dia kehilangan selembar karcis pakir yang dia masukkan kedalam kantongnya beberapa jam lalu...

"Harus bayar 10.000 rupiah mas untuk dendanya", kata penjaga parkir ketika tahu dia kehilangan karcisnya...
terlihat murah bagi beberapa orang...
tapi tidak untuknya...
apalagi baru saja dia membeli beberapa keperluannya..
yang tidak murah...

"saya cari dulu ya pak", tak mau menyerah...

Terlewati...

Ya Allah...
lagi ini terjadi...
buruk..
tidak ku harap..

setan-setan terus menganggu...
mengindahkan mimpi-mimpi...
merubah hati...pikiran..

yang ada kini penyesalan...
dan ku coba untuk tidak melebur...
karena ku tak mau...

kalau mesti terlarut...
sedangkan matahari terus bergerak...
mengevaluasi banyak hal yang terlewat...
meniup waktu hanya dengan saran tanpa solusi...

biarkan ini menjadi pelajaran untuk esok hari...
kini segera lah bersimpuh...
berpikir solusi...

Desert Racer

Desert Racer...
 
Ketika panas gurun sedang berpijar...

Aku berlari...

Menembus serangan matahari...

Menembus ketenangan pasir kering...

untuk apa?

sebuah tujuan yang belum terlihat...





_____________________________

Bersyukur yuk...

Malam sudah larut...
seperti yang pernah aku post sebelumnya... malam itu indah bukan?
saat tepat untuk merenungi apa yang kita lakukan siang tadi...

Pernah tidak kalian merasa begitu kecewa terhadap apa yang kalian peroleh...?
begitu tinggi mimpi kita... tapi rupanya hanya sedemikian saja yang kita peroleh...
penuh penyesalan... kecewa... sakit hati...

Tapi pernahkah kalian berpikir sedikit keluar...?
berpikir bahwa rencana Allah selalu akan lebih baik dari pada rencana kita...
berpikir bahwa apa yang telah kita peroleh ini... bukan hal yang murah... bukan hal yang mudah...

terkadang kita hanya terpaku akan sebuah kegagalan...
dan membutakan diri dari sebuah hal yang sebenarnya patut disyukuri...

"barangsiapa dari kalian yang merasa aman di rumahnya, sehat badannya dan ia memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan telah dikumpulkan untuknya dunia beserta isinya" [HR. Tirmdzi] 

Sahabat