Aku Ingin Tahu!

Membaca buku bagus di perpustakaan islam kecil ditengah kota...
sebuah pembuka yang menarik di bawa oleh puisi ini...
karya Camelia Bader, penyair pakistan...

tidak saya tulis semua,.. hanya cuplikan kecil...
yang sangat bermakna...
dan semoga bisa menjadi renungan nantinya...

Aku Ingin Tahu!
-Camelia Bader-

Bila
Bila Nabi Muhammad Saw.
datang Mengunjungimu
barang sehari atau dua hari

Bila tiba-tiba Rasulullah kita ini
datang tak disangka-sangka
Aku Ingin tahu
apa yang akan kalian lakukan

Apakah kau akan menyediakan ruanganmu yang terbagi
bagi tamumu yang terhormat itu
Muhammad Rasulullah Saw.
dan kau akan meyakinkannya
bahwa kau sangat-sangat senang
dikunjunginya,
melayaninya adalah suatu kebahagiaan
yang luar biasa.

Dan apabila tiba-tiba Rasulullah
mengetuk pintu rumahmu
disapa,"Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh!"
Apakah engkau akan menjawab
dengan, "Hei, Rasul! Selamat malam, Rasul!
Duduk, Rasul! Apa kabar?"

Atau yang pertama kau katakan padanya-
baginda yang mulia itu
adalah, "wa'alaikum salam wa rahmatullahi wa baraktuh!"
Bagi tamumu yang agung nan surgawi

Ini bila,
bila Rasulullah Saw. yang agung itu
pujaan kita
datang ke rumahmu

Apakah kau akan mengganti pakaianmu
sebelum kau menyilakannya masuk
bagaimana?

Lalu kau akan menyembunyikan
seluruh majalah-majalah dan koran-koran
kuning
dan kau akan mengedepankan Al-Quran
dengan terlebih dahulu membersihkan Al-Quran dari debu
"Ya Rasul, ya Rasul, Al-Quran, ya Rasul!"
Atau bagaimana?

Bila televisi menyala
Majalah-majalah
Bagaimana?
Apakah kau akan menyalakannya?

Ini bila
Bila Rasulullah datang ke rumahmu,
mengetuk pintu
Bagaimana?

Dan bila kalian sedang mendengarkan radio
dengan musik-musiknya yang begitu indah
dan kau dengar musiknya mengalir
Apakah kau akan berkata padanya,
"Musik, ya Rasul! Rasul mau ikut berjoget?
Enak bukan, ya Rasul?"
Atau bagaimana?
Rumit.

Bila Rasulullah duduk bersamamu,
Bila beliau duduk tepat di pinggirmu
Sementara di depanmu penuh
dengan buku-buku, majalah, koran,
sementara Al-Quran berada di bawah di antaranya,
apakau kau tiba-tiba membereskan buku-buku itu?
Lalu kemudian Al-Qouran itu diangkat
maka seluruh barang-barangmu
lalu bagaimana?

Ini bila,
BIla Rasulullah mengunjungimu,
Akankah kau mengatakan
kata-kata lazim yang selalu pedas
dan kotor itu
Misalkan, "Anjing...goblok... setan... babi!"
Akankah kau memakai kata-kata itu masih?

Ini bila,
Bila Rasulullah
bermalam di rumahmu
Akankah kau mengalami kesulitan di saat makan
untuk mengucapka rasa syukur
dengan berkata,
"Alhamdulillahirabbil 'alamin ... Subhanallah.
astaghfirullahal 'adhim. alhamdulillah...."
Atau bagaimana?

Lalu yang lebih menarik lagi,
Mampukah kalian bangun subuh
dari kebiasaanmu bangun siang
Akankau kau berkata pada Rasulmu,
"Baginda Rasul, bangun pagi adalah
kebiasaanku, ya Rasul, sebelum azan awal pun
aku sudah bangun, ya Rasul! Aku tak usah
dibangunkan muazin! Shalat Subuh adalah
hobiku!"
Atau bagaimana?



.........

[akhir]
hmm... sangat pantas untuk direnungkan...
prilaku kita sehari-hari...
yang lebih modern...
yang lebih berbeda...

sebenarnya puisi ini cukup panjang...
cukup banyak juga variasinya...
di internet akan ada banyak variasi yang berbeda-beda






____________________________

0 pembicara:

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat