Kematian itu...

Di kutip dari buku "Detik-detik usia yang paling mahal..." karya DR. 'Aidh Al-Qarni, 2010

Kematian
Dia berdiri dengan ketenangan, menunjukan bagian akhir dan memperingatkan ujung perjalanan...
Kematian adalah makhluk yang tidak jelas, pemberani yang mampu memanjat dinding dan mendaki jurang...


Tidak ada benteng yang bisa menghambatnya. dan bangunan kokoh yang bisa menghalanginya...
"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh" [QS. Nisaa':78]



Dia adalah peziarah yang tidak minta izin, tamu yang tidak mengenal basa-basi, manusia baginya sama, orang kaya yang berkelapangan ibarat orang, fakir yang melarat, dia tidak memiliki waktu ziarah yang ditentukan, tidak memiliki zaman pertemuan yang dibatasi, beritanya luar biasa, berjalan di waktu pagi dan melangkah di waktu siang...

.....


Kematian itu... mampu mengambil bayi yang mulutnya masih berada di tetek ibunya...
Meski ibunya berteriak, memberontak, dan bapaknya meratap. ia tidakan mengasihi, tidak akan berhenti, dan tidak akan mengembalikan jiwanya...


Apabila seseorang menduduki jabatannya dan bahagia dengan kedudukannya, maka dia akan membalikkan kursinya dan menariknya, sehingga dia mampu mengubah kesenangan menjadi tangisan, kebahagiaan menjadi ratapan dan pemberian menjadi kehancuran...

-------------------------------------------------------------------------

Mari sejenak kita merenung, berpikir mendalam, bagaimana detik-detik kita lalui...
apakah kita manusia bermanfaat, atau kah hanya beban yang lain...

Detik-detik usia yang paling mahal...




-------------------------------------------------------------------------

0 pembicara:

Post a Comment

Tinggalkan jejak disini

Sahabat