Jogja... the second edition

masih jelas inget tanggal 27 April 2008...

bersama kedua teman juga seorang pembimbing sekolah kami berangkat ke Yogyakarta (saya baca: Jogja)...
Hoky Fajri... dan Ratna nurlia... dan Pak Kariyadi...
kelas eksekutif... karena kondisi kami saat itu di bayarin sama perusahaan swasta yang mengadakan lomba yang kami ikuti...

eksekutif?
hotel bagus...
naik pesawat pulang pergi..
makan di restoran...
jalan-jalan dengan bis pribadi..

kenang-kenangan?
teman baru, dapat HP SE W200i (dari penyelenggara), I-Pod (juga dari penyelenggara)...
dan sebuah cerita panjang lebar tentang keindahan jogja...

oke, (karena banyak bagian yang terlupa maka tidak diceritakan banyak)
itu kisah first editionnya...
and this is the second...

Tanggal 1 Mei 2011
bersama kedua teman juga seorang pembimbing sekolah kami berangkat ke Yogyakarta (saya baca: Jogja)...
Punjung Fathiri... dan Anton Kurniawan... dan Mas Rizki...
mengikuti lomba dari universitas ternama di kota itu,,,

nyaris tersendat masalah biaya...
so, kami datang hanya dengan modal tampang dan uang pas-pasan...

dengan naik bis kami bergerak ke Jogja...

karena 'the rules of' Penginapan menyatakan bahwa check in sehari itu dihitung jam 12 siang... dan mengingat masih jam 6 pagi.. dan juga mengingat kondisi keuangan kami....
maka diputuskan untuk berwisata sejenak ke Kaliurang sembari menunggu...

sesampainya disana kami melihat pemandangan yang cukup menakjubkan sangat menakjubkan...
yah, ketika berdiri disana (dipuncak kaliurang, dengan perjalanan mencapainya begitu luar biasa, dengan tas berisi laptop di punggung, dan tas berisi pakaian di tangan kanan, tebing dengan kemiringan 80 derajat, ya Allah, yang terpikir hanya "kapan kita akan turun", dan "mungkin mesti lebih banyak olah raga lagi"), maka kalian akan disuguhkan sebuah jejak...
jejak dari peristiwa luar biasa letusan gunung berapi...



sebenernya itu salah satu inti yang ingin saya bagikan...
sebuah perenungan sejenak terhadap maha Karya Allah subhanallahu ta'ala..


Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Katakanlah: "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."
[Ar-Rum:41-42]

lanjut dengan perjalanan disana, tak ada yang beda dengan kota Jogja, kecuali merek pakaian yang dulunya hanya dagadu, kini semakin banyak jenisnya...

momen terindah:
- Jalan kaki mendaki ke puncak kaliurang dengan beban (dalam arti sesungguhnya) yang melelahkan
- Jalan kaki melintasi Malioboro yang masih penuh sesak rupanya
- Jalan kaki (lagi) menikmati hujan dengan "se-jas hujan ber empat"
- Duduk di Angkot sejauh 25 km yang saya pikir seperti lintas provinsi

kenang-kenangan:
sebuah gantungan Flashdisk dengan motif batik...  :)

dua perjalanan ke kota yang sama dengan tujuan yang hampir sama tapi dengan jalan cerita yang sangat berbeda...

JOGJA is Recommended city for you who want to go to Indonesia...
(bad english, sorry)

1 pembicara:

afina ray said...

wah nggak tau kenapa aku merinding lho bacanya. sangar kalian.

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat